
malam itu juga mama ratna membawa dila ke rumah sakit guna memastikan keadaan kandungannya.beruntung janin itu masih dalam kondisi stabil dan hanya perlu obat penguat kandungan.
Galang yang waktu itu diguyur di bawah shower air dingin pun mulai mendapatkan kesadarannya kembali.
berbalut emosi papa hendra menasehati anak lelakinya itu
"apa yang kamu inginkan hah, tidak cukup kamu kehilangan janin yang dikandung Alika sekarang kamu pun ingin mencelakai kandungan dila" tegas papa hendra
Galang hanya menunduk,ia sendiri pun tak ingat apa yang dilakukannya pada dila hingga membuat papanya semarah itu,
"Alika sudah menjadi masa lalumu sekarang papa mohon jaga apa yang sekarang ada di sampingmu.jika Alika meninggalkan mu itu semua juga salahmu, kamu sebagai lelaki tidak bisa menjaga hatinya.kikis sifat sok pahlawan mu itu, papa tidak melarang kamu berbuat baik tapi lihatlah satu kesalahan mu itu yang lebih mementingkan keluarga Gerry membuat mu terpaksa menikahi Dila dan membuat hatimu terbagi..... sekarang fokus lah hanya pada dila karena Alika mu tidak akan pernah kembali" suara lantang papa hendra menggema di seluruh ruangan
Galang mulai mencerna perkataan orangtuanya itu dan mulai saat itu dia berusaha melupakan mantan istrinya yang ia sangka berselingkuh
*
*
*
wanita cantik yang baru menyandang status janda itu kini tengah berjalan dengan anggunnya memasuki lobby perusahaan milik mantan mertuanya.sebagian dari mereka memang sudah mengenal Alika ,bahkan gosip tentang perceraiannya dengan Galang pun sudah terdengar ditelinga mereka.ada yang mencuri pandang kearahnya adapula yang yang berbisik tentangnya tapi dia seolah tak peduli dia terus melangkah hingga sampailah dia dimuka lift.
__ADS_1
saat menunggu lift terbuka Alika berpapasan dengan vivi sekretaris Galang
"siang mbak Alika.... apa mau bertemu pak Galang" tanya Vivi heran, karena sepengetahuannya mereka sudah bercerai lalu untuk apa mantan istri bos nya itu datang kesini
"tidak.... aku ada perlu dengan papa,oh ya Vi tolong jangan beritahu mas Galang aku disini...." Alika pun tersenyum kearah Vivi dan Vivi mengangguk.
tapi tanpa disadari Alika bahwa sedari tadi ada seorang lelaki yang ikut mendengar percakapannya dengan Vivi
tak menunggu waktu lama kini Alika berada dimuka pintu tujuannya,ia pun menghampiri sekretaris papa hendra untuk meminta ijin masuk kedalam.dengan ramah sekretaris itu pun mengetuk pintu lalu membukakan pintu itu setelahnya
sosok yang ingin ditemuinya kini berada di hadapannya.bulir itu pun tanpa permisi luruh saat melihat mantan mertuanya tersenyum padanya
"papa....maaf aku terbawa emosi," alika mulai mengusap pipinya yang basah
"apa yang membawamu hingga datang kesini.... apakah Galang mengusikmu?"
Alika menggeleng kemudian ia memberikan map yang dibawanya kepada mantan mertuanya itu.papa hendra menerima map itu lalu membukanya sekilas setelahnya ia pun menatap Alika yang duduk disampingnya itu
"aku kembalikan yang bukan menjadi hak ku pa,aku tidak butuh semua itu"
"ini hak mu jadi tidak usah kamu kembalikan,tempatilah rumah itu atau apartemennya karena semua sudah menjadi milikmu"
__ADS_1
"papa mau menyayat hatiku....!!!
"maksudnya....."
"apa papa lupa dirumah itu aku kehilangan janin ku, dirumah itu pula aku merasakan menjadi wanita kedua yang harus mau menerima kehadiran madunya.... jangankan menempati bahkan hanya untuk melihatnya saja aku tidak sanggup dan apartemen itu,aku masih ingat betul dulu saat mas Galang menghadiahkannya untukku....aku ingin mengubur semua masalalu itu pa" air mata yang sempat terhenti itu pun kini menggalir lagi
"maaf bukan itu maksud papa, semua ini milikmu jika kamu tidak ingin menempatinya maka kamu bisa menjualnya.... dan Galang tidak ada hak untuk melarangnya"
"pa....aku menolaknya,aku tidak ingin semua ini cukup biarkan aku menjalani kehidupan ku yang baru.... terimakasih atas support yang papa berikan untukku selama ini" ucap Alika sungguh-sungguh
papa hendra memandang mantan menantunya itu penuh haru, andai anaknya tak melakukan poligami pasti menantu idaman seperti Alika masih tetap diposisi nya
ternyata ada orang yang mencuri dengar pembicaraan itu (siapakah dia??? nanti dulu ya 🤔🤔🤔🤔)
########
💞💞💞 happy reading guys
🤗🤗🤗 real life lagi sibuk banget jadi agak telat up-nya
😇😇 jangan lupa tolong sematkan line-nya ya guys
__ADS_1