
"yakin....!!!!" tanya Alika dengan tatapan mengintimidasi pada Giany
"ya-ya-kin...." ucapnya terbata
"aku percaya Al sama Giany kalau dia tidak akan memberi tahu Galang tentang keberadaan mu di sini....aku jaminannya, jika Giany berbohong maka hubungan kami sebagai taruhannya...." lugas leo, tangannya menggenggam erat tangan Giany
"kamu kok sampai segitunya sih.... lalu apa hubungannya hubungan kita sama mbak Alika" tanya Giany kesal"
"honey.... Alika dan aku udah berteman lama sekali, bukan hanya dengan Alika tapi juga almarhum Teguh dan juga Mala.... jadi tolong kamu juga jaga persahabatan kami ya....." Leo menatap pasti wajah giany lalu dibalas anggukan kepala oleh giany
Beberapa saat setelahnya mereka bertiga pun mulai memesan makanan juga minuman karena Leo merasa sangat lapar setelah menjemput giany di bandara tadi
Hari beranjak sore, Alika yang merasa Anaya sudah mulai tak nyaman pun berucap pamit pada sepasang kekasih itu
"Leo....aku balik dulu ya.... sepertinya Anaya sudah mulai rewel" Alika segera meraih tasnya lalu membereskan beberapa barang Anaya
"tunggu Al jangan pulang dulu....aku mau minta tolong sama kamu...." ucap leo
"apa Yo.... selama aku bisa aku akan bantu" Alika pun kembali duduk lalu mulai memandang ke arah Leo
"selama Giany disini tolong biarkan dia tinggal di rumah mu ya....."
"di rumah ku???"
"kamu apa apaan sih.... kenapa harus di rumah mbak Alika, kenapa gak di hotel aja...." ketus Giany
"honey.... kalau kamu ada di rumah Alika aku nya bisa tenang....beda kalau kamu nginep di hotel, aku jadi gak bisa mantau kamu...."
"emangnya aku mau kemana kalau gak sama kamu.... jangan mikir aneh aneh deh,"
__ADS_1
"honey.... dengerin ya, selama kamu di sini kamu itu tanggung jawabku...aku akan pastikan kamu datang ke sini dalam keadaan selamat juga pulang dalam keadaan yang sama...aku gak mau main main sama keselamatan kamu...."
Giany terdiam bingung bagaimana caranya dia untuk membujuk leo agar tak membuatnya menginap di rumah Alika....ia takut jikalau Alika akan membalas apa yang dulu pernah dilakukannya pada Alika
Seulas senyum justru terbit dari wajah Alika....ada desir yang seakan mengalir di setiap aliran darahnya melihat sikap perhatian Leo pada Giany. Ada rasa cemburu yang terbesit di hatinya karena kini ia tak mendapatkan lagi perhatian seperti yang kini di dapatkan oleh giany.... perhatian itu dulu pernah di rasakan nya dari teguh... hatinya nelangsa... kenapa lelaki yang pernah memberikan perhatian padanya itu dipanggil begitu cepat oleh sang pemilik kehidupan....
"ya Al.... bolehkan!!" tanya leo menyadarkan Alika dari lamunannya
"oh.... terserah, kalau Gi mau menginap di gubuk ku ya akunya sih gak papa!" ucap Alika seraya tersenyum manis kepada Leo
"honey....!!!" netra leo menatap manik mata Giany meminta jawaban darinya dan akhirnya giany pun menyetujui keinginan leo toh ini juga untuk keselamatannya
Mereka bertiga akhirnya beranjak dari cafe tersebut dengan menaiki mobil yang dikendarai oleh Leo
Hening tak ada yang bersuara di dalam sana... hanya Anaya yang sesekali mengoceh dengan mamanya, bayi perempuan itu tak henti hentinya membuat Alika tersenyum dengan tingkahnya yang menggemaskan juga wajahnya yang memiliki banyak kemiripan dengan teguh membuat Alika selalu tersenyum memandangnya
Hampir tiga puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah Alika
Suasana asri jelas terlihat dari sudut mata Giany saat melihat di depan rumah alika banyak bunga bunga beraneka ragam juga warna yang tertata rapi di sepanjang teras juga sebuah pohon belimbing yang berukuran sedang terletak di sisi pojok halaman rumah itu sedang dibawanya ada ayunan juga kursi yang tertata di sana
"honey....ayo turun" leo membukakan pintu mobil untuk Giany karena alika juga Anaya sudah masuk ke dalam rumah sedangkan Giany matanya masih awas melihat sekitar rumah Alika tersebut
Giany segera menoleh ke arah leo yang berada di luar pintu mobil itu lalu setelahnya ia pun mengikuti langkah leo yang mulai masuk ke dalam rumah tersebut
Tak ada siapapun di ruang tamu hanya leo juga Giany sedangkan Alika sang pemilik rumah tak kelihatan
Leo mengajak Giany duduk di sana sembari menunggu kedatangan Alika yang entah dimana....tak lama mbok sum keluar dari dalam rumah menuju ruang tamu
"assalamualaikum...." mbok sum memberi salam pada keduanya lalu setelahnya mereka pun menjawab salam tersebut
__ADS_1
"honey.... kenalin mbok sum, dia yang tinggal sama Alika" leo menunjuk mbok sum lalu setelahnya mbok sum pun mengulurkan tangannya juga dibalas uluran tangan oleh giany
"saya mbok sum... saya yang bekerja di sini, kalau mbak butuh sesuatu panggil saja saya"
"saya Giany mbok...."
"lho siapa... Giany...."
"ya mbok namanya giany...." jawab leo
"ah enggak kok.... tadi mas leo gak bilang Giany....tapi siapa yaaaa tadi...." mbok sum mengaruk kepalanya yang tak gatal itu setelahnya "ah iya.... honey....ya honey bukan Giany... " seloroh mbok sum lalu membuat leo tertawa lepas dibuatnya sedangkan Giany dia menunduk malu
"hahahaha...mbok...mbok.... kamu ini ada ada aja" sejenak Leo menghentikan tawanya "honey itu panggilan sayang saya ke Giany"
"Oalah....mas leo itu ada ada saja manggilnya, ya sudah sini kopernya mbok bawa masuk dulu ke kamar" mbok sum segera meraih koper yang berada di ruang tamu lalu membawanya ke dalam tak lama mbok sum kembali dengan membawa dua gelas air putih untuk giany dan leo
"maaf mas leo... mbak Alika sedang di kamar lagi ngelonin Anaya.... kata mbak Alika gak usah di tunggu kalau mas leo mau pulang silahkan, mbak giany nya aman di sini " ucap mbok sum setelah meletakkan air putih ke atas meja
Tak berlama-lama akhirnya leo pun pulang meninggalkan giany di rumah Alika karena leo pun merasa capek juga dia yakin di rumah Alika nantinya kekasihnya itu akan aman....
*******
"sayang..... perhatikan spion di sebelah kamu sepertinya ada yang mengikuti kita.... mobil warna hitam jarak satu mobil di belakang kita " Dani memberi tahu Mala yang berada di sampingnya agar melihat kaca spion di sampingnya
"iya mas.... terus ini gimana...." tanya mala panik
"sayang ini kamu buka handphone aku..... cari kontak namanya Jarwo segera hubungi dia...." tak menunggu lama Mala pun melakukan apa yang di suruh oleh Dani saat panggilan mulai terhubung segera Mala me-loudspiker panggilan tersebut
"ada apa bos...." tanya suara lelaki diseberang sana
__ADS_1
"bantu aku....ada yang membututi mobil ku"