
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Seminggu berlalu. Hubungan Caca dan Jojo mulai menghangat. Bahkan Jojo hampir tiap hari menyambangi Caca di jam makan siang atau pulang kerja.
"Assalamualaikum." Jojo masuk ke dalam distro.
"Waalaikumsalam." balas Caca. Kebetulan sore ini Eci dan Cella juga berkumpul disana.
"Hai Jo. Tumben datangnya sore ?" tanya Eci.
"Iya. Tadi siang abis sidak ke pabrik." jawab Jojo yang langsung duduk di sofa.
"Nih.. Minum dulu." Caca memberikan sebotol air mineral pada Jojo.
"Makasih. Kok tumben kalian ngumpul ?" tanya Jojo.
"Iya kita baru selesai evaluasi bulanan dengan seluruh karyawan." jawab Cella. Di samping Cella duduk Oka, calon suaminya.
"Mbak, kami pulang dulu." pamit para karyawan.
"Iya. Hati - hati di jalan. Makasih ya." balas Caca mewakili kedua sahabatnya.
"Udah beres ? Yuk pulang." ajak Oka.
"Buru - buru amat Ka ?" tanya Eci.
"Gue udah lapar Ci. Dari tadi nungguin kalian." keluh Oka.
"Yaelah.. Nunggu sejam aja udah protes kayak gitu." sindir Cella.
"Eh.. Gimana kalo kita makan malam bareng ?" usul Eci.
"Boleh aja sih. Tapi masa kamu sendirian ?" ledek Jojo.
"Eits.. Jangan salah. Cowok aku mau jemput bentar lagi. Kita triple date ya." jawab Eci.
"Siap. Penasaran aku sama cowok kamu Ci." kata Caca.
"Masih lama gak ? Udah mau sekarat ini aku." Oka mulai merengek.
"Udah deket. Tinggal satu lampu merah lagi." jawab Eci.
"Yaudah. Kita tunggu di luar." Cella langsung menggandeng Oka keluar dari distro.
Jojo membantu Caca mengunci pintu distro. Lalu bergabung dengan ketiga temannya.
"Ci, gue sama Oka duluan ke resto ya. Kita makan di resto biasa kan ?" ujar Cella.
"Iya duluan aja. Kasihan nanti laki lo pingsan." balas Eci. Mobil Oka dan Cella pun pergi meninggalkan area ruko.
"Mana cowok loe Ci ? Kok lama ?" tanya Caca.
"Kalian mau duluan ? Biar gue tungguin Alex." jawab Eci.
"Gak lah. Kita temenin loe disini." balas Jojo.
__ADS_1
Tak lama sebuah mobil sedan berhenti di dekat mereka.
"Sorry babe. Macet tadi di tikungan depan." Alex turun dari mobil.
"Iya gak apa. Yuk kita berangkat. Eci dan Oka sudah ke resto duluan." ajak Eci.
"Ehem.. " Caca berdehem menarik perhatian Eci dan kekasihnya.
"Eh.. Iya Babe. Kenalin ini Caca dan itu Jojo." Eci langsung memperkenalkan Caca dan kekasihnya.
"Caca."
"Alex." Caca dan Alex saling berjabat tangan.
"Gue Jojo."
"Alex." giliran Jojo yang menjabat tangan Alex.
"Yuk Kita berangkat. Kasihan Cella udah nungguin." ajak Eci.
Mereka lalu masuk ke mobil masing - masing dan menuju ke resto.
(source : google)
Tak butuh waktu lama, mereka sampai di resto. Cella dan Oka sudah menunggu di saung.
"Udah pesen Cel ?" tanya Caca.
"Udah beres. Bentar lagi juga datang makanannya." jawab Cella.
"Silahkan Bli." Canda Eci.
(source: google)
"Lex, gak apa kan makan makanan sunda kayak gini ?" tanya Cella saat makanan yang dipesan sudah datang.
"Hhmm.. It's okay. Kayaknya gue masih bisa makan." Alex mengabsen satu persatu menu yang ada. Ada Ayam bakar, gurame bumbu kuning, gurame bakar, dadar jagung, tempe tahu goreng, karedok, cah kangkung dan lalapan.
"Kalo kurang tinggal pesen lagi aja ya." Cella menambahkan.
"Siap Bu. Tapi ini udah banyak loh." Balas Caca.
"Udah yuk langsung makan. Udah laper." kata Eci yang langsung mengambil nasi merah. Tak lupa dia mengambilkan nasi dan lauk pauknya untuk Alex.
"Ca, aku gak diambilin juga ?" bisik Jojo.
"Jangan manja, ambil sendiri aja." Caca mendekatkan bakul nasi dan gurame ke arah Jojo.
"Sabar ya Jo." sindir Eci.
Jojo hanya tersenyum tipis mendapat sindiran dari sahabat Caca itu. Memang hubungan dirinya dan Caca sudah mencair tapi juga belum semesra kedua pasangan lainnya.
"Gaes, bulan depan kita mau menikah." Oka memberi pengumuman.
"Wah.. Selamat ya Cel, Ka." ucap Caca.
"Akhirnya kalian menikah juga. Dimana ?" tanya Eci.
__ADS_1
"Tentu aja di pulau dewata. Kalian datang ya ? Nanti aku siapin Akomodasinya." jawab Cella.
"Sekalian sama tiket pesawatnya dong." rayu Eci.
"Gaklah. Itu mah modal sendiri." balas Cella.
"Siap lah. Nanti aku yang bayarin tiket pesawatnya." kata Jojo.
"Asyik.. Ada pak bos nih." kata Eci.
"Idih.. Sok cari muka depan gue." gumam Caca dalam hati.
"Emang situ diundang ?" sindir Caca.
"Ya diundanglah. Kan aku sponsorin tiket pesawatnya." balas Jojo.
"Kalian harus datang sepaket. Gak mau tau. Loe juga Ci." kata Cella.
"Kamu bisa kan babe ?" Eci bertanya pada Alex.
"Aku usahakan kosongin jadwal di tanggal itu babe." jawab Alex. Saat ini Alex masih berdomisili di Singapura untuk mengurus bisnis keluarganya.
"Harus dong. Kan ini pernikahan sekali seumur hidup." kata Cella.
"Nanti kalo gue merit di singapore, kalian juga harus datang." Eci tak mau kalah.
"Emang kapan ? Asal ada tiket nya mah oke aja." balas Caca.
"Kan ada pak bos yang nanggung akomodasi dan transportasi." ujar Eci.
"Ya elah. Ngerepotin itu mah namanya." balas Caca.
"Cie.. Nyonya yang sewot. Pak bos mah anteng - anteng aja." sindir Eci.
"Lagian loe nikah juga kita bakal datang kok. Pake biaya sendiri." Cella ikut menambahkan.
"Entahlah." gumam Caca lirih yang masih bisa terdengar oleh Jojo yang duduk tepat di sebelah Caca.
"Ca.. " Jojo reflek menggenggam tangan Caca.
Caca hanya menatap pada Jojo dengan muka kesal. Sedang Jojo menanggapi dengan santai sambil tersenyum.
"Nanti kita obrolin lebih lanjut." bisik Jojo.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
Makasih πππ
Bersambung
__ADS_1