Tiga Dara

Tiga Dara
#142 Tentang Kita


__ADS_3

#Hai reader kesayangan othor.. Smoga aja othor bisa terus menulis dengan lancar.


Jangan lupa bagi bunga 🌹atau kopi β˜• nya biar semakin semangat buat nulis.. #


Selamat Membaca πŸ“–


...****************...


"Gaes, 3 bulan lagi kita mau menikah." Oka memberi pengumuman.


"Wah.. Selamat ya Cel, Ka." ucap Caca.


"Akhirnya kalian menikah juga. Dimana ?" tanya Eci.


"Tentu aja di pulau dewata. Kalian datang ya ? Nanti aku siapin Akomodasinya." jawab Cella.


"Sekalian sama tiket pesawatnya dong." rayu Eci.


"Gaklah. Itu mah modal sendiri." balas Cella.


"Siap lah. Nanti aku yang bayarin tiket pesawatnya." kata Jojo.


"Asyik.. Ada pak bos nih." kata Eci.


"Idih.. Sok cari muka depan gue." gumam Caca dalam hati.


"Emang situ diundang ?" sindir Caca.


"Ya diundanglah. Kan aku sponsorin tiket pesawatnya." balas Jojo.


"Kalian harus datang sepaket. Gak mau tau. Loe juga Ci." kata Cella.


"Kamu bisa kan beb ?" Eci bertanya pada Alex.


"Aku usahakan kosongin jadwal di tanggal itu beb." jawab Alex. Saat ini Alex masih berdomisili di Singapura untuk mengurus bisnis keluarganya.


"Harus dong. Kan ini pernikahan sekali seumur hidup." kata Cella.


"Nanti kalo gue merit di singapore, kalian juga harus datang." Eci tak mau kalah.


"Emang kapan ? Asal ada tiket nya mah oke aja." balas Caca.


"Kan ada pak bos yang nanggung akomodasi dan transportasi." ujar Eci.


"Ya elah. Ngerepotin itu mah namanya." balas Caca.


"Cie.. Nyonya yang sewot. Pak bos mah anteng - anteng aja." sindir Eci.


"Lagian loe nikah juga kita bakal datang kok. Pake biaya sendiri." Cella ikut menambahkan.


"Entahlah." gumam Caca lirih yang masih bisa terdengar oleh Jojo yang duduk tepat di sebelah Caca.


"Ca.. " Jojo reflek menggenggam tangan Caca.


Caca hanya menatap pada Jojo dengan muka kesal. Sedang Jojo menanggapi dengan santai sambil tersenyum.


"Nanti kita obrolin lebih lanjut." bisik Jojo.


Sepulang makan sore itu, Jojo mengajak Caca ke sebuah bukit dengan pemandangan alam yang indah.


"Ca, aku ingin kepastian dari kamu soal hubungan kita ini." kata Jojo.


"Apa Jo ? Aku nyaman dengan kita sekarang ini." balas Caca.


"Tapi aku gak bisa seperti ini terus Ca." Jojo menggenggam tangan Caca.


"Kamu gak sabar nungguin aku ?" tanya Caca.

__ADS_1


"Bukan gak sabar. Tapi aku ingin kepastian dalam hubungan kita. Kamu masih gantungin aku gak jelas gini." keluh Jojo.


"Kamu maunya gimana ?" tanya Caca.


"Apa kamu sudah punya perasaan lagi sama aku ?" Jojo balik bertanya.


"Jujur, aku masih ragu sedikit dengan kamu. Tapi perasaan itu gak pernah hilang Jo. Bahkan saat aku dengan almarhum Bang Bima dulu." jawab Caca tanpa berani menatap pada Jojo.


"Lihat aku Ca. Dulu yang terjadi adalah kesalahpahaman dan karena keadaan. Aku sudah menolak perjodohan itu pada Mama. Tapi yang terjadi kemudian, aku kecelakaan saat akan menghampiri kamu. Hingga akhirnya aku hilang ingatan. Tapi dari dulu sampai sekarang, hanya kamu yang ada disini." Jojo meletakkan tangan Caca di dadanya. Caca merasakan degup jantung Jojo yang berdebar kencang.


"Jo.. Beri aku waktu lagi." Caca menatap Jojo lekat.


"Baiklah. Aku kasih waktu kamu lagi tapi tidak lama." Jojo mengecup tangan Caca dengan lembut.


"Iya." balas Caca singkat.


"Caca.. Sebenarnya emang aku ada urusan di kantor pusat di Jepang." kata Jojo.


"Berapa lama ?" tanya Caca.


"Sekitar 2 atau 3 bulan." jawab Jojo.


"Lumayan juga ya." balas Caca.


