Tiga Dara

Tiga Dara
#80 Persiapan Proyek


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...****************...


Awal bulan Februari persiapan pelaksanaan proyek mulai dilaksanakan.


Rara pun mulai dilibatkan dalam rapat yang diadakan oleh pelaksana inti yang diketuai oleh Profesor Ricky.


"Jadi kita akan mulai dari penetapan lahan, bahan baku dan sumber daya yang dibutuhkan." kata Pak Ricky saat memimpin rapat. Setelah itu beliau membagi semua anggota ke dalam tim nya masing - masing. Rara sendiri ditempatkan dalam tim yang akan menangani sumber daya manusia.


"Saya mohon kerjasamanya untuk pelaksanaan proyek ini." lanjut Pak Ricky.


"Mau tanya Pak." kata salah seorang anggota yang bernama Andi.


'Iya silahkan." Ricky mempersilahkan.


"Apa benar kita akan berbulan - bulan di lokasi proyek ?" tanya Andi.


"Iya betul. Kalian harus siap meninggalkan keluarga untuk sementara waktu." jawab Ricky. Tampak beberapa anggota menghela nafas panjang.


"Baiklah saya jelaskan sekali lagi. Proyek ini akan dilaksanakan di sebuah daerah yang agak terpencil selama beberapa bulan. Disana sinyal akan terbatas begitupun transportasi. Ini salah satu alasan saya memilih anggota yang masih bujang. Jadi bisa lebih fokus dalam mengerjakan proyek ini." kata Ricky.


"Kami dikasih libur gak Pak ?" tanya Indah, dalah satu anggota perempuan.


"Ada. Kalian akan libur bergantian setiap sebukan sekali selama 2 hari. Untuk sekali libur akan ada 3 orang. Jadi dalam seminggu ada 2 kelompok yang libur. Kita juga akan melibatkan warga lokal atau di sekitar lokasi agar memudahkan untuk masalah akomodasi dan transportasinya." Jawab Ricky.


Setelah 2 jam, akhirnya rapat selesai. Rara bergegas keluar menemui Fahni yang sudah menjemputnya.


"Kamu udah lama ?" tanya Rara.


"Baru 10 menitan kok. Kita langsung pulang ?" Fahmi balik bertanya.


"Cari makan dulu yuk !" kata Rara.


"Ayo. Mau makan dimana ?" tanya Fahmi lagi.


"Gimana kalo makan nasi padang." usul Rara.


"Oke. Berangkat !!" Fahmi menjalankan sepeda motornya. Semenjak bekerja, Fahmi membeli sepeda motor untuk transportasinya.

__ADS_1


Tak lama mereka sudah sampai di rumah makan padang.


Keduanya langsung memesan menu sesuai keinginan.


"Gimana tadi rapatnya ?" tanya Fahmi.


"Ya gitu deh. Lumayan berat juga kerjaannya." jawab Rara.


"Terus kapan mulai proyeknya ?" tanya Fahmi lagi.


"Sepertinya bukan depan mulai survey ke lokasi. Aku kan kebagian tim sdm, jadi harus menyeleksi warga lokal yang akan terlibat dapam proyek ini." jawab Rara.


"Tempatnya jauh ya Ra ?" tanya Fahmi.


"Lumayan pelosok ini. Dan aku dikasih liburnya cuma sebulan sekali." Rara menjelaskan.


"Yah bakal susah nih komunikasi atau ketemunya." keluh Fahmi.


"Sabar dong. Nanti aku bakal hubungi kamu dari fasilitas umum yang ada disana, tapi ya gak bisa terlalu sering." kata Rara.


"Pokoknya abis proyek, kita mulai bicarakan rencana pernikahan kita ya. Aku gak mau jauh - jauh sama kamu." kata Fahmi.


"Iya. Yang penting S2 kamu udah selesai." kata Rara.


"Tapi kamu udah siap kan ?" tanya Fahmi.


"Maksudnya ?" Fahmi kurang mengerti dengan ucapan kekasihnya itu.


"Ya jangan sampe mereka berpikir, ketika kamu sudah lulus, malah langsung nikah. Kamu juga harus bantuin keuangan mereka." Rara menjelaskan.


"Iya. Sekarang juga aku suka sisihin sedikit uang buat mereka." kata Fahmi.


"Baguslah. Soalnya aku gak mau di cap merebut kamu sama Ibu dan Bapak." kata Rara.


"Siap sayang. Aman kok." kata Fahmi.


Rara pun memberikan senyuman terbaiknya untuk sang kekasih.


"Udah selesai ? Yuk kita pulang." kata Fahmi.


'Ayo. Tapi nanti mampir minimarket dulu ya." kata Rara.


"Mau ngapain ?" tanya Fahmi.

__ADS_1


"Pengen beli mie instan buat di kosan." jawab Rara.


"Kamu jangan makan mie terus dong Yang." kata Fahmi.


"Sesekali Yang. Kan udah lama gak beli mie." kata Rara.


"Iya deh Iya." Fahmi menjalankan sepeda motornya.


Sampai di minimarket, Rara bergegas masuk untuk membeli mie instan dan beberapa kebutuhan lainnya. Sedangkan Fahmi memilih menunggu di luar. Sambil menunggu, Fahmi membeli kebab yang ada di depan minimarket itu. Tak lupa juga jus buah untuk Rara dan dirinya juga.


"Ayo." kata Rara sambil membawa sekantong besar belanjaan.


"Kmau beli apa ? Banyak amat ?" tanya Fahmi.


"Sekalian belanja bulanan. Kamu beli apa Yang ?" Rara balik bertanya.


"Nih, aku beli kebab sama jus, buat ngemil atau makan malam." jawab Fahmi.


"Wih.. Makasih Yang. Kamu emang tau aku banget." puji Rara.


"Ya iyalah Yang. Biar gak makan mie instan terus." Fahmi mengggusak rambut Rara.


"Yang.. Malu ah banyak orang." protes Rara.


"Ya udah kita pulang yuk. Ada yang mau dibeli lagi gak ?" Fahmi belum menjalankan sepeda motornya.


"Gak. Langsung pulang aja." kata Rara.


Fahmi pun melajukan sepeda motornya menuju ke kosan mereka. Setelah menurunkan Rara di depan kosannya, Fahmi kembali melaju ke kosannya yang hanya berjarak beberapa rumah.


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Semuanya sudah tamat ya !!


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..

__ADS_1


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


Bersambung


__ADS_2