
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Pagi ini merupakan pagi yang penting buat Rara. Hari ini hari pertama Rara megajar secara langsung mengantikan pak Ricky. Selama ini Rara hanya membantu Pak Ricky menyiapkan materi nya saja.
Rara sudah memakai blazer dan sepatu pantofel nya. Dia juga membawa laptop dan materi di tasnya.
"Selamat pagi." sapa Rara pada mahasiswanya.
"Selamat pagi Bu" balas mereka.
"Mulai hari ini saya akan menggantikan Pak Ricky mengisi materi kuliah Ekologi pertanian." kata Rara.
"Siap Bu." sahut salah satu mahasiswa.
"Oh iya. Perkenalkan nama saya Amira Berliana, panggil saja Kak Rara. Jangan Ibu ya. Usia kita sepertinya hanya terpaut 4 tahun." kata Rara.
"Baik Kak." jawab Mahasiswa serempak.
Rara pun memulai materi pembelajarannya. Rara mencoba melakukan pendekatan pada mahasiswa dengan metode belajar yang santai tapi mengena. Tak lupa sesekali dia menyelipkan kuis atau games saat mengajar.
Semua mahasiswa terlihat senang dengan cara mengajar Rara. Hingga tak terasa waktu dua jam pun berakhir dengan cepat.
"Baiklah. Perkuliahan kita akhiri disini. Sampai ketemu lagi minggu depan." kata Rara sebelum keluar dari ruang kelas.
Rara melangkah menuju ke ruangannya.
"Gimana Ra, ngajarnya ?" tanya Ricky.
"Lancar pak. Anak - anaknya juga menyenangkan." jawab Rara.
"Syukurlah. Saya udah takut kamu bakal kewalahan." kata Ricky.
"Gak dong pak." kata Rara.
"Oh iya Ra. Saya mau ada proyek pertanian di daerah. Kamu mau ikut gabung ?" tanya Ricky.
"Emang boleh Pak ?" Rara balik bertanya.
"Boleh dong. Kan saya nawarin kamu." jawab Ricky.
"Kenapa Bapak ngajak saya ?" tanya Rara lagi.
"Selain kamu adalah salah satu mahasiswa terbaik saya, Papa kamu juga teman baik saya dulu." jawab Ricky.
__ADS_1
"Ooh.. Bapak kenal sama Papa saya ?" Rara bertanya lagi.
"Iya. Itupun saya baru tau kemarin waktu wisuda." Ricky tertawa kecil.
"Ooh.. Gitu ya Pak." kata Rara.
"Jadi gimana Ra ?" tanya Ricky.
"Apanya Pak ?" Rara bakik bertanya.
"Kamu mau gak ikut proyek saya ?" Ricky mengingatkan pertanyaannya.
"Ooh.. Maaf saya lupa pak. Iya saya mau." jawab Rara.
"Oke." kata Ricky singkat.
"Emang kapan proyeknya dimulai pak ?" tanya Rara.
"Pertengahan tahun depan." jawab Ricky.
"Yah.. Masih lama pak. Kirain dalam waktu dekat." Rara kecewa.
"Emang kamu pikir ngerjain proyek pertanian kayak bikin gado - gado. Bentar langsung jadi." sindir Ricky.
"Hehehe. Saya kan gak tau Pak." Rara menunduk malu.
"Ya kan saya harus cari tim juga. Nanti kalo udah mulai rapat, kamu akan saya kabari. Paling cepat awal tahun." kata Ricky.
"Siang." balas Ricky singkat.
"Capek banget kayaknya Yang ?" tanya Fahmi saat sore hari mereka bertemu.
"Iya Yang. Maklum pengalaman perdana ngajar. Grogi banget." jawab Rara.
"Tapi lancar kan ?" Fahmi mengusap rambut Rara.
"Lancar. Seru juga. Kamu gimana kerjaannya ?" Rara balik bertanya.
"Lancar. Seprti biasa aja." jawab Fahmi.
"Oh iya.. Aku diajakin pak Ricky ikut proyeknya." cerita Rara.
"Kok bisa ? Dimana ?" tanya Fahmi.
"Ya bisa. Kan aku salah satu mahasiswa terbaik dia, gitu katanya. Tempatnya di daerah." jawab Rara.
"Kalo ikut proyek, kamu gak ngajar dong ?" tanya Fahmi lagi.
"Proyeknya masih lama Yang. PSekitar pertengahan tahun depan." jawab Rara.
__ADS_1
"Ooh.. Kirain bakal dalam waktu dekat." kata Fahmi.
"Tadi juga aku mikirnya gitu. Eh.. malah diketawain sama pak Ricky." kata Rara.
"Ya sabar aja. Bentar lagi udah ganti tahun juga. Sekarang nikmati aja ngajar." kata Fahmi.
"Iya." Rara membalas singkat.
"Yang, Liburan semester ini kamu mau pulang ?" tanya Fahmi.
"Kayaknya gitu. Soalnya nanti pas libur kenaikan tingkat kan udah mulai di proyek." jawab Rara.
"Aku kayaknya gak bisa pulang Yang." kata Fahmi.
"Kenapa gitu ?" tanya Rara.
"Kan aku baru mulai kerja Yang. Malahan rencanaku pas libur tengah tahun baru pulang. Kerja aku juga kan udah hampir setahun. Enak kalo ambil cuti." jawab Fahmi.
"Hhmm.. Ya gak papa lah. Kita pulang sendiri - sendiri." kata Rara.
"Kalo kamu udah beres proyek kita bisa liburan bareng lagi." jata Fahmi.
"Gak ah. Jangan ada liburan bareng. Nanti kejadian lagi kayak kemarin." tolak Rara.
"Kamu masih takut ya Ra ?" tanya Fahmi.
"Iyalah. Sakit tau pas dikuret." jawab Rara.
"Maafin aku ya." Fahmi mengusap lengan Rara.
"Iya Yang. Asal jangan kejadian lagi." kata Rara.
"Ya nanti kita langsung nikah begitu aku selesai S2." kata Fahmi sambil memeluk Rara.
"Iya. Aku tunggu." Rara membalas pelukan Fahmi.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ
Bersambung