Wanita Kedua

Wanita Kedua
Giany


__ADS_3

"maaf mbak Mala tapi saya rasa hubungan saya dengan pak Galang itu diluar kerjaan saya di sini....."


"oke....kamu memang benar itu diluar kerjaan kamu disini tapi apakah kamu yakin itu tidak ada hubungannya dengan bos mu...."


Dewi terdiam sejenak kemudian dia mengelengkan kepalanya pasti lalu menjawab tanya Mala "tidak mbak.... itu diluar kerjaan disini juga mbak Alika"


"oke Dewi kali ini saya terima alasan kamu tapi jika suatu saat saya menemukan kejanggalan maka jangan salahkan kami..... saya hanya mengingatkan mu Dewi jangan berurusan dengan Galang, sekarang dia bukan lelaki yang baik seperti dulu....aku gak ingin kamu menyesal suatu saat nanti " Mala mengakhiri interogasi nya pada Dewi lalu meminta Dewi keluar dari sana dan ia pun mulai mengecek beberapa berkas yang ada di meja itu.


Dewi keluar ruangan dengan perasaan lega, ia menghirup udara banyak banyak seolah tadi di dalam ia kehabisan pasokan oksigen karena pertanyaan Mala tadi. ia sudah terlanjur berurusan dengan Galang.... andai bisa memilih dia tak ingin ada di situasi ini


Ting


Sebuah pesan masuk ke ponsel Dewi


(aku tidak main main, cepat bantu aku untuk bertemu Alika)


Dengan cepat Dewi pun membalas pesan tersebut


(saya tidak tau dimana keberadaan mbak Alika,pun no hpnya saya tidak punya)


(bohong) balas Galang cepat


(saya tidak bohong pak, mbak Alika sudah kesini seminggu yang lalu, jadi kemungkinan masih lama dia akan datang ke sini lagi)


(jangan main main Dewi.... video mu bisa ku sebar kapan saja)


(saya tidak bohong pak, bahkan mbak mala tadi baru saja menanyakan tentang anda ke saya... Mbak Mala tau kita bertemu kemarin)


"chattingan dengan siapa dew... kenapa kamu tegang seperti itu" tanya Mala saat ia membuka pintu ruangannya ternyata Dewi masih berada di depan sana masih berkutat dengan handphone miliknya


"ah.....anu.....anu mbak sama teman saya, saya permisi...." Dewi segera berlalu dari hadapan Mala. Wanita sahabat karib Alika itu selalu mawas terhadap apapun, bahkan tingkah Dewi yang terlihat gugup serta tegang itu tak lupa dari perhatiannya


#####


Bugh....bugh


Galang meninjukan tangannya ke tembok karena kesal, ia sungguh ingin bertemu dengan alika tapi ia tak mendapatkan sedikit petunjuk pun tentang mantan wanita keduanya itu.

__ADS_1


Rasa cinta dari dalam dirinya sudah berubah menjadi obsesi.... obsesi untuk memilikinya.


Ia kini mengambil ponselnya lalu menekan sebuah nama di handphonenya


"aku ada kerjaan untuk kalian...."


"............"


"dapatkan informasi dari Dani mantan asisten saya, kalian masih ingat dia bukan"


"............"


"tanyakan dimana mantan istri saya tinggal sekarang"


"............."


"siapa lagi ya Alika..... bodoh, cepat dapatkan informasinya, pekerjaan selesai maka akan saya bayar tapi kalau gagal kalian pun zonk.... mengerti!!!"


"......"


