After Divorce

After Divorce
Pingsan


__ADS_3

“Kamu kan tau Shinta itu anaknya manja. Sejak kecil dia sudah ditinggal ibunya meninggal dunia dan sejak itu pula Shinta hidup berdua dengan ayah di rumah ini. Dia tidak mau bermain dengan siapapun kecuali dengan ayah. Bahkan dia jarang mau berbicara dengan orang lain. Hanya ayahlah teman satu-satunya. Walau pun dia sudah bersekolah bahkan sampai dia kuliah, dia masih sangat manja pada ayah. Sejak dia ditinggalkan ibunya, ayah berusaha keras membuat dia jangan sampai bersedih. Ayah tidak akan bisa melihat dia menangis. Jadi jangan sampai kamu membuat dia menangis karena kamu tau konsekuensinya kan. Ayah tidak segan-segan mengusir kamu kalau melihat dia sampai menangis. Dan perlu kamu tau, kamu datang kemari hanya membawa sehelai pakaian yang ada di badan kamu, jadi ketika kamu keluar dari rumah ini hanya pakaian yang ada di badan kamu yang kamu bawa pergi. Mengerti kamu kan?” ancam ayah mertuanya.


“Iya Yah, saya mengerti.”


Dengan langkah gontai Andre meninggalkan ruang istirahat ayah mertuanya menuju ke lantai satu ke ruang kerjanya kembali. Walaupun kehidupan Andre dari segi ekonomi terlihat berlebih, tapi dari batin Andre tidak merasakan kebahagiaan dalam berumah tangga. Dia selalu mendapat tekanan dari ayah mertuanya karena setiap dia bertengkar dengan istrinya pasti Shinta akan mengadukan pada ayahnya.


Kasih sayang ayahnya yang terlalu besar pada Shinta membuat Shinta sangat manja dan tidak mandiri. Bahkan ketika Shinta membuat kesalahan yang sangat fatal yaitu ketika dia berselingkuh dengan pacarnya, ayahnya sangat membelanya. Andre yang tidak tahan dengan kelakuan istrinya akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah karena dia sudah bosan dengan kehidupan yang sekarang ini. Tapi pada saat itu dia dijemput oleh ayah mertuanya dengan alasan Bastian tidak bisa hidup tanpa ayahnya. Andre yang kasihan dengan perkembangan mental anaknya akhirnya kembali lagi pulang ke rumah. Tapi sejak saat itu kehidupannya seperti hampa.


Andre berusaha untuk bangkit dari keterpurukan batinnya akibat kelakuan istrinya. Tapi walaupun sudah berusaha keras untuk menerima istrinya kembali tapi batinnya tetap menolak. Begitu ketemu dengan Widya, Andre seperti muda kembali. Benih-benih cinta yang dulu berlabuh di hatinya kini bersemi kembali. Sekarang dia telah menemukan cintanya yang telah hilang empat belas tahun yang lalu.


Di ruang kerjanya Andre banyak menghabiskan waktu mengenang masa berpacaran dengan Widya saat kuliah dulu.


Setelah duduk beberapa saat di kursi putarnya, Andre berjalan ke sebuah lemari yang terbuat dari besi. Dibukanya lemari itu dan diambilnya kotak hitam yang ada di lemari besi itu. Kotak hitam itu langsung dibawanya kemeja kerjanya.


Setelah dibuka gembok yang ada di kotak itu, Andre langsung mengeluarkan satu persatu isi kotak itu. Terlihat ada beberapa surat berwarna pink dan ada sebuah novel yang berjudul Ketika Cinta Bersemi Kembali. Sambil tersenyum Andre membuka isi surat itu. Kemudian saat membaca surat itu dia tersenyum-senyum sendiri. Setelah dibaca, surat itu disusunnya kembali ke dalam kotak lagi. Andri kemudian membuka novel dan pada halaman pertama terdapat tulisan tangan Widya yang isinya ‘Sampai kapanpun cintaku tidak akan pernah pudar sama seperti cerita di dalam novel ini.’ Andre dengan perasaan sedih menarik nafas sambil mengenang perjalanan cinta mereka empat belas tahun yang lalu. Batinnya sangat sakit ketika mengingat kenangan indah bersama Widya.

