
"ada apa bos..." tanya suara lelaki di seberang sana
"bantu aku...ada yang membuntuti mobilku...." jawab dani
"siap.... dimana bos, kami akan meluncur sekarang...."
"jln Kusuma..... akan aku arahkan mobilku ke gudang kosong tak jauh dari jalan Kusuma...."
"siap....." telepon segera di matikan oleh Mala lalu mala menatap nanar wajah suaminya itu,
"mas..... bagaimana ini,aku takut...." terlihat netra Mala mulai mengembun, Dani yang mengerti akan apa yang kini dirasakan oleh istrinya itu pun mengusap lembut tangan Mala yang kini menggenggam tangannya erat
"tenang sayang.... semua akan baik-baik saja asal kamu juga tenang" Mala mengangguk. Ini pertama kalinya Mala merasa dalam kondisi seperti ini
"pindah ke belakang sekarang.... untuk sementara kamu sembunyi di bawah.... dan gunakan ini untuk menutupi seluruh tubuhmu.... usahakan tidak kelihatan ya....." ucapnya lagi penuh penekanan lalu memberikan mala sebuah kain hitam panjang yang ia simpan di dashboard mobilnya
"kamu punya barang seperti ini mas?" tanya Mala penasaran. Mala pun segera menerima kain tersebut
"sudah jangan banyak tanya.... cepat pindah ke belakang ya....aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada mu.... dan ingat setelah aku keluar dari mobil segera kunci pintu dari dalam juga jangan pernah buka pintu kecuali aku yang meminta" Mala mengangguk paham
setelahnya ia pun segera pindah ke kursi belakang kemudi lalu merebahkan tubuhnya di bawah, sebisa mungkin ia menutupi seluruh tubuhnya agar tak terlihat dari luar, dengan nafas yang memburu ia mulai menitikkan air mata, ia takut terjadi sesuatu pada Dani suaminya dalam pikirannya pun ia terus menerka siapa yang mengikuti mobilnya padahal ia rasa kalau tak punya musuh
Dani pun tetap mengemudikan mobilnya dengan mencoba bersikap tenang padahal sebenarnya dia sedang merasa cemas. Kalau saat ini dirinya sendirian maka tak masalah baginya tapi saat ini ada istri yang begitu dicintainya bersamanya tentu itu membuat fokusnya sedikit terganggu sebisa mungkin ia harus terlihat tenang
Sebuah pesan singkat masuk ke handphone miliknya
(kami sudah ada di lokasi bos....)
(sembunyi.... jangan sampai mereka tau) dengan cepat Dani membalas pesan itu
Mobil yang dikendarai Dani terus melaju ke arah yang ingin dia tuju, begitupun dengan mobil yang berada di belakangnya ia tetap mengikuti Dani bahkan kini mobilnya sudah berada tepat di belakang Dani
Merasa arah yang dituju oleh Dani adalah tempat yang sepi maka para suruhan Galang pun terus mengikuti mobil Dani. Mereka pikir disana dani tidak akan bisa lolos apalagi minta bantuan karena tempatnya yang terkenal sepi
Mobil Dani segera berbelok ke gudang yang ia maksud tadi sedangkan mobil yang berada di belakangnya tadi pun berhenti di depan mobil Dani
__ADS_1
Kondisi luar gudang yang gelap gulita juga banyaknya semak belukar membuat tempat itu terasa angker, hanya sinar bulan yang menerangi tempat itu
Satu persatu mereka keluar dari mobil,ada empat orang yang keluar dari dalam sana. Mereka berdiri tepat di depan mobilnya
Empat orang berwajah sangar juga postur tubuhnya yang kekar membuat mereka semakin percaya diri bisa menaklukkan lawannya
lalu setelahnya Dani pun keluar dari dalam mobilnya sendirian tak gentar sedikitpun karena ia tak sendiri terlebih orang suruhan Dani memiliki jam terbang tinggi untuk masalah adu otot
Mala yang melihat Dani keluar dari mobil, dengan segera dia menuju kursi kemudi lalu melakukan perintah Dani untuk mengunci mobil dari dalam.
