Wanita Kedua

Wanita Kedua
maaf aku menyerah


__ADS_3

teguh yang merasa kesal karena perkataan bu ratna pun menarik kasar tangan Alika agar menjauh dari sana.alika tersentak,ia kaget baru kali ini teguh terlihat semarah itu.belum lagi keduanya beranjak dari tempatnya seorang perawat membuka pintu lalu memanggil sebuah nama


"maaf apa ada yang namanya teguh.... pasien sudah sadar dan terus memanggil nama teguh" ucap perawat perempuan itu lalu matanya menatap satu persatu raga yang ada disana


teguh bergeming ia terus berjalan menarik tangan Alika agar secepatnya menjauh dari tempat itu


pak Hendra dan bu ratna pun tak mampu menghentikan langkah teguh dan Alika


🌼


🌼


kini sepasang pengantin baru itu pun duduk bersebelahan di bangku taman.mereka masih diam sibuk dengan pikirannya masing-masing.


Alika yang binggung harus percaya siapa dan teguh yang takut kalau istrinya itu percaya ucapan mantan mertuanya itu


"Wi....kamu sudah tahu aku seperti apa dan siapa yang kucintai selama ini, percuma kalaupun aku berteriak sekuat apapun mengatakan kalau giany dan keluarganya berbohong tapi kamu meragukanku...." ucap teguh pasrah,dia bukan lelaki yang pandai merangkai kata untuk meyakinkan istrinya itu


Alika masih diam, sejenak kemudian ia pun mulai menilai suaminya itu dengan hati kecilnya.lelaki yang sudah berjuang cukup lama untuk meluluhkan hatinya apa mungkin sanggup menduakan cintanya.ditatapnya kini wajah rupawan yang terlihat sendu itu lalu tanpa malu Alika pun memeluk tubuh kekar sahabat yang kini menjadi suaminya itu.


teguh kaget dengan perlakuan Alika tapi sedetik kemudian senyum pun terbit dari kedua sudut bibirnya "terimakasih sudah mempercayai ku....aku tidak bohong Wi, mereka lah yang berbohong" ucap teguh lalu tangannya mengusap kepala Alika yang kini bersandar di dadanya


"aku belum 100% percaya loh kak.... jangan kepedean" ucap Alika dengan nada menggoda


dilonggarkan nya kini pelukan itu lalu teguh pun meraih dagu Alika dengan jemarinya "mau dibuktikan seperti apapun,aku tidak takut....aku hanya cinta dan tidur dengan Alika Pratiwi" lalu diciumnya bibir itu sekilas


"mas, mbak kalau mau mesra mesra an jangan disini.disini banyak anak kecil....sono dirumah" tegur ibu-ibu dengan ketusnya, karena memang ini ditempat umum terlebih banyak anak kecil yang bermain-main disini


teguh pun lantas menggandeng tangan istrinya untuk pergi dari taman itu.mencium Alika sekilas saja sudah membangkitkan gairahnya.mereka yang masih pengantin baru pun secepatnya pulang untuk bisa segera menuntaskan gairah yang ditahan keduanya sedari tadi.


*

__ADS_1


*


*


*


dilain tempat, Galang yang sudah tiga hari ini tak pulang ke rumah dila karena masalah giany pun kini sudah berada di halaman rumahnya.nampak pak sopir yang bernama Bejo pun datang kearahnya dengan tergesa-gesa


"kok sepi pak, kemana anak dan istri saya" tanya Galang saat pak Bejo sudah berada tepat di depannya


"ibu pergi pak sejak bapak pergi waktu itu" jawab pak Bejo


"APA.... pergi??" tanya Galang memastikan, lalu pak Bejo pun mengangguk menjawab tanya majikannya


"Bu Dila tidak mau saya antar, beliau berkeras untuk menggunakan jasa taksi online" ucap pak Bejo lagi, dia sebenarnya takut dimarahi majikannya itu karena membiarkan istri majikannya pergi dengan taksi online.