Galang segera mengakhiri percakapannya lalu kemudian ia pun dengan santainya menyeruput kopi yang tersaji di hadapannya


Alika bersama Anaya sedang menunggu seseorang di sebuah cafe, seseorang yang akan dikenalkan oleh Leo beberapa waktu lalu


Seseorang yang menurut leo spesial di hatinya


Alika selaku sahabatnya pun dengan senang hati menunggu kedatangan leo beserta kekasihnya, Alika ingin leo segera melepas lajangnya karena beberapa dari sahabat mereka sudah berkeluarga


Alika meletakkan Anaya di sebuah stroller bayi berwarna hitam, Anaya pun nampak nyaman disana


sebuah tepukan di pundaknya membuat Alika langsung menoleh ke belakang


"nunggu lama ya....." tanya leo saat Alika mulai menatap wajahnya


"gak juga....mana pacarmu....." Alika celingukan melihat ke belakang leo tapi tak ada perempuan di sana


"masih di mobil.... mengambil tasnya, sebentar lagi juga kesini.....nah tu dia" leo menunjuk seorang perempuan memakai dress ungu dengan memakai tas selempang berwarna ungu juga, rambutnya panjang bergelombang tergerai indah

__ADS_1


Alika langsung berdiri saat melihat arah yang ditunjukkan oleh leo, ia seperti tak percaya dengan apa yang dilihatnya kini.... perempuan itu tak lain adalah Giany.... perempuan yang pernah mencoba merebut suaminya juga di pertemuan terakhirnya dengannya yang memiliki kesan tak nyaman di hatinya


Giany pun sama ia juga kaget saat melihat wanita yang berada satu meja dengan lelaki yang beberapa bulan lalu menyatakan cinta padanya


Giany tetap berjalan mendekati leo juga Alika tapi tatapan tak suka pada Alika ia coba sembunyikan dari pandangan kekasihnya


saat giany sudah berada di Alika dan leo, leo pun memperkenalkan giany pada Alika


"kenalin Al....ini Giany, kekasih ku...." ucap leo dengan senyum terukir jelas dari wajahnya


Giany pun mengulurkan tangannya kearah Alika, berharap wanita di depannya itu pun mengatakan tak mengenal dirinya


Sejatinya giany takut kalau Alika akan membongkar masa lalunya pada leo, lelaki yang coba ia balas cintanya itu


Alika tak membalas uluran tangan dari Giany justru ia berkata "kami sudah saling kenal....ya kan Gi"


Giany menarik tangannya yang menggantung menunggu uluran tangan dari Alika itu lalu terbata ia menjawabnya "i-ya....."


"apakah kamu tidak tau Giany ini siapa yo..." leo mengeleng tak tau "kita pernah jadi saudara..... bahkan dia dulu juga pernah menjadi salah satu penguat ku saat tau mas Galang sudah menikahi wanita sebelum ku....."


"maksud mu Al...." tanya leo lagi


"aku adiknya kak Galang mantan suami mbak Alika....." giany dengan cepat mendahului menjawab tanya Leo....dia tidak ingin Alika mengungkap masa lalunya saat ini


"adiknya Galang....kok aku bisa gak tau ya kalau Galang punya adik " leo mengaruk kepalanya yang tak gatal itu


Alika pun kembali duduk dan meminum minuman di depannya.... rasanya sangat sesak.... sudah sejauh ini dan justru ia masih bertemu dengan masa lalunya yaitu Dila juga Giany


"honey..... kamu beneran adiknya Galang?" tanya leo memastikan


Giany menganggukkan kepalanya


"kalau begitu aku minta tolong sama kamu.... rahasiakan ini semua dari Galang ya.... tolong jangan beritahu dia kalau Alika disini " pinta leo dengan menangkupkan kedua tangannya di depan wajahnya


"ah.... iya, lagi pun itu bukan urusanku " jawab giany dengan terus menatap wajah Alika yang seolah bergeming dengan kehadirannya


"dunia se sempit ini ya Leo.... jauh jauh aku pergi ke sini.... justru ada yang datang ke sini....." lugas Alika

__ADS_1


"tapi kekasih ku ini tidak mungkin mengatakan tentang keberadaan mu di sini Al....aku percaya sama dia...." leo pun menggenggam tangan Giany seolah menunjukkan pada Alika jika kekasihnya itu seorang yang bisa dipercaya


"yakin....!!!!"


__ADS_2