Wanita Kedua

Wanita Kedua
kak jemput aku....bawa aku bersamamu


__ADS_3

POV Alika


Aku merasakan pusing di kepalaku.... rasanya tubuhku sangat lemas


Aku mengerjapkan kedua mataku.... memindai seluruh ruangan yang kini aku tengah berbaring di atas ranjangnya


Dimanakah aku sekarang


Oh ya....aku sedang di culik oleh mas Galang


Lelaki yang pernah menjadi suamiku empat tahun lalu


Bodoh....aku merutuki kebodohanku sendiri karena abai dengan peringatan Mala. Benar kata Mala jika sekarang mas Galang sudah berubah menjadi lelaki yang tega juga kejam


Lelaki yang dulu pernah aku cintai sepenuh hati lalu dengan alasan terpaksa ia menikahi seorang janda sebelum pernikahan kami berlangsung dan secara tidak langsung menjadikan ku wanita kedua di kehidupannya


Kini usai kak Teguh meninggal juga mbak Dila yang pergi meninggalkannya ia ingin kembali lagi bersamaku


Tidak....aku tidak bisa. Aku cukup terluka di pernikahan kami dulu....rasa trauma menelusup hatiku saat dengan terang terangan dia bilang ingin menikahi ku usai meninggalnya suami kedua ku ....kak Teguh


Aku takut terluka lagi....dulu saat dia bilang cinta nya hanya untukku nyatanya ia pun sanggup berbagi raga juga hati kepada wanita lain.... meskipun di awal pernikahannya terpaksa tapi nyatanya ia pun sanggup melukai hatiku


Salah kah aku jika tak ingin kembali!!!!


Kak....aku butuh kamu, andai Tuhan tak memanggil mu secepat ini mungkin saat ini kamu akan menjagaku. Mungkin aku tak akan berada di situasi ini


Aku menangis lagi.... ku usap lelehan air mata yang membasahi pipiku


Perih...


Pipiku terasa perih.... lalu tangan ini, kenapa di balut perban???


oh ya semalam pecahan piring itu mampu melukai tangan ku meski tak dalam


Perlahan aku pun mulai mendudukkan tubuhku


Seketika mata ku pun melihat sesuatu yang lain di tubuh ku....


ini bukan bajuku.... siapa yang menggantinya


Lancang.... apa yang sudah dilakukannya saat aku tak sadar semalam


Aku merasakan nyeri di payudara ku.... perlahan ku sentuh dengan tangan ku... basah, ASI ku merembes


Anaya ku pasti kehausan sekarang....

__ADS_1


Dimana dia.... apa benar mas Galang pun sudah menculiknya


Ya Allah tolong jaga putri ku.... lindungi lah dia dari orang orang yang berniat jahat padanya


Dia kelemahan juga kekuatan ku....aku tak ingin terjadi hal buruk padanya


Perlahan aku membuka kancing baju ini.... dan aku lagi lagi tersentak saat melihat bra yang ku pakai


"apa yang sudah kamu lakukan mas...." lirih ku dengan air mata yang terus mengalir ke pipiku


Aku harus menanyakannya pada mas Galang siapa yang mengganti bajuku.... lalu apa yang sudah ia lakukan padaku saat aku pingsan tadi


Ku lihat jam dinding ternyata masih pukul empat subuh


Apa yang harus aku lakukan sekarang....aku sedang menata diri juga hatiku


Perlahan aku pun turun dari pembaringan...aku melangkah menuju gorden yang menutupi jendela.... mungkin aku bisa keluar lewat sana


Ku sibak gorden berwarna coklat emas itu,gelap.... matahari belum terbit di ufuk timur


Aku mengamati sekitar dan ternyata jendela ini di palang kayu diluar sana....aku pun berlalu dari sana dan perlahan menuju pintu


Ku intip celahnya ternyata pintu di kunci dari luar


"sial...."


Klek.... pintu kamar terbuka


Derap langkah mengayun perlahan mendekati ku tak lama aku merasakannya duduk di samping ku....ia membelai rambut ku


Ingin rasanya aku mematahkan tangannya yang dengan lancang menyentuh ku tapi ku tahan....aku tidak mau gegabah....aku harus tau apa yang ia rencanakan


"kamu tidur sangat pulas sayang..... rasanya aku ingin memelukmu erat agar bisa ikut berlayar di alam mimpimu" ucapnya....ya dia mantan suami ku mas Galang


tak lama ponselnya berbunyi....aku harus tetap pura pura tidur untuk mendengarkan percakapannya


"ya.... bagaimana, apa kamu tau dimana Mala menyembunyikan bayi itu"


"bodoh.... tidak bisakah kamu mencari tahu, aku sudah membayar mahal untuk itu"


.......


