Tiga Dara

Tiga Dara
#95 Bukan Pacar


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...****************...


Jojo yang ingin mengenal Caca lebih dekat ikut turun setelah Caca masuk ke rumah. Dia membayar ongkos taksi dan membawa tas nya turun lalu duduk di teras rumah Caca.


Jojo memandang ke sekitar rumah keluarga Caca yang terlihat asri dan rindang.


"Loh kok loe turun sih Jo ?" Caca yang keluar rumah terlihat kaget melihat Jojo yang sedang duduk santai di teras rumahnya.


"Sopir taksinya harus pulang. Jadi gue disuruh turun." Jojo sengaja berbohong.


"Kok seenaknya gitu sih sopir taksinya." gerutu Caca.


"Ya gimana lagi. Namanya juga ada keperluan mendadak." Jojo beralasan.


"Hhmmm.. Terus ke hotelnya gimana ?" Caca bertanya dengan bodohnya.


"Ya tinggal pesen lewat aplikasi Ca." Jojo tertawa mendengar pertanyaan bodoh gadis yang sudah mencuri hatinya itu.


"Loh.. Ca.. Kamu gak jadi pergi ? Loh.. Ini siapa ?" tiba - tiba Yesa keluar dari dalam rumah.


"Siang Tante. Saya Jovian." Jojo memperkenalkan diri sambil mencium tangan Yesa.


"Ma, Ini senior Caca waktu magang." Caca menambahkan.


"Ooh.. Seniornya Caca." kata Yesa.


"Iya Ma. Tadi gak sengaja ketemu di kereta. Dia ada kerjaan disini." Caca menjelaskan.


"Ayo Nak Jovian, masuk dulu." Ajak Yesa.


"Gak usah Ma. Ini Caca mau nganter ke hotelnya." cegah Caca. Caca gak mau Mama nya berpikir terlalu jauh tentang hubungan mereka.


"Masuk bentar dulu lah. Tante habus bikin banyak kue buat acara kakaknya Caca besok." bujuk Yesa.


"Iya deh Tante. Sebentar saja." Jojo mengikuti Yesa masuk ke dalam rumah. Caca ikut masuk dan duduk di samping Jojo.


"Jangan lama - lama loh Jo. Gue gak mau mama nanya yang macam - macam." bisik Caca.


"Beres." balas Jojo.


"Silahkan diminum sama dicicip kue nya Nak Jovian." Yesa keluar membawa nampan berisi kue dan jus strawberry.


"Wah.. Repot - repot aja Tan." balas Jojo.

__ADS_1


"Gak kok. Ini kebetulan kakaknya Caca abis bikin jus juga buat keponakannya." kata Yesa.


"Kak Wiwid udah datang juga Ma ?" tanya Caca.


"Udah. Tadi lagi nemenin Chika dan Ifa main air di halaman belakang." jawab Yesa.


"Ayo diminum nak Jovian." Yesa kembali mempersilahkan.


"Panggil Jojo aja Tante. Sama kayak teman yang lain." kata Jojo.


"Nak Jojo, Besok datang ya ke pertunangan kakaknya Caca." undang Yesa.


"Insha Allah Tante. Kalo kerjaan saya sudah selesai." balas Jojo.


"Acaranya sore kok. Mungkin Nak Jojo bisa luangkan waktu." kata Yesa.


"Jam berapa acaranya Tante ?" tanya Jojo.


"Jam 3. Sebelum magrib sudah selesai. Cuma keluarga aja." jawab Yesa.


"Saya usahakan." balas Jojo.


"Udah selesai ngobrolnya ? Yuk, gue anter ke hotel." Caca keluar dari dalam rumah.


"Iya. Saya pamit Tante. Mau istirahat juga." kata Jojo dengan sopan.


"Ma, aku pake mobilnya ya." Caca mempeelihatkan kunci mobip sang Mama yang sudah dibawanya.


"Insha Allah Tante. Mari permisi." pamit Jojo.


"Buruan. Gue juga mau istirahat." Caca hendak membuka pintu kemudi.


"Biar gue yang bawa mobilnya. Loe tunjukin jalannya aja." Jojo merebut kunci mobil dari tangan Caca. Caca berpindah masuk ke kursi depan di sebelah sopir.


"Jo, besok loe gak usah datang ya." kata Caca.


"Memangnya kenapa ?" tanya Jojo.


"Gue gak mau Mama ngira loe itu pacar gue." jawab Caca.


"Hhmm.. Lialhat besok aja." balas Jojo.


"Ayolah Jo. Gue gak mau di kejar - kejar pertanyaan sama Mama dan kakak - kakak gue." pinta Caca.


"Emang kenapa Ca ? Gue emang pengen kenal loe lebih dekat." kata Jojo sambil melirik sekilas pada Caca.


"Gak usah becanda deh." balas Caca.


"Terserah loe aja nganggepnya gimana. Tapi gue serius." Kata Jojo.

__ADS_1


Caca memilih diam tak menanggapi lagi ucapan Jojo. Dia hanya mengarahkan jalan menuju ke hotel yang akan ditinggali Jojo selama di kota B. Ketika sudah sampai pun Caca tak banyak bicara.


"Gue langsung balik ya." pamit Caca.


"Gak mampir ke kamar gue dulu ?" Jojo menawarkan.


"Gak makasih. Gue juga mau istirahat." tolak Caca.


"Oke, makasih ya. Hati - hati nyetirnya." kata Jojo.


"Oke. Selamat istirahat." balas Caca yang langsung melajukan mobilnya kembali ke rumah.


Sampai di rumah, Yesa langsung menginterogasi putri bungsunya itu.


"Nak Jojo itu pacar kamu dek ?" tanya Yesa.


"Bukan Ma. Dia tuh senior aku di Oishii corp." jawab Caca.


"Tapi lagi pdkt kan ?" Rara ikut bertanya.


"Gak kak. Cuma temen aja." Caca mulai kesal. Untung saja kakak sulungnya gak ikut menginterogasi dirinya karena sibuk menidurkan anaknya. Kalo Wiwid juga ada disana, makin habis Caca.


"Kalo bukan pacar, gak pdkt, kenapa bisa barengan kesininya ?" tanya Yesa lagi.


"Ya gak tau Ma. Yang pasti Jojo bukan pacar aku. Pdkt juga gak." gerutu Caca.


"Gak apa kali dek kalo calon pacar juga. Anaknya ganteng." ledek Rara.


"Terserah ah. Yang pasti dia bukan pacar Caca. Udah, Caca mau istirahat dulu, capek." Caca langsung meninggalkan Mama dan Rara.


"Hhmm.. Gara - gara Jojo nih jadi heboh gini. Jangan sampe besok dia datang kesini." gumam Caca di dalam kamarnya.


"Gue harus WA dia biar gak datang besok." Caca mengambil ponselnya dan mengirim pesan dengan sedikit ancaman pada Jojo.


Lalu Caca mulai merebahkan tubuh lelahnya dan mulai menjelajah alam mimpi.


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Semuanya sudah tamat ya !!


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..

__ADS_1


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


Bersambung


__ADS_2