AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 10 AWAL


__ADS_3

Ester yang merasa gerah dan tidak tahu cara menyalakan AC akhirnya keluar keteras belakang apartemen. Dari sana dia bisa melihat pemandangan yang sangat indah menatap dari lantai sepuluh apartemen itu.


Ester sejenak termenung, betapa ajaibnya ciptaanmu Tuhan dan beragam juga keindahannya. Tapi hidupku ini, aku belum melihat sisi positifnya apalagi tentang masalah ini. Jadi apapun nanti yang terjadi, tolong kuatkan aku Tuhan" batin Ester.


Sekitar satu jam berikutnya tuan judeo sudah tiba di apartemennya. Jo langsung memasukkan kartu accesnya dan mempersilakan tuannya masuk.


"dimana wanita itu"


"mungkin dibelakang tuan, sebentar saya cari",


Tidak berapa lama tuan Jo datang bersama Ester.


"baru pertama disini kamu sudah tidak tahu aturan ya" ujar judeo langsung marah-Marah.


Ester bingung salahnya dimana tapi dia tidak berani bertanya.


"lain kali kalau saya sudah di jalan, kamu atur suhu ruangannya bodoh, mengerti ngga? jawab! "


"baik tuan"


"kalau sudah tahu saya mau datang, bukain pintu"


"baik tuan"


"itu aja harus diajari, g.blok banget sih' ucap tuan judeo sangat pedas.


Ester hanya menunduk dan mengiyakan aja, untuk sekarang biarlah dia hanya bisa setuju aja.


"Jo, kemana saya hari ini"


"hanya sore ada meeting dengan PT global tuan, karena memang yang pagi sudah saya re schedule takut tuan pulangnya delay"


"hmmmm"


"saya istirahat bentar"


"Baik tuan"


"bangunkan saya dua jam dari sekarang"


"Baik tuan" ucap Jo, sementara Ester hanya diam mematung menunggu di perintah.


JUDEO langsung menuju kamarnya meninggalkan pak Jo dan Ester.


"pak Jo, maaf, maaf banget, tapi boleh kah saya keluar sebentar"


"haha mau cari mati kamu" ucap pak Jo kaget Ester berani izin keluar


"bukan cari mati pak Jo, hanya ingin cari makan di warteg"


"kamu belum makan, mau makan apa"


"apa aja yang murah, pakai telor aja"


"ya sudah, aku pesankan aja"


"terimakasih pak Jo"


"apa kamu tidak punya handphone" tanya pak Jo


"tidak punya pak" ucap Ester sambil menggeleng.


"hari gini ngga punya handphone"


Lalu Jo memesan makanan nasi Padang untuk Ester. sekitar setengah jam makanan Ester pun datang. Ester langsung menuju kamar belakang untuk menikmati nasi Padangnya yang dibayari oleh pak Jo.


Setelah selesai makan Ester masuk kamarnya dan ingin istirahat, karena tuan judeo lagi istirahat dan pak Jo sedang bekerja didepan laptopnya diruang kerja tuan judeo.


Mungkin karena semalaman tidak makan dan cape nangis terus Ester langsung tertidur pulas di kamarnya di belakang. Sampai JUDEO ingin berangkat kerja Ester masih ketiduran di kamarnya.


"dimana wanita itu"


"mungkin di kamarnya tuan"

__ADS_1


"hei bodoooohhhhh" teriak judeo, tapi Ester ngga bergeming karena dia sangat pulas.


"ya ampun Ester, kamu akan dalam masalah lagi" batin pak Jo.


"sebentar saya panggil pak" ucap pak Jo


"tidak usah, saya aja" ucap judeo langsung menuju kamar pembantu dan masuk ke kamar itu dengan sangat kasar. Begitu terbuka dan melihat Ester ketiduran judeo langsung teriak dan menendang kaki Ester.


"hei bodoooohhhh" teriak judeo sekencang-kencangnya.


"ehhh iya iya iya pak" ucap Ester kaget juga karena masih agak ngantuk, tapi demi melihat wajah judeo kantuknya seratus persen hilang.


"iya pak, iya pak, memangnya saya bapakmu, panggil saya tuannnn" teriak judeo lagi


"iya tuan" ucap Ester sudah sadar dalam bahaya.


"bangun kamu, enak banget kamu tidur-tidur ya" ucap judeo


"maaf tuan"


"disini kamu bukan untuk tidur-tidur, tahu ngga"?