"Iya. Aku harap, sepulangnya dari jepang, kamu sudah mengambil keputusan mengenai hubungan kita." Jojo menatap Caca lekat.


...🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷...


Dua bulan berlalu.


Caca masih disibukkan dengan kegiatan di distro. Pernikahan Cella juga tinggal menghitung minggu.


"Ca, Jojo jadi beliin tiket buat ke pulau dewata ?" tanya Eci.


"Aku belum tau Ci. Belum kontakan sama Jojo lagi." jawab Caca.


"Iya. Mungkin dia gak bisa ikut ke nikahan Cella." Tebak Caca.


"Yah.. Gak jadi dibayarin tiket pesawat dong." keluh Eci.


"Nanti aku aja yang bayarin. Tapi ya cuma buat kamu aja. Alex bayar sendiri." kata Caca.


"Sama aja bohong Ca." protes Eci.


"Kan Alex banyak duit. Ya suruh beli tiket sendiri lah. Siapa tau dia juga berangkatnya langsung dari Singapura." Kata Caca.


"Iya juga ya. Ya nanti gue suruh dia berangkat langsung dari singapura aja. Kita berangkat berdua." balas Eci.


"Sip. Oke kalo gitu." Caca menepuk bahu Eci perlahan.


Caca dan Eci kembali melanjutkan pekerjaannya.


"Assalamualaikum." seseorang masuk ke area distro dan memberi salam.


"Waalaikumsalam. Loh.. Jojo ?" Caca kaget melihat kedatangan Jojo.


"Hai Ca. Kangen aku ?" tanya Jojo.


"Hhmm.. Lumayan. Kamu kapan datang ke indo ?" Caca balik bertanya.


"Semalam." jawab Jojo lalu duduk di sofa.


"Mau minum apa Jo ?" tanya Caca lagi.


"Gak usah. Aku mau ngajak kamu makan siang." Jojo menolak dengan halus.


"Hhmm.. Bentar ya. Aku selesaiin laporan dulu." Kata Caca. Caca kembali mengerjakan laporan penjualan distro di ruang kantornya.

__ADS_1


"Eh.. Ada pak Jojo." Eci keluar dari kantor.


"Hai Ci. Gimana kabarnya ? Mau kemana ?" tanya Jojo.


"Gue baik - baik. Ini gue mau keluar ketemu supplier." jawab Eci.


"Gak mau ikut sama kita makan siang dulu ?" Jojo menawarkan.


"Gak deh. Nanti gue jadi kambing congek. Lagian nanti juga mau makan siang sama supplier." tolak Eci.


"Oke deh." balas Jojo.


"Gue pergi dulu ya." pamit Eci.


Tak lama Caca keluar dari kantornya.


"Yuk.. " ajak Caca.


"Eci barusan keluar." lapor Jojo.


"Iya. Mau ketemu calon supplier baru." ucap Caca.


"Mau ada barang baru lagi ?" Tanya Jojo.


"Iya. Rencananya mau bikin aksesoris dan pernak - pernik juga." jawab Caca.


"Good. Makin berkembang ya." kata Jojo.


"Alhamdulilah." balas Caca.


"Ca, udah dua bulan kita gak ketemu." kata Jojo setelah makanan sudah habis.


"Iya. Lama juga ya. Bahkan kita cuma chat aja tanpa telponan atau video call." timpal Caca.


"Kamu kangen gak sama aku ?" tanya Jojo.


"Kangen sih.. Dikit.." jawab Caca malu - malu.


"Kalo aku sih banyak.. Kangen banget.. " Jojo mulai merayu.


"Dasar gombal." ledek Caca.


"Serius Ca." kata Jojo.


"Iya deh iya." balas Caca.


"Ca, gimana soal kita ? Apa kamu sudah memutuskan ?" tanya Jojo membuat Caca panas dingin. Ini adalah pertanyaan yang saat ini paling dihindari Caca.


Kira - kira apa jawaban Caca ?


...****************...


Bagi vote atau Bunga 🌹 atau secangkir kopiβ˜• 😁😁


Jangan lupa juga baca karya Author lainnya "Kisah Cinta Sang Perawan Tua" yang menceritakan kisah cinta Sissy dan Rio.


Baca juga "Mengejar Cinta Shavira" yang menceritakan kisah cinta Ical, anak dari Sissy dan Rio. "Geng Pelangi" juga seru loh, menceritakan kisah persahabatan 4 orang gadis. Kalian juga bisa buka di bio saya ya..


Semuanya sudah tamat ya !!


Like πŸ‘ Komen dan Vote ✌✌


ajak juga teman lain buat ikut membaca ya..


Makasih πŸ™πŸ™πŸ™


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2