
disebuah ruangan tindakan di salah satu klinik seorang dokter laki-laki tengah membalut luka di lengan kiri Galang,ya Galang datang ke tempat teguh saat giany menyodorkan pisau kearah teguh.galang yang beberapa saat lalu dihubungi giany dan meminta nya berbalikan dengan alika pun memutuskan untuk menemui adik perempuannya itu.
saat ditengah jalan ponsel galang berbunyi dan tertera nama sang adik di layar ponselnya.saat itu pula giany mengatakan akan menemui teguh untuk memintanya membatalkan rencana pernikahannya dengan Alika, banyak tanya memenuhi otak Galang saat itu.mengapa sang adik ada diantara Alika dan teguh.
dengan cepat Galang mengemudi mobil kearah rumah teguh dan benar didalam rumah terdengar suara giany tengah memohon kepada teguh untuk membatalkan rencana pernikahannya dengan Alika.
saat giany menyodorkan pisau kearah teguh Galang pun tanpa pikir panjang menarik raga adiknya itu tapi tak sengaja pisau itu justru melukai lengan kiri Galang.
dibantu teguh, giany pun membawa Galang ke klinik terdekat karena darah segar yang membasahi lengan kakaknya itu cukup banyak.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
setelah mendapat perawatan medis Galang pun meminta waktu untuk bicara berdua dengan teguh, tentu giany mengijinkan.giany beranggapan bahwa Galang akan membantu nya untuk bisa bersanding dengan teguh
giany menunggu Galang di mobilnya dengan senyum manisnya berharap yang diinginkan olehnya akan terwujud dengan bantuan kakaknya.
di cafetaria yang masih berada di area klinik, teguh dan Galang kini tengah duduk saling berhadapan
wajah teguh tampak raut kemarahan disana sedangkan Galang menunjukkan raut wajah yang terlihat sayu
"selamat ya atas rencana pernikahan kalian" ucap Galang mengakhiri keheningan
"aku mohon maafkan adikku giany, dia masih belum dewasa dan aku juga baru tau kalau lelaki yang dikaguminya selama ini ternyata kamu" ucap Galang lagi
"dia sama belum dewasanya seperti kakaknya" ucap teguh sinis tanpa memandang lawan bicaranya
"terserah penilaian mu.... sekarang ada yang ingin kutanyakan padamu"
teguh kini menoleh kearah Galang tanpa mengucap kata
"siapa yang kamu cintai, giany atau Alika?" tanya Galang dengan tatapan mengintimidasi kepada teguh
"pertanyaan apa yang kamu lontarkan padaku, tanpa perlu kujawab pun kamu sudah tahu jawabannya" lugas teguh masih dengan sinisnya
"aku hanya memastikan, siapa tahu dalam tiga tahun ini hatimu mulai berpaling pasalnya adikku yang begitu pemilih bisa tergila-gila padamu bahkan sampai berbuat nekad seperti itu" ujar Galang kini dengan senyum getirnya
__ADS_1
"aku bukan kamu yang akan membagi hati dan raga ku dengan wanita lain.... cukup sekarang aku minta bawa adikmu pergi dari sini, jauhkan dia dariku karena aku tak ingin rencana pernikahan kami gagal hanya karena giany" ucap teguh bersungguh-sungguh
"huuuffff..... kalau aku menolak bagaimana?"
plaaaaakkk
sebuah tamparan keras mendarat di pipi kanan Galang
"pa-pa..."pekik Galang
Galang dan teguh kaget kala pak Hendra datang dan langsung menampar pipi Galang.