Galang pun segera meraih ponselnya disaku celana sebelah kirinya lalu ia pun menghubungi nomor ponsel Dila istrinya tapi no itu tidak aktif.galang yang sudah mendapatkan kunci rumah dari pak Bejo pun segera membuka pintu rumahnya itu, dilangkahkan kakinya kedalam rumah hingga langkahnya terhenti saat melihat sebuah surat ditempel didepan pintu kamarnya.


teruntuk suamiku


maafkan aku jika hadirku menjadi penghalang kebahagiaan mu mas,


aku mendengar semua percakapan mu dengan adikmu, maaf......


kembalilah dengan kekasih hatimu jika itu maumu,aku dan anak anakku akan menjauh agar tidak ada lagi yang menggangu hubungan kalian nantinya


maaf aku menyerah, ternyata pengabdian ku selama ini tidak ada artinya untukmu


ku kira setelah kehadiran thalia diantara kita kamu akan mencintai ku seperti kamu mencintai Alika tapi nyatanya aku salah, saat giany meminta mu kembali dengan mantan istrimu itu tanpa ijin ku kamu pun pergi meninggalkan kami


maaf sekali lagi aku minta maaf atas hadirku dikehidupan mu

__ADS_1


Nadila Fitria


Galang pun kaget membaca surat yang ditinggalkan oleh istrinya itu, diusapnya kasar wajahnya dengan kedua telapak tangannya.ada kekecewaan dirasakannya, mengapa Dila tak meminta ijinnya untuk pergi.ya istrinya itu pasti pulang ke rumah orangtuanya, pikir Galang.


tak menunggu lama Galang pun segera memanggil pak Bejo untuk mengantarkannya ke rumah mertuanya.lengan Galang yang masih terasa sakit membuatnya tak berani mengendarai mobil sendiri, saat tadi datang kesini pun dia menggunakan sopir pribadi keluarganya .terlebih jarak yang jauh antara kota tempat tinggalnya dan kota orangtuanya yang membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam lamanya.


tiga hari lalu Dila yang mendengar percakapan Galang dan giany lewat telepon itu pun jadi gelisah, berbagai tanya memenuhi otaknya.dalam pemikiran dila suaminya itu akan membantu giany membatalkan pernikahan Alika.


rasa lelah pun kini menjalar di raganya.lelah karena nyatanya sampai detik ini dia hanya menjadi wanita kedua di hati suaminya itu.tak ingin lagi hidup hanya sebagai bayangan, Dila pun membereskan semua pakaiannya dan juga kedua anaknya.


Albi yang sudah mulai beranjak besar pun banyak melontar tanya kepada bundanya itu


"Bun.... mau kemana? kok baju Albi dan adek bunda masukin koper" tanya Albi kepada bundanya itu


Dila yang sudah tak sanggup menahan tangisnya pun mulai memeluk kedua buah hatinya itu.... setelahnya ia menciumi kedua pipi Albi dan thalia


"eeemmm.... sayang kita kerumah kakek dulu ya.... ayah gak di rumah, bunda takut sendirian di sini" dila pun mulai berbohong kepada anak anaknya itu agar mereka mau ikut dengannya tanpa banyak tanya lagi


Albi dan thalia yang notabene anak penurut pun tanpa banyak tanya lagi ikut kemanapun bundanya itu pergi.


pak adji yang sedang duduk santai di depan rumahnya pun kaget saat melihat sebuah mobil yang asing baginya memasuki halaman rumahnya, tak lama tiga raga beda usia yang begitu dikenalnya pun terlihat keluar dari disi mobil itu


"kakek.... " teriak albi dan thalia secara bersamaan lalu keduanya pun berlari kearah kakeknya itu yang juga membentangkan kedua tangannya untuk menyambut kedua cucu yang sangat dicintainya


Dila dibantu sopir taksi online itu untuk menurunkan empat buah kopernya dari dalam mobil.


suasana sore yang lumayan ramai orang membuat kehadiran Dila dengan koper kopernya pun mencuri pandang para tetangganya.banyak dari mereka yang berbisik tentang kondisi rumah tangga Dila seolah mereka lah yang paling tahu semuanya


💖💖💖💖💖


tinggalkan jejak like, coment and vote-nya ya guys

__ADS_1


__ADS_2