Aqila Love Story

Aqila Love Story
Season 2 Bab 58


__ADS_3

“Demi cintaku padamu, aku akan meninggalkan semuanya yang aku miliki dan memulai hidup baru denganmu.” ~Edward~


.


.


.


“Ya, sejak dulu Khalid selalu patuh pada ayah. Semua yang ayah inginkan Khalid patuhi. Namun sekarang maaf ayah. Ayah dan Bunda memberi restu atau tidak, Khalid tetap akan menikah dengan Angel ” ujar Khalid dengan nafas menderu.


Khalid menarik tangan Angel dan berjalan meninggalkan ruang keluarga. Sebelum meraih pintu pembatas suara teriakan Raja membuat langkah keduanya berhenti.


“Satu langkah lagi kamu keluar Khalid, Ayah coret kamu dari penerus kerajaan dan keluarga kita,” teriaknya murka.


Keduanya berhenti. Bahkan Angel sampai mempererat pegangan tangan keduanya. Gadis itu menunduk takut. Inilah yang ia takuti sejak dulu. Berhubungan dengan penerus kerajaan dengan dirinya yang hanya seorang Dokter yang yatim piatu. Membuat dirinya takut dan ingin mundur. Namun karena support dan keyakinan dari Khalid lah yang membuatnya meneruskan hubungan ini.


Bagaimanapun Angel memang sangat mencintai Khalid begitu pun sebaliknya. Angel tak pernah memandang sedikitpun harta Khalid. Bahkan dia menolak uang pemberian Khalid setiap bulannya.


Lamunan Angel buyar ketika merasakan tangannya ditarik oleh kekasihnya, Angel menaikkan kepalanya menatap wajah kekasihnya.


Angel menggeleng lemah. Menandakan jangan melangkah lagi. Namun tatapan mata teduh Khalid yang yakin membuatnya mempercayakan semua pada kekasihnya. Dengan rasa percaya diri, Khalid melangkah kembali meninggalkan ruang keluarga.


Lalu setelah kepergian Khalid dan Angel, Ratu langsung tak sadarkan diri dipelukan Raja. Kemarahan Raja menguap ketika melihat istrinya pingsan. Dirinya langsung membopong ratu menuju kamarnya dan memanggil tabib kerajaan.


--*--


Khalid membawa Angel pergi dari Arab dengan bantuan nenek dari bundanya. Bunda Khalid adalah wanita keturunan Australia yang sudah masuk islam. Sama-sama keturunan kerajaan Australia. Dari awal kenal dengan Ayah Khalid, Ratu sudah memeluk agama islam. Jadi jalan cinta keduanya direstui oleh pihak kerajaan.


Nenek Khalid ibunda dari Ratu tau tentang hubungan cucunya itu. Apalagi hubungan cucu dan nenek itu dekat. Apa yang Khalid rasakan ia selalu cerita pada neneknya. Hingga perkenalannya dengan Angel pun dulu ketika sang nenek sakit dan yang menangani adalah kekasihnya Angel.


Khalid segera membawa Angel ke Bandara dengan mobil miliknya. Sepanjang perjalanan Angel tak henti-henti menatap wajah lelaki yang ia cintai.


“Sayang?” panggilnya.


“Iya,” sahut Khalid lembut.


“Ini salah sayang,” lirih Angel dengan air mata mengalir dikedua matanya.


Khalid menginjak rem mendadak hingga tubuh mereka hampir terpental ke depan.


“Ini sudah benar sayang, aku selalu menuruti mereka. Sekarang apa istri juga harus mereka tentukan?” tanya Khalid.


Angel terdiam.


“Aku sungguh mencintaimu sayang, maka dari itu aku akan menikahimu meski tanpa restu mereka sekalipun. Percayakan saja semuanya padaku,” ucap Khalid.


Angel mengangguk dan mobil kembali melaju membelah jalanan. Setelah menembus ramainya jalan, Khalid dan Angel sampai di Bandara.


Keduanya keluar dari mobil dan bergandengan tangan. Khalid tetap menarik Angel agar mengikutinya. Hingga mereka mendekat pada dua lelaki berpakaian serba hitam tak lupa kaca mata hitamnya.

__ADS_1


“Pangeran ini identitas baru anda dan juga paspos semuanya lengkap,” ucap salah satu lelaki pada Khalid.


Khali menerima dan membuka identitas barunya.


“Edward Cullen,” ucap Angel.


“Kenapa kau merubah namamu sayang?” tanya Angel.


“Jika aku tak merubah namaku maka pihak kerajaan akan mengetahui tempat tinggal kita yang baru,” ujarnya lenbut.


“Memang kita mau kemana?” tanya Angel.


“Indonesia,” ucap Khalid yakin.


Deg deg deg.