Perlahan Dani mendekati mereka berempat lalu berhenti di depan mereka
"kenapa kalian mengikuti mobil saya...." tanya Dani, ia lalu mulai menggulung kemeja panjangnya
"kami hanya ingin meminta informasi dari kamu.... jika kamu kooperatif maka kamu akan pulang dalam kondisi utuh tapi jika sebaliknya maka...." lelaki berbadan besar itu mulai menggerakkan kepalanya ke kanan dan kiri juga meremas tangannya. Tatapannya nyalang menatap Dani sedang dani tak gentar sedikitpun selain karena akan ada yang membantunya juga hal seperti ini sudah sering ia jumpai dulu sebelum menikahi Mala
"katakan informasi apa yang sangat penting sampai sampai bos kalian menyewa kalian untuk mengikuti ku" tanya Dani tanpa basa-basi
"dimana alamat Alika Pratiwi mantan istrinya pak Galang...."
"bukan urusanmu...." bentak nya
Tiba tiba........Gedebugh
Seseorang jatuh tersungkur tak jauh dari tempat Dani dan preman suruhan Galang berdiri
Lelaki yang terjatuh tadi mengaruk kepalanya karena malu....ya malu karena ia ketahuan bersembunyi, rencananya mereka baru akan keluar saat Dani memberikan aba aba tapi apa daya orang suruhan Dani ini sudah terlanjur gatal di gigiti nyamuk 😂😂😂
"kelamaan bos....aku digigitin nyamuk terus sampai bentol bentol nih" tunjuk nya pada Dani, tangan lelaki itu terlihat memerah karena gigitan nyamuk tak lama akhirnya empat orang lainnya juga keluar dari belakangnya.... sama mereka juga terlihat mengaruk garuk tangannya karena gatal bekas gigitan nyamuk
Sedangkan preman suruhan Galang mulai menyipitkan matanya melihat lima lelaki berbadan besar juga berada di tempat itu
"oh... jadi kamu takut sendirian...." ucap lelaki yang berada di depan Dani sambil tetawa mengejek pada dani
"realistis saja...aku sendiri dan kalian....aku tak tau kalian berapa orang" Dani pun tersenyum puas melihat mereka mulai terlihat gentar
__ADS_1
Tak menunggu lama mereka pun mulai berkelahi antara preman suruhan Galang juga preman suruhan Dani... perkelahian sengit terjadi antara mereka
Saling pukul, saling tinju tak luput dari mereka
Hampir lima belas menit akhirnya preman suruhan Dani berhasil melumpuhkan lawannya.mereka di seret di kumpulkan di satu titik setelahnya dani pun menghampiri mereka lalu mencengkram kuat baju salah satu dari mereka
"bilang sama bos mu.... berhenti main main dengan saya, berhenti mencari informasi tentang Alika.... sampaikan padanya" ucap dani lalu bersama jarwo dan yang lainnya mereka pun perlahan menuju mobil Dani
"terimakasih... nanti akan aku transfer"
"aduh....cash aja dong bos," ucap jarwo disertai tawa kecilnya
"saya tidak punya banyak uang cash.... emang mau saya kasih ala kadarnya "
"yah jangan dong.... udah ngos-ngosan gini masa' ala kadarnya, oke deh transfer juga gak papa "
"terimakasih ya....."
"sama sama bos.....lain kali kalau ada job tolong kabari kami "
"oke...." Dani segera mengetuk pintu mobil dan segera di buka oleh Mala
Mala keluar dari mobil lalu menghambur memeluk Dani....ia terisak di dekapan suaminya itu,ia memeluk suaminya erat.... antara takut juga khawatir terjadi sesuatu pada Dani
"hemmm....heeemmm....." Jarwo berdehem mambuat Mala melepaskan pelukannya pada Dani
"habis digigitin nyamuk....eh sekarang jadi nyamuk deh...." ucap jarwo seraya mengalihkan pandangannya ke arah langit malam
"kita pergi dari sini dulu ya...."bisik Dani pelan pada Mala lalu dijawab anggukan oleh Mala
"berisik....!!!" kekeh Dani pada jarwo lalu segera masuk ke mobil setelah Mala lebih dulu masuk ke dalam mobil
☕☕☕☕☕
Jangan bilang mbulet ya guys.... kita juga lagi kejar jumkat biar bisa ikut ngerasain gajian meskipun gak banyak
__ADS_1
Happy reading guys....