
Terlihat sudah banyak warga yang hadir di tempat itu untuk melihat latihan bulutangkis. Begitu melihat kedatangan Niko dan Ririn semua perhatian tertuju pada mereka. Tidak sedikit yang senyum-senyum pada Niko. Niko yang merasa diperhatikan sengaja cuek saja.
Niko kemudian mengajak Ririn untuk duduk tidak jauh dari lapangan itu. Tidak lama kemudian Niko dihampiri oleh bu Susi yang merupakan tetangga dekat Niko.
“Mas Niko pintar ya mencari calon,” ucap bu Susi sambil tersenyum.
Orang yang berada di dekat mereka pun ikut tersenyum.
“Kapan rencananya mas Niko. Jangan lama-lama,” ucap Wahyudi sambil tertawa.
Niko dan Ririn hanya tersenyum saja mendengar gurauan orang yang ada di sekeliling mereka. Terlihat Ririn sangat senang mendengar ucapan orang yang ada di sekitar itu, sedangkan Niko biasa aja karena sedikit pun tidak ada perasaan suka di hati Niko pada Ririn.
Ririn adalah gadis yang sudah berumur. Dulu dia sempat punya pacar dan akan melangsungkan pernikahan tapi sebulan sebelum menikah pacarnya itu meninggal dunia dalam kecelakaan. Sejak saat itu Ririn langsung menutup diri dan tidak pernah mau berkenalan dengan lelaki. Kedua orang tuanya sudah berulang kali menjodohkannya dengan seorang pria bahkan pria yang dijodohkan oleh kedua orang tuanya adalah pria yang hebat dan lumayan kaya. Tapi tak satu pun yang singgah di hati Ririn karena pada saat itu Ririn belum move on dari kekasihnya.
Belakangan ini saat kedua orang tuanya dan ibunya Niko menjodohkan dengan Niko, Ririn menyetujuinya sementara Niko sendiri masih ragu dengan hal ini karena dia tidak yakin bisa mencintai Ririn. Niko juga tidak yakin bisa menjadi suami yang baik bagi Ririn karena yang ada di dalam hati Niko adalah Widya seorang. Niko belum bisa berpaling ke wanita lain.
Tidak lama kemudian latihan bulutangkis pun selesai Niko dan Ririn langsung pulang ke rumah. Keduanya berjalan kaki saling beriringan tetapi tidak saling berbicara. Keduanya banyak diam terutama Ririn yang terkenal sebagai gadis pendiam. Sejak kecil sampai dewasa Ririn terkenal sangat pendiam dan dia juga sangat tertutup kepada setiap orang. Wajahnya yang cantik dengan body yang tinggi semampai membuat banyak pria yang tergila-gila padanya tapi Ririn selalu menolaknya.
Ririn mempunyai prinsip bahwa hanya sekali berpacaran dan langsung menikah. Sehingga ketika memilih pacar dia benar-benar berhati-hati karena takut sampai membuatnya kecewa. Begitu tidak jadi menikah Ririn sempat depresi dan jiwanya sangat terganggu mendapat musibah yang begitu tiba-tiba.
Ririn sempat setahun tidak bekerja dan kedua orangnya bersusah payah membawanya berobat ke dokter jiwa. Bahkan pada saat itu ibunya Niko sempat mengurus Ririn di rumah abangnya karena ayahnya Ririn yang merupakan abang bu Tanti mengalami stroke selama 6 bulan. Bu Tanti merawat Ririn sampai sembuh sedangkan ibunya Ririn merawat ayahnya Ririn.
__ADS_1
Sejak saat itu hubungan keluarga Niko dan keluarga Ririn sangat dekat sehingga Ririn mau saat dijodohkan dengan Niko.
Kedua orang tua Ririn yakin bahwa jika Ririn menikah dengan Niko maka Ririn akan bahagia karena Niko terlihat sangat menyayangi Ririn. Niko yang menganggap Ririn sebagai adiknya sendiri merasa sayang pada Ririn, tapi sayang yang ditunjukkan Niko adalah sebatas kakak kepada adiknya.
***
Setelah keluarga Ririn pulang, Niko langsung masuk kamar dan merebahkan dirinya di atas tempat tidur. Tiba-tiba notifikasi ponsel Niko berbunyi dan saat dilihatnya terlihat pesan wa masuk dari Sidik. Niko langsung bangkit dari tidurnya dan membaca pesan wa tersebut. Ternyata isi pesan itu memberikan nomor ponsel Shinta.
