
"sah...." ucap serentak para saksi yang menghadiri acara akad nikah Alika dan teguh
teguh yang duduk di samping Alika pun tersenyum puas, ada kelegaan saat ia mengucap akad.ketakutan yang ia rasakan sesaat sebelum mengucap janji pernikahan dihadapan penghulu pun sirna sudah.tak ada pengganggu, tak ada yang bisa lagi membatalkan acara akad nikah itu.
pak Hendra yang bertindak sebagai wali Alika pun menepati janjinya untuk menjaga agar acara itu berjalan lancar tanpa gangguan dari kedua anaknya.
Alika yang merupakan anak yang dibesarkan di panti asuhan pun meminta pak Hendra menjadi walinya, tentu tak ada penolakan dari pak Hendra karena dia juga sudah mengganggap Alika sebagai putrinya sendiri.
berbalut kebaya modern warna coklat muda serta riasan wajah khas pengantin adat jawa, Alika nampak terlihat anggun.terpancar rona bahagia saat kedua pasang pengantin baru itu saling bertemu pandang.lalu diarahkan telapak tangan kanan teguh kearah wanita yang kini sudah sah menjadi istrinya itu,pun disambut dengan tangan kanan Alika setelahnya diciumnya punggung tangan teguh dengan penuh kasih.pun teguh kemudian mencium kening istrinya itu dengan penuh kasih pula
suasana tampak sendu bercampur bahagia terasa disana,bu Lastri dan Mala yang berada di sana tampak mulai berkaca-kaca menyaksikan kekhidmatan acara itu terlebih senyum yang tampak membingkai wajah cantik Alika
"selamat ya nak, semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah" dipeluknya tubuh Alika oleh papa hendra sejenak kemudian ia beralih ke teguh
"jaga Alika, cintai dan sayangi dia sekuat tenaga dan hatimu dan tolong jangan lukai hatinya seperti yang dulu dilakukan oleh Galang" pinta pak Hendra lalu menepuk pundak Galang setelahnya
dengan terburu-buru pak Hendra meninggalkan tempat akad nikah alika karena dia baru saja mendapatkan kabar dari Galang kalau giany melakukan tindakan percobaan bunuh diri.
giany memecahkan kaca rias lalu menggores nadinya dengan pecahan itu.giany yang terus berteriak minta dibukakan pintu pun putus asa lalu menggancam akan mengakhiri hidupnya dan ternyata benar giany nekat melakukan tindakan berbahaya itu
Galang yang terus berada di luar kamar pun dibuat kaget dengan suara pecahan kaca akhirnya memaksa pak Amir membuka pintu kamar itu dan benar saat Galang membuka pintu kamar ternyata giany sudah tak sadar dan tangannya berlumur darah.secepatnya Galang membawa giany ke rumah sakit ditemani oleh sang mama
tangis bu ratna pecah saat menunggu giany di depan pintu UGD rumah sakit ternama di kota itu.galang pun tak kalah panik,ia terus menghubungi papanya tapi tak ada jawaban akhirnya ia memutuskan untuk mengirim pesan singkat lewat aplikasi berwarna hijau yang kini menjadi aplikasi paling digemari.
dua jam berlalu, giany yang kehilangan banyak darah kini sudah mendapatkan transfusi darah dan juga pergelangan tangannya sudah berbalut perban.
papa hendra yang sudah berada di depan pintu kamar tempat giany dirawat pun dengan perlahan membuka handle pintu itu.tampak olehnya sang istri yang duduk dipeluk oleh Galang
__ADS_1
"pa.... li-hat apa yang sudah ter-jadi de-ngan putri kita, ini semua karena papa" oceh bu ratna sambil sesenggukan saat melihat suaminya dimuka kamar
"bagaimana keadaan giany ma....!!" tanya pak Hendra lalu berjalan mendekat ke arah putrinya yang masih betah memejamkan matanya
"untuk apa papa tanya.... coba saja kalau papa tak mengurungnya pasti semua ini tak kan terjadi, sekarang lihat bahkan mata cantik Gi terlihat sembab" ucap bu Ratna lalu menunjuk ke arah giany
"ma sudah ya ini dirumah sakit, percuma juga bertengkar, sekarang kita fokus untuk penyembuhan Gi" ucap Galang sambil mengusap lembut punggung mamanya yang tengah emosi itu
papa hendra hanya diam sambil terus menatap wajah putrinya.ada kegetiran dihatinya,demi menjaga hati mantan menantu yang sudah dianggap anak olehnya dia terpaksa membiarkan hati putri kandungnya sendiri terluka.tapi semua sudah terjadi toh lelaki yang dicintai putrinya sama sekali tidak pernah mencintai giany.