"iya tuan"


"bersihkan rumah ini semua, awas kalau tidak bersih" ucapnya penuh ancaman


"iya tuan"


"ayo Jo, lama-lama dengan orang bodoh ini, kita ikut bodoh" ucap judeo geram


"bersihkan semua rumah ini, setelah itu saya jangan sampai melihat kamu, ngerti! kalau ketemu dengan saya ngumpet kamu, aku ngga mau lihat rupamu yang jelek dan bodoh itu"


"baik tuan" ucap Ester datar, karena dia sudah mempersiapkan diri bahkan lebih dari ini.


judeo berlalu bersama pak Jo, lalu mereka berangkat ke kantor karena nanti sore dia ada meeting.


"gimana kantor selama aku tinggal"


"baik-baik aja tuan"


"apa perlu aku panggil nona sela tuan"


"tidak" ucap judeo ingat lagi kejadian terakhir diapartemennya daerah S, dia tidak tertarik melihat kemolekan tubuh sela.


'tapi mungkin perlu juga aku coba, siapa tahu kali ini sudah berubah, karena kepalaku benar-benar mumet sekarang' batin judeo.


"kita kemana pak"


"hubungi mami, ketemu mami dulu"


"baik tuan"


Pak Jo langsung menghubungi Clara asisten sang nyonya citra.


"nyonya sedang di kantor tuan"


"kita kesana"


"baik tuan"


Pak Jo memerintahkan supir untuk jalan menuju kantor ibu citra.


Begitu sampai pak Jo langsung membukakan pintu untuk tuannya. Mereka langsung menuju ruangan ibu citra yang berada dilantai 15 dengan lift khusus direksi.


"selamat siang tuan Deo"


"siang, mami ada tamu ga"


"hanya kepala bagian pemasaran tuan, keknya tuan boleh masuk aja"


"hmmmm"


ceklek

__ADS_1


"mami"


"Deo"


"kamu keluar dulu, nanti kita lanjutkan" perintah nona citra kepada karyawannya.


"mami curang ngga bisa pergi karena sakit, tapi mami bekerja dengan tenang sedangkan kerjaanku banyak mi"


"kemarin mami memang tidak fit Deo"


"ya sudahlah, hasilnya sudah sama Clara tuh, termasuk permintaan customer mami, semua rencana mami berjalan mulus, semua ke handle, tapi lain kali ajarin claralah, saya ngga mau lagi"


"hmmm"


"ayo Jo" ajak judeo kepada asistennya


"baik tuan"


"kalian langsung pulang"


"hmmmmm" kali ini Deo yang jawab hmmmmm. Benar-benar ibu sama anak sama sama aja jawabnya.


**


Sementara ditempat lain, dirumah orang tua Ester, kedua orang tuannya baru bangun.


"pa Ester dimana pa"


"ngga tahu Bu, kan kita sama-sama tidur"


"jangan-jangan pak....." ucap ibunya melihat tas Ester sudah tidak ada


"jangan-jangan kenapa"?


"jangan-jangan Ester sudah pergi"


"masa iya ma"


"itu ada suratnya pa di dekat teko"


bapak/ ibu


Ester pamit ya Bu, sengaja Ester kasih ibu dan bapak obat tidur, karena Ester ngga kuat pamit langsung. Maafkan Ester ya pak, ya Bu, Doakan Ester entahpun dimana.


anakmu


ester


"Ester sudah pergi Bu, dia ngga mau kita sedih terus saat dia berangkat" ucap pak sarman sedih.


"ya ampun esterrrr" teriak ibunya yang menyesal kenapa ketiduran sampai akhirnya dia ngga melihat anaknya itu pergi.


"kenapa ibu bisa ketiduran pak" ucapnya sambil menangis menyesal


"Bu, kita bukan ketiduran, tapi kayaknya kita dikasih obat tidur sama Ester. Kalau tidak mana mungkin kita tidur sepulas itu." ucap pak sarman.


"iya kali ya pak, tadi malam yang dia bilang air hangat itu berarti udah campur obat tidur"


"sepertinya ini rencana dia, karena seperti katanya itu dia ngga kuat lihat kita menangis"


"iya benar pak"


"sekarang sebaiknya kita kerumah sakit aja Bu, supaya kita sehat dan pengorbanan Ester tidak sia-sia."


"tapi aku belum percaya pak, kenapa Ester tidak ingin kita lihat perginya"


"sudahlah Bu, mungkin ini yang terbaik, kalau ibu lihat dia berangkat tadi pagi, pasti ibu juga bisa menjerit-jerit dan dia ngga ingin itu Bu",


"iya, bapak benar juga",


Like ya


coment

__ADS_1


dan vote juga


__ADS_2