"oke.... berikan aku kabar baik besok,aku ingin bayi itu sudah ada di kendali ku sebelum pernikahan ku nanti agar Alika tidak bisa berkutik"


.........

__ADS_1


"oke....aku tunggu kabarmu, Dewi.... lakukan perintah ku dengan apik dan akan ada tambahan untukmu"


Tenggorokan ku rasanya tercekat.... tidak salah kah apa yang baru saja aku dengar, jadi benar Dewi bersekongkol dengan mas Galang


Tega kamu Dewi, kamu korbankan kepercayaan ku untuk sebuah uang


Ya UANG.... bisa membeli apapun termasuk kepercayaan


Ya Allah siapa kini bisa ku percaya


Dan apa yang ku dengar tadi.... Anaya ku masih aman, Alhamdulillah tolong lindungi dia ya Allah


Deru nafas terasa hangat di pipi kiri ku.... segera aku membuka mata dan ternyata mantan suami ku itu ingin mencium ku


Plaaakkk.....


"kurang ajar kamu mas.... mau apa kamu, mau menyentuh ku...." segera aku menjauh darinya,aku beringsut duduk di pojokan ranjang menjauh darinya


Ada rasa takut saat aku melihat wajahnya yang merah padam. Mengingat semalam pun dia tega berbuat kasar padaku


Mas Galang menatap ku tajam setelahnya dengan beringas ia menarik kaki ku yang ku tekuk hingga membuat aku terseret mendekat padanya


Segera dia mengungkung ku....aku yang merasa tubuhku lemah pun serasa tak mampu melawan kuatnya tangannya yang kini mencengkram erat kedua lengan ku


"kamu sudah bangun Al....." tanyanya dengan nada tinggi,aku tak menjawab aku bergeming menatapnya dengan tatapan kemarahan


"dengar sayang..... tolong menurut lah agar aku tidak berbuat kasar padamu....aku benci melakukannya tapi sepertinya kamu selalu memancing emosi ku.... apa kamu ingin tahu apa yang bisa aku lakukan padamu" wajahnya begitu menakutkan bagi ku, tak pernah aku diperlakukan sekasar ini sebelumnya olehnya


Cinta mampu merubah sifat seseorang tapi apakah harus seperti ini merubahnya....


Lelaki yang dulu begitu mencintaiku dengan tulus kini....cinta kah ini? Jika cinta tak mungkin dia menyakiti


Aku bersanding dengannya dulu karena cinta tapi jika kini dia memintaku bersanding lagi di depan penghulu itu bukan lagi karena cinta.... cintaku, sayang ku untuknya sudah hilang seiring dengan aku menerima kak Teguh menjadi suamiku dulu


Kak Teguh.... lelaki penyayang yang mampu membuat ku merasa seperti seorang ratu dihatinya. Perhatian,kasih sayangnya juga cerewetnya membuat ku merasa nyaman bersamanya tapi saat bersama mas Galang jangankan bahagia justru rasa sesak yang kurasakan dulu


Ya Robb aku harus apa....aku tak kan sanggup bersanding lagi dengan lelaki di depanku ini


Air mata ku lagi lagi luruh tak terbendung...isakan pun kini saling menyahut keluar dari bibir ku


Perlahan kurasakan cengkraman tangannya mulai merenggang....aku tak ingin lagi melihat wajahnya,aku memalingkan wajah menolak menatap wajahnya


Ia melepaskan tangannya dari tubuh ku.....ku lihat dia mengusap kasar wajahnya lalu setelahnya mantan suami ku itu berteriak seraya mengacak rambutnya


"aaaakkhh..... sesulit itu Al kamu menerima ku lagi....aku masih mencintaimu.... dan aku janji akan memperlakukan mu dengan sangat baik setelah kita menikah nanti... apa susahnya sih.... jangan berkeras kepala atau aku akan menjadi monster untukmu" teriaknya lalu segera berlalu dan menutup pintu kamar dengan sangat keras

__ADS_1


Sedangkan aku terus menangis.... entah bagaimana aku melukiskan perasaan ku saat ini....aku hancur....aku ingin pergi dari sini


"kak....kak..... jemput aku,bawa aku bersama mu"


__ADS_2