lalu setelahnya pak Hendra mulai berujar
"maafkan kelakuan anak anak ku nak teguh, besok aku pastikan pernikahan kalian akan berjalan lancar tanpa gangguan dari anak-anak ku" ujar pak Hendra lalu segera mengajak Galang beranjak dari tempatnya
dengan dikemudikan oleh sang supir mobil yang ditumpangi oleh pak Hendra, Galang dan giany pun kini sudah sampai di kediaman keluarga Hendriansyah
Galang dengan memegangi lengannya pun ikut masuk ke rumah mengekor pak Hendra begitu pula giany
pak Hendra pun melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga,disana sudah ada bu ratna yang menunggu kedatangan suami serta anak-anaknya
"apa yang terjadi kenapa lengan mu bisa terluka" tanya bu Ratna
"duduk kalian semua.... kamu Ma duduk dulu baru kita bicara" ucap tegas pak Hendra tak mau dibantah
"sekarang jelaskan pada papa apa yang terjadi, mulai dari kamu Gi!" ucap lagi pak Hendra sambil menunjuk kearah giany
"a-a-ku ma-u kak teguh mem-ba.....
"ngomong yang jelas Gi, jangan seperti itu...." tegur mama ratna
"huuuffff....pa aku mau kak teguh membatalkan rencana pernikahannya dengan kak Alika" lugas kata itu terlontar dari mulut giany membuat mama ratna sontak terkejut
"kamu ngomong apa Gi....!!!" teriak mama ratna
__ADS_1
"aku cinta kak teguh ma....aku udah coba ngelupain dia tapi gak bisa dan kak Alika aku yakin sekali kalau dia masih ada hati dengan kak Galang" ucap giany mengiba dengan memegang kedua tangan mamanya
"papa kecewa kepada kalian berdua....kakakmu sudah melukai hati Alika dan sekarang kamu Gi mau ikut ikutan melukai hatinya, mulai malam ini kamu papa kurung sampai tiga hari kedepan"
"tapi pa..
"tidak ada bantahan....joko... Amir.... cepat kesini" pak Joko dan pak Amir yang berada tak jauh dari tempat mereka berempat berkumpul pun segera berlari kearahnya dan dengan segera melaksanakan perintah bos nya itu, membawa giany ke kamar tanpa jendela yang ada di lantai dua itu
tentu giany berontak tapi pak Hendra bergeming, ia tahu bagaimana sifat anaknya itu jika terus dibiarkan pasti esok ia akan benar-benar merusak pesta pernikahan teguh.
Galang dan mama ratna menatap kepergian giany dengan sendu.mereka tau bagaimana kalau papa hendra sedang emosi tak ada yang bisa membujuknya
"pa.... tolong jangan kurung Gi, kita bisa gunakan cara lain agar Gi tidak mengacaukan pernikahan Alika" pinta mama ratna
"dengan cara apa... apa mama juga masih belum bisa melupakan Alika, mama juga masih mengharapkan Alika jadi menantu mama,Hah"
papa hendra sampai berdiri mengatakan itu kepada istrinya
"dan kamu Galang jika kamu masih belum bisa melupakan Alika maka jangan salahkan papa jika kamu tidak akan bisa menemui anak mu lagi"
"maksud papa apa?"
"dengar Galang.... Dila bukan boneka yang tak punya hati, yang akan selalu diam saat kamu memikirkan mantan istrimu.... berpikirlah pakai otak mu..... apakah kurang baktinya untukmu, apakah kamu anggap dila hanya sebagai pemuas naf-su mu, yang hanya kamu butuhkan raganya tapi tak kamu pedulikan hatinya"
"pa...." sela mama ratna
"cukup aku tidak ingin dibantah.... jika Galang memang mengganggap dila sebagai boneka maka papa yang akan melepaskannya dari mu" lugas papa hendra
"maafkan Galang pa...." ucap Galang sungguh sungguh
"bukan dengan papa kamu minta maaf tapi kepada Dila harusnya kamu minta maaf, sudah berapa kali hatinya kamu sakiti tapi dia masih bertahan dengan laki-laki egois seperti mu" papa hendra pun beranjak meninggalkan Galang dan istrinya disana
💞💞💞💞💞💞💞💞
🍵🍵 happy reading guys.....diusahain up tiap hari ya.....
__ADS_1
🤗🤗🤗🤗 dan jangan bosen tuk terus kawal alika sampai halal
💞💞🌹🌹🌹 dan dila semoga nanti kamu bahagia ya.....