Tiga Dara

Tiga Dara
#71 Wisuda


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...****************...


Bulan berganti, Rara sudah menyelesaikan sidang skripsinya. Rara berhasil lulus dengan nilai cumlaude. Begitupun dengan Fahmi yang juga lulus dengan nilai cumlaude. Mereka berdua tinggal menunggu Wisuda 2 minggu lagi.


"Yang, Gimana rencana kamu habis ini ?" tanya Fahmi saat mereka sedang makan siang bersama di warung dekat kosan.


'Ya aku mau nerusin jadi asdos nya pak Ricky." jawab Rara.


"Aku mau lanjut S2 ya Yang. Biar nanti bisa ngelamar di perusahaan besar." kata Fahmi.


"Iya Yang. Gak apa." balas Rara.


"Terus kita nikahnya kapan Yang ?" tanya Fahmi lagi.


"Nunggu Ayang selesai S2 terus kerja. Abis itu kita nikah." jawab Rara.


"Gak kelamaan Yang ?" Fahmi menatap sang kekasih lekat.


"Gak lah. Lagian kalo mau nikah sekarang terus kita hidup darimana ? Gak mungkin kamu minta terus sama Ibu Bapak kan ?" Rara balik bertanya.


"Iya juga. Ya udah aku mau kuliah sambil kerja. Biar ada tabungan. Selesai S2 bisa langsung nikahin kamu." kata Fahmi sambil tersenyum.


"Oke." balas Rara singkat.


πŸ“±πŸ“² Rara sedang bertelepon dengan Wiwid, kakaknya.


"Ra, maaf ya kakak sama Mas Hedi gak bisa datang ke wisuda kamu. Ini udah engap banget."


"Iya Kak gak apa. Yang penting kakak sama adek bayinya sehat."


"Nanti kamu abis wisuda pulang dulu kan ?"


"Iya Kak. Sekalian mau nungguin keponakan aku lahir."


"Ini baru 8 bulan Ra. Masih sebulan lagi."


"Ya gak apalah. Nanti aku tungguin disana."


"Kamu belum mulai ngajar ?"


"Belum. Masih mau nyantei dulu."


"Awas jangan sampe kebablasan santainya."

__ADS_1


"Gaklah Kak. Paling abis debay lahir, aku mulai ngajar. Istirahat sebulan dua bulan lah."


"Sip kalo gitu."


"Udah dulu ya kak. Kakak istirahat lagi, jangan terlalu capek."


"Oke. Bye. Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Panggilan pun diakhiri.


"Abis telponan sama siapa Yang ?" tanya Hedi.


"Rara. Dia kan mau wisuda tapi kita gak bisa datang kesana." jawab Wiwid.


"Bunda mau kesana ? Kalo mau, biar Ayah sewa mobil yang nyaman." tanya Hedi lagi.


"Gak Mas. Perut aku udah gede gini, Engap." tolak Wiwid.


"Ya udah deh. Nanti kita video call selesai dia wisuda." usul Hedi.


"Iya Mas." balas Wiwid.


...****************...


"Selamat ya Ra. Kamu udah berhasil lulus dengan nilai bagus. Papa bangga sama kamu." Arman memeluk putri keduanya.


"Selamat Sayang. Cantik banget anak Mama." Kali ini gantian Yesa yang memeluk Rara.


"Makasih Mama Sayang." Rara membalas pelukan Yesa sambil mencium pipi sang Mama.


"Kakak... Selamat." Caca memeluk Rara dengan erat.


"Makasih Dek. Kamu juga cepet lulus ya." Rara menggusak rambut Caca dengan gemas.


"Iih.. Kakak. Rambut aku kan rusak." protes Caca.


"Biarin." ledek Rara.


Tak lama Fahmi dan kedua orangtuanya menghampiri mereka.


"Bu, Pak. Rara, selamat ya." Sapa Orangtua Fahmi pada Arman dan Yesa.


"Iya Pak, Bu. Selamat ya Fahmi, kamu juga lulus dengan nilai bagus." kata Yesa.


"Makasih Tante." balas Fahmi.


"Yuk kita foto bareng." ajak Yesa.

__ADS_1


Mereka pun berfoto bersama. Berdua, Berenam, dan bertujuh dengan Caca.



(source : google)


Setelah rangkaian acara Wisuda selesai, Arman mengajak Fahmi dan kedua orangtuanya untuk makan siang bersama.


"Jadi apa rencana kamu ke depannya ?" tanya Arman pada Fahmi.


"Saya mau melanjutkan S2. Sambil bekerja juga."Jawab Fahmi.


"Iya Pak. Fahmi ingin bekerja di perusahaan peternakan yang besar." Nani, Ibu Fahmi ikut menambahkan.


"Bagus itu. Kuliah lah setinggi mungkin." kata Arman.


"Iya Om. setelah lulus S2, saya akan menikahi Rara." lanjut Fahmi.


"Iya. Semoga kalian bisa terus bersama ya." kata Arman.


"Kalo Rara mau lanjut S2 atau gak ?" tanya Nani.


"Gak Bu. Saya mau pulang dulu." jawab Rara.


"Bakal LDR an dong." celetuk Caca yang langsung dibalas dengan tatapan tajam oleh Yesa.


"Jadi kalian akan LDR ?" tanya Nani lagi.


"Cuma bentar Bu. Saya di rumah sampai Kak Wiwid melahirkan.Saya juga sudah ada tawaran kerja jadi asdos." jawab Rara.


"Oh iya." kata Nani.


"Semoga kalian berjodoh hingga pernikahan ya." doa Yesa.


"Aamiin." Semuanya mengaminkan doa Yesa.


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Semuanya sudah tamat ya !!


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..

__ADS_1


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


Bersambung


__ADS_2