perlahan mata itu terbuka lalu ketiga raga yang sedari tadi menunggunya pun mendekat.tak ada kata yang terucap dari bibir giany, dia diam tak mengucap kata
"Gi sayang kamu sudah sadar nak.... apa yang sudah kamu lakukan Gi" cecar bu Ratna lalu mengusap rambut giany.giany bergeming tatapan matanya lurus kedepan
"sayang.... apa ada yang sakit nak,biar nanti diperiksa dokter ya.... Galang ayo cepat panggil dokter" titah bu ratna kepada Galang
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Alika terlebih dahulu masuk ke kamar setelahnya ia pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan.rasanya seluruh tubuhnya penuh dengan dengan peluh.dipakainya sabun mandi dengan aroma mawar ke tubuhnya, tak lupa ia pun mencuci rambutnya dengan shampo beraroma wangi mawar juga.... hampir 20 menit Alika dikamar mandi hingga membuat teguh khawatir.
tok...tok...tok
"Wi kamu masih didalam?" tanya teguh memastikan
tak lama pintu kamar mandi pun terbuka nampaklah wanita yang sedari tadi ditunggu olehnya.masih berbalut handuk berwarna kuning ditubuhnya serta rambut yang ia biarkan tergerai basah membuat teguh tersenyum tipis kearahnya.
"jangan ganti baju.... tunggu aku" ucap teguh lirih tepat di samping Alika membuat Alika menunduk malu
__ADS_1
teguh pun kemudian segera masuk kedalam kamar mandi setelahnya
duduk di depan meja rias yang sudah disiapkan teguh untuknya, Alika lalu menyisir rambutnya yang masih terasa basah itu hingga sebuah tangan meraih kendali sisirnya
Alika menunduk malu mendapati sahabat yang kini telah sah menjadi suaminya itu.
teguh yang melihat ekspresi alika pun mulai meraih tubuh alika dan mengajaknya untuk duduk di tepi ranjang yang juga sudah dihiasi dengan kelopak bunga mawar oleh Mala tadi siang
"kamu sangat cantik.... sangat!" teguh pun mulai merayu Alika hingga membuatnya tersipu malu
"kak...."
perlahan dirangkum nya wajah Alika dengan kedua tangannya lalu setelahnya ia berujar
"eeemmm.... bolehkah" teguh yang sudah tak tahan melihat Alika berbalut handuk pun melontar inginnya dan Alika pun mengangguk pelan, tentu dia mengijinkan karena memang mereka kini sudah halal melakukan apapun
perlahan diciumnya kening istrinya itu lalu beralih semakin turun hingga sampailah bibir teguh tepat di bibir Alika.perlahan diciumnya bibir istrinya itu lalu Alika pun membuka sedikit bibirnya agar teguh bisa leluasa bermain disana dan benar teguh pun mulai menyesap bibir Alika dengan penuh naf*su
perlahan dibaringkannya tubuh Alika olehnya lalu masih dengan posisi berciuman teguh pun mulai membuka lilitan handuk yang menutupi raga istrinya itu
perlahan diremasnya dua gundukan gunung kembar yang kini sudah menjadi miliknya itu.perlahan dilepaskannya pagutan bibir keduanya lalu teguh pun mulai menyusuri leher jenjang Alika dan meninggalkan beberapa bekas kemerahan disana
"aaaahhhh....." Alika mendesah saat salah satu gunung kembar miliknya disesap oleh teguh seperti seorang bayi yang minta dipuaskan dahaganya
melihat tubuh Alika yang sudah menggelinjang membuat teguh semakin bersemangat.secara bergantian disesapnya kedua pucuk gunung kembar itu, setelah puas bermain di sana teguh pun mulai menciumi perut istrinya itu dan________________
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
__ADS_1
ππππ sorry ya guys aku gak pinter bermain kata apalagi adegan ππππ
πΉπΉπΉπΉ terimakasih atas support nya sejauh ini para reader sekalian, maaf ya jarang bisa dobel up karena kesibukan di real life