Niko langsung melihat ke arah jam dan terlihat sudah jam sepuluh malam. Sebenarnya Niko ingin langsung mengirim foto Andre bersama Widya, tapi mengingat sudah malam akhirnya Niko mengurungkan niatnya.
‘Besok aja aku kirim foto itu pada Shinta.’
***
Seperti biasa setiap pagi setelah memakai pakaian kerja Andre langsung pergi ke meja makan untuk sarapan pagi. Terlihat Shinta sedang sibuk membereskan hidangan di meja makan. Tanpa basa-basi Andre langsung menyantap hidangan yang ada di meja makan itu. Sedangkan Shinta hanya duduk di depan Andre sambil memperhatikan Andre saat makan.
“Mas nanti pulang jam berapa?” tanya Shinta.
“Belum tau lagi Shinta. Memangnya ada apa Shinta?”
“Nggak ada apa-apa Mas. Aku hanya nanya aja,” ucap Shinta sambil tersenyum manis pada suaminya.
__ADS_1
Andre langsung meneguk air putih hangat. Setelah itu dia pun bangkit dari duduknya dan hendak berangkat kerja.
“Mas tunggu...” ucap Shinta mendekati suaminya.
Andre pun terdiam dan melihat ke arah istrinya. Shinta langsung merapikan dasi Andre. Andre hanya diam saja ketika tangan Shinta merapikan dasi di kemeja Andre. Sambil tersenyum senang terlihat Shinta merapikan dasi suaminya. Setelah selesai dirapikan, Andre langsung pamit pada istrinya untuk berangkat kerja.
“Aku berangkat kerja dulu Shinta,” ucap Andre dan langsung melangkahkan kakinya melewati ruang tamu.
Shinta langsung merangkul lengan suaminya dan berjalan menuju ke teras. Sampai di teras tanpa melihat Shinta, Andre langsung naik ke mobilnya. Shinta langsung cemberut melihat sikap suaminya yang sangat cuek padanya.
‘Kamu tidak pernah menghargai pengorbananku mas. Ingat ya Mas, suatu saat aku akan membalas semua sikapmu terhadapku,’ batin Shinta kesal.
Kemudian Shinta kembali ke meja makan untuk membereskan piring bekas sarapan suaminya. Walaupun ada bi Ija yang membereskan semuanya tapi Shinta sengaja melakukan ini semua dengan harapan suatu saat suaminya akan menghargai semua pengorbanannya dalam menyiapkan makanan buat suaminya. Terkadang Shinta sampai rela mengorbankan waktunya hanya untuk mempersiapkan makanan buat suaminya. Bahkan belakangan ini dia rajin melihat YouTube cara membuat makanan yang disukai oleh suaminya.
Sebelumnya Shinta tidak peduli dengan makanan suaminya karena bi Ijah yang selalu menyiapkan semuanya. Tapi sekarang ini setelah mengetahui suaminya menjalin hubungan dengan Widya, Shinta berusaha untuk memperbaiki sikapnya. Dia mulai memperhatikan suaminya padahal sebelumnya dia tidak peduli dengan suaminya. Dia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang dengan temannya dan juga dengan Bobby yang merupakan pacarnya. Tapi sejak Andre mengetahui perselingkuhan Shinta dengan Bobby, hubungan keduanya langsung putus.
Tapi belakangan ini Bobby sepertinya mengejar-ngejar Shinta padahal dulunya Shintalah yang mengejar-ngejar Bobby. Bahkan Shinta rela menghabiskan banyak uang untuk Bobby. Bobby yang masih menganggur tentu senang berhubungan dengan Shinta yang merupakan wanita kaya. Sehingga Bobby sering menguras uang Shinta. Shinta yang sangat mencintai Bobby tentu tidak merasa sayang atau rugi karena dari Bobby dia mendapatkan kebahagiaan batin.
Tanpa sepengetauan suaminya Shinta sering pergi jalan-jalan dengan Bobby dan menghabiskan banyak uang. Sedangkan Andre yang selalu sibuk dengan pekerjaannya tidak pernah memperhatikan Shinta. Andre selalu fokus dengan pekerjaannya bahkan pekerjaannya selalu di nomor satukan dari pada istrinya sendiri.
Hal inilah yang membuat Shinta mencari perhatian dan kasih sayang dari lelaki lain yaitu Bobby. Bobby yang tidak punya pekerjaan sangat senang berkenalan dengan Shinta karena semua keinginan Bobby selalu dituruti Shinta.
__ADS_1