After Divorce

After Divorce
AD BAB 78 - Pergilah, Biarkan Dia Mencari mu


__ADS_3

Hujan langsung turun begitu lebat ketika Jia dan Daniel sampai di gedung hotel. Mereka masuk melalui pintu samping, bukan lewat lobby utama.


Daniel lantas melepaskan topi Jia, memeriksa apakah Jia basah, tapi untunglah semua nampak baik-baik saja, baju Jia pun masih terlihat rapi. Meski di bagian lengan terlihat beberapa bekas tetes air.


"Kembalilah ke ruang HK, katakan pada pak Abbu untuk tidak usah menjemput. Nanti pulang bersama ku," ucap Daniel.


Setelah mengatakan tentang isi hatinya, kini Daniel tidak ingin kembali menahan. Dia akan terus menunjukkan perhatiannya pada sang wanita.


Namun langkah kakinya yang hendak melangkah terhenti ketika mendengar Jia menjawab ucapannya itu.


Jawaban sebuah penolakan.


"Tidak Tuan, tidak perlu mengantar ku. Aku sudah memiliki janji lain," balas Jia.


Alex sudah mengatakan jika dia akan menjemput dia. Maka nanti dia pun akan pulang bersama laki-laki itu, bukan yang lain.


Dan Daniel tidak langsung menanggapi, dia malah kembali menatap Jia lekat. Baginya tidak pernah ada penolakan.


Dia cukup yakin, jika janji yang disebut Jia adalah janjinya bersama Alex.


"Mau taruhan? dia tidak akan datang, apalagi hujan lebat begini. Ku rasa dia pun melupakan janjinya untuk menjemputmu," jawab Daniel kemudian.


Jawaban yang membuat Jia merasa tak nyaman, karena perasaan takut kembali dilupakan kembali menyeruak dengan perlahan.


"Jangan jatuh di lubang yang sama, jika dia tidak datang jangan menunggu. Pergilah dan biarkan dia mencari mu." timpal Daniel lagi.


Dia sungguh tidak ingin Jia kembali lemah. Ingin Jia bangkit dan menjadi sosok yang lebih kuat.


Setelah mengatakan itu Daniel pergi lebih dulu, namun sebelum benar-benar pergi dia mengusap puncak kepala Jia dengan sayang.

__ADS_1


Sementara Jia tidak bisa menghindar, karena pikirannya masih gamang.


Di luar sana hujan turun semakin lebat, bahkan mendung pun menghitam tanda hujan akan turun dalam jangka waktu yang lama.


Dan benar saja, hingga jam 3 sore hujan itu masih terus turun tanpa ada jeda.


Jia membuka ponselnya dan menghitung waktu.


Menunggu Alex menelponnya dan mengatakan jika dia sudah di depan.


Tapi hingga 15 menit waktu berlalu, tidak ada satupun panggilan ataupun pesan yang datang.


"Ji," panggil Lisa hingga membuyarkan lamunan ibu satu anak ini.


"Sepertinya hujan akan turun sampai malam. Aku akan pulang dengan memesan taksi, motor ku tinggal disini. Bagaimana dengan mu?" tanya Lisa.


"Aku masih menunggu Alex," jawab Jia jujur, bicara dengan nada pelan dan bibir tersenyum kecil.


Sementara Lisa langsung menghembuskan nafasnya berat.


"Mau menunggu sampai jam berapa? ini sudah termasuk terlambat, jangan menunggu lagi. Lebih baik kita pulang bersama." ajak Lisa.


Sama hal seperti Daniel, Lisa pun tidak ingin Jia kembali diperdaya dengan rasa cintanya. Hati Jia begitu lembut, mudah sekali untuk orang mempermainkan.


"Aku akan menunggu sebentar lagi, pulanglah lebih dulu," jawab Jia.


Lisa tidak bisa memaksa, akhirnya dia mengangguk kecil dan pergi meninggalkan Jia di ruang tunggu itu. Ruang tunggu khusus karyawan di dekat lobby utama.


Tak berselang lama setelah Lisa pergi, Daniel menghampiri dengan senyum di bibirnya.

__ADS_1


Sudah dia duga, Alex pasti tidak akan datang.


"Ayo pulang," ajak Daniel langsung tanpa basa basi.


"Jangan buat aku menarik mu," ledek Daniel, karena dia bicara dengan wajahnya yang menyebalkan di mata Jia.


"Aku akan pulang sendiri, aku sudah memesan taksi." jawab Jia.


"Batalkan saja apa susahnya, aku yang akan bayar ganti rugi."


"Aku tidak ingin pulang bersama mu."


"Kenapa? menjaga perasaan Alex, sekarang kalian sudah berpisah. Tidak perlu saling menjaga."


"Tapi kami sedang memperbaiki semuanya."


"Perbaiki lah, anggap saja aku supir mu."


Jia menarik dan membuang nafasnya pelan. Berbicara dengan Daniel benar-benar bukan hal yang mudah.


"Mau ku tarik?"


"Aku bisa jalan sendiri."


"Bagus." Daniel menyeringai, dia jalan lebih dulu dan anak itik manisnya mengikuti di belakang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_1


__ADS_2