
Aswin sengaja membiarkan Sandra meluapkan semua kemarahannya, dan tidak melarangnya untuk meninggalkan kamar dan memilih tidur di kamar tamu, bukan Aswin tak perduli dengan perasaan istri pertamanya, namun Aswin hanya ingin memberi ruang untuk Sandra berpikir dan menenangkan diri, jika Aswin meladeni semua kemarahan Sandra, yang ada hanya akan memperkeruh keadaan.
Tak mudah menyatukan kedua hati wanitanya untuk berjalan satu tujuan, Sandra dan Muthia adalah dua karakter yang berbeda, namun untuk urusan ibadah mereka terbilang wanita yang taat.
Aswin menyandarkan tubuhnya pada dinding kamar, hatinya mendadak gelisah, mencoba menyelami sikap dan sifat istri istrinya.
Tak bisa dipungkiri, cinta Aswin sangat luas dan lebih condong pada Muthia, karena memang Muthia lah cinta pertamanya, wanita yang selalu di sebutnya dalam setiap doa doanya, wanita yang selalu di kaguminya, wanita yang selalu mampu membuatnya nyaman dan bahagia.
Meskipun Aswin tau, jika ada wanita lain yang juga sudah lebih dulu menjadi istrinya, yaitu Sandra, wanita yang ditunjuk oleh orang tuanya untuk dijaga dan dilindungi, meskipun Aswin sudah berusaha sekuat tenaga, hatinya masih juga belum mampu mencintai Sandra seutuhnya, meskipun demikian, Aswin selalu memperlakukan Sandra dengan sangat baik, mencukupi semua kebutuhannya dengan kemewahan, berusaha selalu menjaga hatinya, karena Aswin tau kewajibannya sebagai seorang suami, semua sudah ia penuhi dengan baik, kecuali rasa cintanya.
"Maafkan aku Sandra, jika belum bisa menjadi imam yang baik untukmu, maafkan aku kalau seringkali membuatmu menangis, tapi percayalah, aku akan selalu terus berusaha menjadi suami yang baik untukmu, aku tidak akan pernah mengabaikanmu dan juga anak anak. Aku harap kamu bisa memahami dan menerima keadaan ini, Aswin memejamkan matanya sembari terus melontarkan kata kata dalam hatinya, tak terasa akhirnya tertidur pulas dengan rasa dan pikiran yang tak menentu.
πΈπΈπΈπΈ
"Aku tau kamu belum tidur, dan menyadari kepergianku, tapi kenapa kamu tak berniat untuk mencegahku, sebegitu tak perdulinya kamu dengan hatiku, kenapa ini sangat menyakitiku.
__ADS_1
Muthia, aku tau kamu wanita baik, kamu memiliki hati dan sikap yang lembut, tapi aku tak bisa menghindari rasa sakit dari cemburu ini. Aku tau, ini bukan sepenuhnya salahmu, aku yang dulu sudah memaksamu untuk menerima pinangan suamiku, dan kini sungguh aku sangat menyesalinya, jujur aku membencimu Muthia, aku belum mampu iklas berbagi denganmu."
Sandra terisak dalam dekapan malam, rasa sakit dan penyesalan telah membuatnya rapuh, tersungkur dalam ketidak berdayaan, terombang ambing dalam duka yang tak berujung, sungguh ini sangat menyiksanya lahir dan batin.
"Dulu, aku menganggap semua sepele, karena aku tak ingin bermain hati, asal bisa hidup mewah dan dimanjakan dengan uang, mencoba menutup mata dan hati dengan cinta yang semu, tapi kenapa justru saat semua sudah aku dapatkan, ada rasa sakit ini, ada ketidak relaan dia bersama dengan wanita lain, iyaa...aku sudah mulai mencintainya, bahkan sangat mencintainya.
Apa yang harus aku lakukan saat ini, apakah aku sanggup bertahan dengan keadaan ini?
Setiap waktu harus menghadapi kenyataan jika suamiku mencintai Muthia istri keduanya, tiap kali melihat tatapan matanya pada Muthia yang begitu tampak memuja, saat itu juga hati ini terasa di hantam berjuta juta belati, perih yang tak terkira.
Aku harus bangkit, aku harus bisa sekuat dan setegar batu karang yang tetap kokoh meskipun diterjang badai sekalipun.