Jantung Angel berdetak kencang. Ia tak menyangka kisah cintanya akan seperti ini. Bahkan untuk menggapai kebahagiaan saja harus seperti ini. Dulu dia sudah yatim piatu dan tinggal sendiri. Bekerja sampai ia menjadi dokter dan bertemu dengan kekasihnya ini. Kenapa tuhan suka sekali bermain takdir dengannya pikir Angel.


Semua urusan di Arab segera ditangani oleh orang suruhan nenek Khalid. Khalid dan Angel sendiri segera terbang ke Indonesia tanpa sepengetahuan siapapun. Bahkan Pangeran Malik tak tau kemana sahabatnya itu.


---*---


Seminggu setelah kepergian sahabatnya, baru kabar itu terdengar ditelinga Malik. Sontak saja kabar itu membuat Malik kaget sekaligus kecewa pada orang tua temannya itu. Namun dia hanya bisa diam tanpa melakukan apapun.


Malik mencoba menghubungi nomer ponsel keduanya namun tak bisa. Bahkan sampai ia mengerahkan semua pengawal dan ditektif pun sia-sia. Tak ada jejak apapun kepergian kedua manusia berbeda jenis itu.


🍵🍵🍵


Kenangan itu buyar karena usapan rambut di kepalanya. Dia mendongak dan mendapati istrinya disana.


“Ada apa sayang?” tanya Ratu Mayra.


“Tak ada,” sahut Raja Malik lirih.


“Apa kau merindukan Khalid?”


Kenangan itupun bukan rahasia lagi untuk Ratu Mayra. Ratu Mayra bahkan tau semua dari cerita suaminya dan ia juga tau kesedihan yang dirasakan suaminya karena kehilangan sahabat yang sangat Raja Malik sayangi.


“Setiap hari aku merindukannya sayang,” ucap Raja Malik pelan.


“Doa kan saja dia dimanapun berada agar sehat selalu sayang,” ujar Ratu Mayra.


Malik tersenyum getir. Ia ingin menceritakan semua yang Haki dapatkan namun sepertinya ini bukan waktu yang tepat tapi bagaimanapun istrinya harus tau. Karena kenangan ini juga ia bahkan merestui hubungan Khali dengan Aqila karena ia takut jika tindakannya akan membuat kenangan bersama Khalid terulang kembali.


Meski ia yakini jika Khali tak akan melakuka itu. Melihat bagaimana sikap Khali tapi tetaps saja rasa trauma itu sungguh membekas di diri Malik.


“Sayang,” panggil Raja Malik.


“Hmm,” sahut Ratu Mayra sambil mengusap rambut suaminya.

__ADS_1


Malik menarik tangan istrinya yang berada dikepalanya, manarik tanganya lembut untuk duduk diatas pangkuan pahanya.


“Ada apa sayang?” tanya Ratu Mayra lembut.


Ia tau jika sudah begini suaminya akan berbicara serius padanya.


“Aku aku...,” Raja Malik menjeda.


“Ada apa abi,” ucap lembut Ratu Mayra.


“Aku sudah menemukan dimana Khalid sayang,” lirihnya lembut.


“Masya allah alhamdulillah,” ucap syukur Ratu Mayra dengan wajah senang. “Terus dimana mereka sayang?”


“Mereka ada di Indonesia,” jawabnya.


“Indonesia?”


“Iya sayang,” sahut Raja Malik mengangguk.


Mayra segera turun dari pangkuan suaminya dan menarik tangan Raja Malik.


“Yaudah ayo sekarang kita ke Indonesia untuk bertemu mereka,” ajak Mayra semangat.


Malik menatap sendu wajah istrinya yang bahagia. Bahkan terlihat di matanya begitu berbinar saat tau posisi sahabat suaminya.


“Sayang. Ada lagi,” ujar Raja Malik.


“Apa lagi bi?” tanya Mayra.


“Apa kamu gak lihat wajah Aqila secara dekat?” tanya Raja Malik serius.


Mayra terdiam, dia mengingat pertemuannya dengan gadis lembut yang sangat ia sukai barusan.


“Aku lihat bi ada apa?” tanya Mayra bingung.


Malik mengeluarkan sesuatu dari laci meja kerjanya. Sebuah bingkai foto hitam kuno terlihat dan dibaliknya itu. Ditunjukkan pada Mayra yang masih kebingungan.


“Lihatlah ini,” tunjuk Malik pada istrinya.


Mayra terbelalak kaget bahkan dirinya sampai spontan mengambil pigura.


----*----


Hayoo Ratu Mayra kaget uyy. Elus dada Ratu biar santai hihi.


Nulis ini malem-malem akhirnya selesai. Misal up yang sore agak telat lagi maafkan aku yah.


JANGAN LUPA HARI SENIN LIKE, KOMEN YANG BANYAK YAH. KALAU PUNYA KOIN BAGI DONGM VOTE POIN JUGA.

__ADS_1


__ADS_2