
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Langkah Caca hampir sampai ketika pintu distro terbuka. Caca melihat sesosok lelaki yang selalu dihindarinya selama ini berdiri disana.
"Akhirnya aku bisa nemuin kamu." kata lelaki yang adalah Jojo.
"Jojo... Mau ngapain lagi kamu ?" Ucap Caca dengan ketus lalu balik badan menuju ke kantornya.
"Ca.. Maaf..." Ucap Jojo sambil mendekat pada Caca. Caca menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Jojo.
"Gak ada yang perlu di maafkan. Dan kisah kita udah selesai Jo. Tolong jangan temuin aku." ucap Caca dengan tegas.
"Gak Ca. Aku minta waktu kamu untuk menjelaskan semuanya." pinta Jojo.
"Kalo aku gak mau gimana ?" Caca membuang muka mengjindari bersitatap dengan lelaki yang pernah dan masih mengisi sudut hatinya.
"Sekali ini aja Ca. Aku ingin menjelaskan semuanya dari awal hingga akhir. Setelah itu terserah kamu mau bersikap gimana sama aku. Aku siap untuk menjauh dari kamu." Jojo meraih tangan Caca dan menggenggamnya.
"Oke. Tapi ini kesempatan terakhir. Dan aku gak berjanji akan menerima kamu lagi." Caca melepaskan tangannya dari genggaman Jojo.
"Makasih Ca. Kita ngobrol sambil makan siang ?" tanya Jojo.
"Ayo. Aku sudah lapar." jawab Caca. Jojo lalu mengikuti Caca yang berjalan menuju resto Jepang yang berada di ruko yang sama dengan distronya.
"Kamu mau pesan apa ?" tanya Caca sambil memberikan buku menu.
"Hhmm.." Jojo sedang memilih makanan apa yang ingin dimakannya.
"Aku Curry Rice aja. Tambah Tempura juga ya Mbak." kata Jojo.
"Kalo saya Donburi tambah Ebi Furai. Sama sushi yang ini juga 1 paket. Minumnya Ocha dingin aja." giliran Caca yang menyebutkan pesanannya.
"Aku juga minumnya Ocha dingin." tambah Jojo.
"Mohon ditunggu sebentar." kata Pelayang sebelum pergi dari hadapan mereka.
"Banyak juga kamu makannya ?" sindir Jojo.
"Iya. Perlu banyak tenaga buat menghadapi hidup yang keras ini." Caca balik menyindir.
__ADS_1
"Hhmm.. Jadi gimana kabar kamu Ca ?" tanya Jojo sambil menatap Caca lekat.
"Ya beginilah. Secara terlihatnya sih baik. Mungkin dalamnya aja agak berantakan." jawab Caca.
"Maafin aku ya Ca. Maaf aku sudah mengingkari janjiku buat nemuin kamu." kata Jojo.
"It's Oke Jo. Aku udah denger cerita dari Kak Fahmi kalo kamu mengalami kecelakaan dan sempat hilang ingatan." balas Caca datar.
"Iya. Itu semua diluar kendali ku. Saat aku berusaha menghindari perjodohanku malah aku kecelakaan. Bahkan aku sempat melupakan kamu Ca." Jojo berkata lirih.
"Well.. Aku ikut prihatin ya. Life must go on. Mungkin kita memang gak jodoh." Caca melipat tangannya di depan dada sambil menatap tajam pada Jojo.
"Apa aku boleh minta kesempatan lagi dari kamu ?" tanya Jojo hati - hati.
"Entahlah Jo." jawab Caca.
Keduanya kembali terdiam hingga akhirnya pelayan datang mengantarkan makanan pesanan mereka.
"Silahkan Mbak, Mas." Pelayan meletakkan makanan diatas meja.
"Makasih Mbak." balas Caca.
"Ayo kita makan dulu Ca." ajak Jojo.
Keduanya lalu larut dalam keheningan sambil menikmati makanan mereka. Sesekali Jojo mencuri pandang pada Caca yang fokus menikmati makanannya.
Jojo hanya menatap punggung perempuan yang sempat dan masih dicintainya itu menjauh.
"Mbak.. Saya minta bill nya." pinta Jojo pada pelayan.
Tak lama pelayan memberikan bill pada Jojo. Jojo lalu mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar makanan mereka.
"Kembaliannya ambil aja Mbak." kata Jojo.
"Makasih ya Mas." balas pelayan itu.
Jojo membuka ponselnya dan membalas pesan yang masuk sambil menunggu Caca kembali.
"Jo, Makanannya udah kamu bayar semua ?" tanya Caca begitu sampai di hadapan Jojo.
"Iya. Dulu kan aku yang selalu bayar kalo kita makan." jawab Jojo santai.
"Hadeuh.. Itu kan dulu, kita masih pacaran. Sekarang kita cuma mantan aja." ledek Caca.
"Emang gak bisa ya Ca kita mulai lagi semuanya dari awal." Jojo memberanikan diri memegang tangan Caca.
__ADS_1
"Entah Jo. Aku belum siap. Butuh waktu untuk kembali lagi seperti dulu." Caca menarik tangannya.
"Tapi kamu mau kan ? Aku akan beri kamu waktu untuk menyiapkan diri. Dan aku jamin kali ini kita akan sampai ke pernikahan." kata Jojo.
"Gak usah banyak janji. Kita kan gak tau kedepannya seperti apa." balas Caca.
"Kita usahain lah Ca. Mau ya ?" Jojo terus membujuk Caca. Caca hanya diam sambil menatap pada lelaki yang pernah mengisi sudut hatinya.
"Mbak, ini pesanannya." Pelayan membuyarkan keheningan itu sambil menyimpan kanting berisi pesanan Caca.
"Makasih Mbak." balas Caca.
"Kamu take away ? Emang tadi belum kenyang ?" tanya Jojo.
"Ini buat Inez di Distro." jawab Caca.
"Ooh.. Kirain mau dimakan sendiri lagi." gumam Jojo.
"Ya udah aku balik dulu. Mau lanjut kerja." Caca bangkit dan hendak meninggalkan Jojo.
"Ca.. Gimana jawaban kamu ?" Jojo mencekal tangan Caca. Caca menghela nafas panjang.
"Beri dulu waktu buat aku memikirkan semua ini Jo. Semuanya begitu cepat berputar dalam hidupku. Lagian aku juga baru ditinggal mantan calon suami aku." kata Caca.
"Oke. Aku akan nunggu kamu." balas Jojo.
"Terserah. Kalo kamu merasa kelamaan, silahkan kamu menjauh dari aku. Tapi tolong, jangan ganggu atau hubungi aku dulu hingga aku siap." Caca mengingatkan.
"Aku gak janji Ca. Aku janji gak akan ganggu kamu, tapi mungkin aku akan tetap berada di sekitar kamu." balas Jojo.
"Terserah. Bye." Caca langsung berjalan meninggalkan Jojo yang masih terpaku disana.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ
Bersambung