πππππππππ
Pesan Cinta Dari Author π
__ADS_1
---Eratkan Cinta Kasih dengan berbagi hadiah---
Berbagi hadiah antara suami-istri, sebuah tradisi kebaikan dalam keluarga. Hadiah antara suami istri menunjukkan cinta kasih diantara mereka. Tradisi yang dapat memelihara keharmonisan suami istri. Tak harus mewah, hadiah yang dipersembahkan diantara suami istri. Bahkan bentuknya bisa juga dengan coretan romantis yang dibalut tutur narasi yang indah. Coretan yang dapat mempertahan senyuman kebahagian diantara suami-istri.
Berbagi hadiah sebagai wujud cinta kasih merupakan wujud saling memuliakan pasangan hidup. Tradisi berbagi hadiah ini konon juga bagian dari suri tauladan Rasulullah dalam rumah tangga. Baginda Rasulullah bersabda: "Saling memberi hadiah lah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai" (HR Al-Bukhari).
Berbagi hadiah sebagai wujud rasa syukur seorang suami atas anugerah dari Alloh yang telah menghadirkan pasangan hidup baginya. Suami yang baik, ia yang selalu belajar memelihara hubungan cinta kasihnya dengan banyak cara. Sehingga ia mampu menghantarkan istrinya sebagai perempuan paling yang baik, menyenangkan dan perhatian, iman memenuhi hatinya, kelembutan menghiasi tutur katanya, dan berbuat kebaikan menjadi motto hidupnya. Apabila suami datang dia segera menyambutnya. Dan apabila suami bepergian, dia senantiasa menjaga rumah tangganya. Begitu kata Abdul Malik Al-Qasim dalam karyanya, "pilihlah yang shalihah".
Begitupun sebaliknya, salah wujud rasa syukur seorang istri atas anugerah dari Alloh yang telah dihadirkan pasangan hidup baginya. Konon seorang istri yang baik, ia yang mampu mendampingi dalam pelbagai situasi. Ia tetap menjadi penyejuk hati suami dalam pelbagai kebahagiaan atau pelbagai ujian kehidupan. Sumber penyejuk hati yang dapat mengarahkan seorang suami menjadi pribadi penyabar dan penyayang, penuh kehangatan dan kelembutan, suka menolong dan berhati tulus. Jika dia pergi, istri merindukan. Jika dia ada, istri ingin terus berdekatan."
Sahnya menjadi suami istri melewati sebuah pernikahan. Momentum pernikahan yang di lembari cinta diberkahi. Diawali dengan janji suci, berproses dengan ragam ritual ibadah dan ditujukan untuk sama-sama mengharap ridha Ilahi. Maka pernikahan lir ibarat mosaik yang dibuat bersama dengan pasangan hidup.
Oleh karena itu, ciptakan selalu momen indah walau kecil dan tidak mewah untuk melukis kisah cinta suami-istri dengan pelbagai peristiwa indah dan bahagia. Salah satunya dengan saling berbagi hadiah dalam moment-moment bersejarah diantara suami-istri.
Tradisi berbagi hadiah antara suami-istri, melukiskan penghormatan yang mulia diantara mereka. Keberadaan dimata masing-masing atas pasangan hidupnya sebagai kado terindah yang diberikan oleh Alloh. Kata mutiara berbahasa arab melukiskan, "ats tsalju hadiyyatusy syitaa'i, wasy-syamsu hadiyyatush shayf, waz-zuhuuru, hadiyyatur-rabiiβi,wa anti hadiyyatul 'umri."(Matahari adalah kado musim panas. Bunga adalah kado musim semi. Dan kamu adalah kado terindah hidupku).
__ADS_1
So, bangunlah tradisi terbaik dan terindah bersama pasangan hidup. Agar hidup rumah tangga penuh dengan keberkahan, kesantunan, kelembutan dan cinta kasih. Katakan kepada pasangan hidup, "arwa'ul qulub qolbuk, wa ajmalul kalaam himsuk, wa ahla maa fie hayaatie hubbuk."(Hati yang paling menakjubkan adalah hatimu, suara yang paling indah adalah bisikanmu, dan hal termanis dalam hidupku adalah mencintaimu).
#Jangan ragu untuk menghidupkan tradisi berbagi hadiah di rumah tangga#Jangan risih dan menganggap lebay saat akan melakukannya.