
Galang menahan kedua pundak Alika agar dia tak bisa beranjak dari tempat duduknya, Galang saat ini masih berada dibelakang mantan istrinya itu seusai menggeser kursi untuk alika tadi
"duduklah....aku sangat lapar, please....anggap ini permintaan terakhir ku" ucap Galang sendu
Alika mendongak menatap wajah Galang baru kemudian ia menarik nafas dalam-dalam dan setelahnya ia pun mengangguk.melihat Alika mengangguk Galang pun meminta Alika menunggu nya sebentar,ia beralasan ingin memesan makanan.galang pun melenggang pergi meninggalkan Alika sendiri di sana
sekuat tenaga Alika menahan diri agar air matanya jangan sampai luruh disana,ditempat semua kenangan indah saat dia bersama Galang.ditempat ini mereka dulu sering menghabiskan waktu makan siang bersama, bersenda gurau bersama dan tempat Galang dengan gagahnya melamar Alika dihadapan ramainya pengunjung saat itu.
Alika terus melamun hingga tanpa sadar Galang sudah duduk di hadapannya dan memperhatikannya pula.
"permisi ini pesanannya kak" seorang pramusaji datang membawa 2 piring nasi goreng seafood dan 2 gelas jus jeruk disamping meja keduanya
Alika terperanjat,ia yang sedari tadi melamun pun kaget mendapati mantan suaminya sudah duduk didepannya dan lagi-lagi apa yang dibawa oleh pramusaji itu juga mengusiknya, itu adalah makanan favorit mereka saat berada di sini.
pramusaji itu lalu meletakkan pesanan Galang dimeja itu setelahnya ia beranjak pergi.keheningan masih terjadi di antara mereka berdua, Alika pun hanya menatap nasi goreng seafood itu tanpa sedikitpun menyentuhnya
"ayo makanlah jangan dipandang saja, nasi goreng itu tidak akan datang sendiri menghampiri mu...." ucap Galang lalu mengambil sendok dan mulai menyendok nasi goreng itu tapi ia mengarahkan sendoknya bukan untuk dirinya tapi malah ia tujukan untuk alika
Alika yang masih terbawa perasaan pun dengan sadar membuka mulutnya dan menerima suapan pertama dari galang hingga beberapa saat keduanya sudah menghabiskan nasi goreng dengan cara yang biasa mereka lakukan dulu yaitu suap-suapan
"seharusnya kita tidak melakukan ini mas... kita sudah tidak punya hubungan apapun sekarang" tutur alika setelah keduanya meminum jus jeruk itu
__ADS_1
"anggaplah ini terakhir kita melakukan ini.... sayang kenapa kamu melakukan ini semua?" tanya galang dengan tatapan mengintimidasi
"mas jangan panggil aku seperti itu lagi,kita--
belum lagi Alika melanjutkan perkataannya Galang sudah bersimpuh dihadapannya,alika terbelalak melihat perilaku Galang apalagi kini Galang meraih kedua tangannya dengan mata berkaca-kaca
"mas apa yang kamu lakukan.... banyak...." Alika melihat sekeliling dan dia baru menyadari kalau cafe yang sebelumnya ramai pengunjung itu kini tak ada seorangpun di sekelilingnya,ia lalu menatap Galang dan Galang pun menjawab
"cafe ini sudah ku sewa untuk kita berdua, sayang mengapa kamu lakukan ini kepada ku... kenapa kamu membohongiku"
"apa maksudmu aku tidak mengerti" Alika mengalihkan pandangannya,
mata alika membulat mendengar perkataan Galang, tapi dia juga tidak sanggup lagi jika harus berpura pura toh mereka berdua sudah bercerai
"a-ku... a-ku tidak sanggup menjalani po-li-gami mas....aku me-nye-rah,aku tidak sanggup.... huhuhu"
akhirnya tangis yang ia tahan dari tadi tumpah
"maaf... maaf... maaf aku salah" Galang pun kini ikut berurai air mata mendengar jawab Alika
"a-ku me-nye-rah.....aku tidak sanggup melihatmu bersama wanita lain... kenapa kamu tega sama a-ku mas... anak ku pun jadi korban..... huhuhu"
__ADS_1
"maafkan aku sayang jika aku begitu melukai perasaan mu,aku masih sangat mencintai mu,aku belum ikhlas dengan perpisahan kita....aku masih ingin kamu disisiku" Galang pun mulai memeluk tubuh Alika, Alika hanya pasrah menerima pelukan itu
"aku juga masih mencintaimu mas, tapi maaf aku tidak sanggup menjalani po-li-gami.... cintai dan sayangi dila, jangan bagi hatimu lagi....aku mundur...." Galang mulai mengurai pelukannya lalu merangkum wajah cantik Alika yang sudah basah oleh air mata dengan kedua telapak tangannya
"kamu ingat disini aku meminta mu menjadi kekasih hatiku, disini kita banyak melewati masa bahagia kita.... tapi hari ini aku Galang Hendriansyah justru memberikan kesedihan untuk mu,....aku mencintaimu... mencintaimu Alika Pratiwi....." lugas Galang masih merangkum wajah mantan istrinya itu
"mas cukup hentikan semua ini, ini salah....kita harus menata hidup masing-masing.berjanjilah padaku jaga siapapun yang menjadi istrimu sekarang.... jangan sakiti hatinya dengan rasamu untukku...." perlahan Alika melepas kedua tangan Galang yang masih berada di wajahnya
"aku akan pergi dari kota ini setelah dila melahirkan....aku juga tidak sanggup berada di kota ini lagi.... disini aku hanya akan mengingat betapa bodohnya aku melukai wanita yang sangat kucintai, tapi aku mohon jawab pertanyaan ku ini....."
"apa??...."
"katakan padaku apakah benar kamu masih mencintaiku... tolong jujur sayang"
"Galang Hendriansyah dengarkan aku Alika Pratiwi masih sangat mencintai mu tapi maaf hubungan kita cukup sampai disini"
"terimakasih pernyataan mu melegakan hati ku, tapi berjanjilah suatu saat nanti jika takdir mempertemukan kita saat kita sama-sama sendiri....aku mohon jangan pernah menolak ku karena disaat itu aku berjanji jiwa dan raga ku hanya untukmu seorang"
Alika terus menggelengkan kepalanya,ia tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh Galang, tapi Galang bergeming ia masih percaya Alika lah takdir cintanya
------------
__ADS_1