__ADS_1


‘Aku harap cinta kita akan terwujud sama seperti isi di novel ini,’ batin Andre sambil mengelus novel yang ada di tangannya.


***


Hari ini adalah hari terakhir semester ganjil karena besok sudah libur panjang. Sejak pagi Widya sudah mempersiapkan makanan yang dimasaknya sebelum subuh tadi untuk menyambut kedatangan Noval. Sengaja Widya memasak makanan kesukaan Noval yaitu sambal ikan teri dengan kacang tanah dan sayur daun ubi ditumbuk.


Setelah masakan selesai dimasak, Widya langsung pergi mandi karena hari ini dia akan menjemput Noval ke pesantren. Wajah lelah dan letih tidak terlihat sama sekali pada wajah Widya karena hari ini dia sangat bahagia bisa menjemput Noval untuk pulang ke rumah setelah enam bulan lamanya tinggal di pesantren. Widya sudah tidak sabar ingin menemui Noval dan membawanya pulang ke rumah.


Setiap dua minggu sekali Widya selalu pergi ke pesantren menemui putranya, tapi rasa rindunya belum terobati karena dia hanya bertemu anaknya dalam waktu beberapa jam saja. Tetapi hari ini dia akan menjemput Noval dan membawanya pulang ke rumah selama tiga minggu dan hidup bersama seperti dulu lagi ketika Noval masih SD.


***


Widya berangkat dengan bus yang pertama yaitu jam delapan pagi. Sebenarnya Widya sangat lelah karena sejak semalam Widya banyak pesanan keripik ubi sehingga Widya membuat keripik ubi sampai larut malam dan jam tidurnya pun hanya singkat. Tapi karena akan bertemu Noval rasa lelahnya hilang seketika yang ada rasa ingin segera ketemu putranya.


Sampai di tengah perjalanan bus yang dinaiki Widya tiba-tiba berhenti. Semua penumpang merasa heran karena tiba-tiba berhenti mendadak. Kemudian salah seorang penumpang bertanya pada sang supir. Ternyata ban depan bus bocor sehingga supir dan kernet harus mengganti dengan ban serep.

__ADS_1


Setelah hampir setengah jam lamanya baru bus kembali berjalan. Begitu sampai terminal Widya langsung mencari becak untuk sampai ke pesantren Noval.


***


Hari ini Andre yang akan menjemput Bastian ke sekolahnya karena Shinta sedang ada urusan. Dari kantor Andre langsung pergi ke sekolah anaknya. Setelah hampir setengah jam perjalanan, Andre pun sampai di area pesantren Bastian.


Andre yang baru turun dari mobil melihat dari kejauhan Noval keluar dari ruang kelasnya berjalan menyusuri area taman sendirian. Dari kejauhan Andre memperhatikan Noval yang berjalan seperti terhuyung-huyung. Andri langsung keluar dari mobil dan ingin mendekati Noval tapi tiba-tiba terlihat Noval tersungkur dan jatuh ke tanah.


Andre langsung berlari mendekati Noval dan mengangkatnya ke ruang UKS. Pada saat itu anak-anak yang di pesantren sebagian besar sudah dijemput oleh orang tuanya, hanya tinggal beberapa anak yang belum dijemput oleh orang tuanya termasuk Noval.


Sampai di ruang UKS Noval langsung diperiksa setelah petugas UKS. Selesai memeriksa Noval, Andri langsung bertanya.


“Gimana keadaan Noval, Pak?”


“Sebentar ya Pak.” Terlihat petugas UKS seperti kebingungan dan menelepon seseorang.

__ADS_1


Andre yang melihat Noval masih berbaring tidak sadarkan diri merasa bingung.


__ADS_2