
#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.
Jangan lupa bagi bunga πΉatau kopi β nya biar semakin semangat buat nulis.. #
Selamat Membaca π
...****************...
Akhirnya Distro CiCeCa siap untuk dibuka. Untuk sementara, Caca yang akan bertugas di distro sebagai kasir dibantu 1 orang karyawan sebagai penjaga toko. Saat ini Caca dan Eci sedang membereskan toko untuk pembukaan distro esok hari. Jangan tanya dimana Cella. Sudah pasti dia sedang di kantornya. Sebagai supervisor di sebuah perusahaan MLM terkemuka di Indonesia, Cella harus memastikan target penjualan tercapai tiap minggu nya. Kebetulan Produk MLM nya sedang naik daun sehingga permintaan pun melonjak.
"Ca.. Yang ini jadi di display ?" tanya Eci sambil membawa sebuah kaos dengan model oversized yang sedang tren saat ini.
...(Source : google)...
"Iya Ci. Itu kita display di depan. Buat menarik pembeli." jawab Caca.
"Gue juga pengen Ca. Keren." kata Eci.
"Ya pisahin lah kalo kamu pengen." balas Caca.
"Gimana kalo kita pake buat seragaman ?" usul Eci.
"Buat besok ? Hhmm.. Boleh juga. Tapi Cella setuju gak ?" tanya Caca.
"Gampanglah dia mah. Nanti kita tinggal kasih punya dia. Gue pilih ya !" Eci langsung menuju ruang penyimpanan pakaian.
"Terserah kamu aja deh Ci." Caca meneruskan pekerjaannya memasang baju pada manekin.
"Malam gaes.. Maaf ya gue baru datang." Cella masuk dengan membawa kantong besar.
"It's okay Cel. Paham kok kita." balas Caca.
"Bawa apaan Cel ? Bau nya kok enak ?" Eci tiba - tiba datang membawa 3 buah baju.
"Nih gue bawain mie pedes sama minuman." Cella mengeluarkan isi kantongnya.
"Wah.. Tau aja kita kelaparan. Aku mau ice matcha." Caca mengambil ice matcha.
"Eits.. Tunggu dulu. Ini baju kalian. Mau warna apa ?" Eci menginterupsi.
"Aku biru dong." jawab Caca. Eci memberikan baju warna biru.
"Aku yang tosca deh." kata Cella.
"Nih. Berarti gue pake yang kuning." Eci memberikan baju warna tosca pada Cella dan memyisakan yang kuning untuk dirinya.
"Emang gak ada warna lain Ci ?" tanya Caca.
__ADS_1
"Ada yang hitam sama merah." jawab Eci.
"Bagusan yang ini deh kayaknya. Udah yuk kita makan." kata Cella.
Ketiganya lalu menikmati makanan sambil bertukar cerita.
"Ca, Lusa gue pindah ke rumah loe ya ?" kata Eci.
"Woke. Siap. Pintu rumah ku selalu terbuka untuk kalian." balas Caca.
Acara pembukaan distro hari ini berjalan dengan lancar. Cella dan Eci sengaja mengundang teman - teman kerja mereka. Caca pun tak mau kalah, dia mengundang sahabatnya yang dulu kerja bareng di Oishii corp dan beberapa teman kuliahnya yang masih ada di kota D.
"Selamat ya Cin.. Semoga laris manis." Dika menyalami sahabatnya itu.
"Makasih Dik. Seneng deh kamu datang. Istri kamu mana ?" tanya Caca. Dika datang bersama teman lelakinya bukan sang istri.
"Dia kan lagi bunting gede. Jadi ya gak gue bolehin ikut." jawab Dika.
"Produktif amat nih." ledek Caca.
"Ya kan ikut program pemerintah, dua anak cukup." balas Dika.
"Iya deh. Masuk gih, borong yang banyak ya." kata Caca.
"Siap cin." Dika langsung masuk ke dalam distro bersama temannya.
Caca sibuk menyambut teman dan kenalan yang datang. Tak lupa memeriksa meja minuman dan makanan ringan.
"Selamat ya say. Gue seneng akhirnya bisa ketemu sama loe lagi." Ririn memeluk Caca dengan erat.
"Wah.. Lagi hamil loe. Berapa bulan ?" Caca mengelus perut buncit Ririn.
"5 bulan. Tapi ini kembar, jadi kayak 7 bulan." jawab Ririn.
"Congrats ya say. Ayo masuk, borong yang banyak. Di dalam juga ada Dika." kata Caca.
"Kita ngobrol - ngobrol dulu lah. Kan udah lama gak ketemu." ajak Ririn.
"Kalian borong dulu lah. Nanti kita ngobrol." Caca mengajukan syarat.
"Dasar loe. Sok ngartis." protes Ririn.
"Iya dong. Kan gak mau rugi." balas Caca sambil tertawa.
"Ya udah kita ke dalam dulu. tadi aku lihat ada kaos yang bagus buat suamiku." kata Nina.
"Buat cewek juga ada kok say." kata Caca.
Lalu keduanya masuk ke dalam distro.
__ADS_1
Caca kembali melanjutkan menyapa para tamu yang datang.
"Ca, kita foto - foto dulu yuk." Eci menghampiri Caca.
"Hayuk. Foto dimana ?" tanya Caca.
"Foto depan sini. Kebetulan ada Oka. Jadi bisa minta tolong deh." jawab Eci.
"Emang laki gue tukang foto." protes Cella.
"Gak apa sayang. Nanti kan bisa gantian fotonya." kata Oka. Oka adalah kekasih Cella.
"Udah sih Cel. Mumpung lagi banyak tamu jadi bagus tuh latarnya. Kelihatan plang namanya ya Ka." kata Eci. Oka hanya mengangguk menuruti permintaan sahabat kekasihnya.
Eci, Caca, Cella berpose di depan distro mereka. Berbagai gaya dilakukan oleh mereka.
"Udah ah. Capek." kata Caca.
"Iya deh. Udah banyak kayaknya. Sekarang gantian kalian yang foto." kata Eci pada Cella dan Oka.
Lalu Oka dan Cella berfoto berdua di depan distro. Mulai dari foto santai sampai mesra.
"Udah.. Enak juga ya foto sama pacar." sindir Caca.
"Enak dong. Makanya kalian cari pacar." balas Cella.
"Gua udah ada ya. Calonnya. Dokter keren di rumah sakit." kata Eci.
"Baru calon juga. Belum tentu jadi." ledek Cella.
"Iih.. Jahat banget mulut loe. Doain tuh yang baik - baik." protes Eci.
"Semoga Eci bisa jadian sama dokter ganteng itu." doa Caca.
"Amin. Semoga loe juga bisa ketemu sama pengganti Bima." Eci memeluk Caca untuk menguatkannya. Cella ikut memeluk kedua sahabatnya dati belakang. Oka yang melihat adegan mengharukan itu iseng mengabadikannya tanpa sepentahuan ketiga gadis itu. Dia pun hanya tersenyum melihat keakraban ketiga gadis itu.
...****************...
Bagi vote atau Bunga πΉ atau secangkir kopiβ ππ
Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.
Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..
Semuanya sudah tamat ya !!
Like π Komen dan Vote ββ
ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..
__ADS_1
Makasih πππ
Bersambung