AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 31 SENYUMMU


__ADS_3

Setelah sela berhasil keluar dari ruang kerja judeo, mereka akhirnya makan siang bersama diruangan judeo.


Baru mulai makan handphone Jo berdering.


"hallo"


"selamat siang tuan, kami ingin mengantar handphone pesanan tuan"


"oh iya, sebentar ya, sedang makan siang"


"baik tuan"


Jo memutuskan sambungan teleponnya.


"tuan handphonenya sudah datang, mereka ada di bawah, saya ingin tuan ikut instal, siapa tahu tuan ingin aplikasi tertentu"


"ya sudah, bentar lagi suruh masuk"


"iya tuan"


Jo langsung menghubungi orang bawah untuk mengantar tamu itu naik setelah mereka selesai makan.


tok tok tok


"selamat siang pak"


"hmmmmm"


"silakan duduk" ujar Jo kepada kedua pegawai toko handphone tersebut.


"terimakasih pak"


"sekarang coba kalian jelaskan semua keunggulan dan fitur dari gadget ini"


"baik pak"


"ini adalah barang limited edition, dengan fitur yang sangat lengkap. dan juga BLA BLA BLA bla...." mereka menjelaskan sampai tuntas.


"hmmmmm, sambungkan ke handphone ku" ucap judeo sambil menyerahkan ponselnya sendiri ke Jo.


"baik tuan"


Setelah lama mengutak Atik handphone baru itu, akhirnya kelar juga.


Lagi-lagi Jo merasa kalau Ester sangat hebat, karena hanya untuk membeli handphone untuknya, seorang judeo mau merelakan waktunya untuk ikut mendengarkan tentang handphone itu. Biasanya judeo hanya akan memerintah Jo dan nanti seiring waktu minta penjelasannya. Apalagi buat para wanita-wanita yang meminta kepadanya, tidak pernah sekalipun judeo meluangkan waktu untuk membeli atau hanya untuk searching barang itu, sudah pasti itu tugas Jo.


Makanya setiap judeo memiliki cewek, sudah pasti tugas Jo akan bertambah dan Jo tidak bisa membantah.


Jo terlihat puas dengan penjelasan karyawan toko itu, begitu juga judeo.


"jadi bapak bisa melacak keberadaan handphone ini dari gprs juga"


"hmmmmm"


"kalau begitu, kalau sudah jelas semua, kami pamit dulu pak"


"hmmm" ucap judeo sementara Jo mengantar kedua tamunya sampai pintu ruangan judeo.


Setelah kedua tamu itu keluar judeo masih sibuk dengan handphone baru Ester, dia terlihat seperti anak baru gede yang baru mendapatkan handphone yang canggih dari orang tuannya.


"tuan, kalau begitu saya keruangan saya dulu"

__ADS_1


"hmmmmm, simpan ini baik-baik" sambil menyerahkan handphone Ester ke Jo.


"baik tuan"


Jo mengambil paper bag berisi handphone Ester dan membawanya ke ruangannya.


Sore harinya judeo dan Jo langsung pulang ke apartemen judeo.


"apa tuan tidak makan dulu"


"tidak usah, nanti tolong kamu pesanin aja sama buat gadis itu"


"ohhh baik tuan"


Jo kembali tersenyum membayangkan tuannya yang sepertinya sedang jatuh cinta itu.


Bahkan sekarang tuannya ingat untuk selalu memesan makanan untuk gadis itu.


Mobil judeo langsung meluncur menuju apartemennya. Begitu pintu dibuka judeo sudah melangkah meninggalkan Jo seolah-olah terburu-buru.


Begitu sampai unit judeo Jo ingin segera menuju unitnya sendiri, tapi dihalangi oleh judeo.


"saya langsung ke unit saya ya tuan".tanya Jo sopan


"berikan dulu punya gadis itu"


"ohhh handphone ini tuan, iya baiklah" akhirnya Jo ikut masuk ke unit judeo juga.


Begitu sampai di dalam judeo ingin langsung berendam karena sudah merasa gerah.


"Saya ke kamar dulu, kamu berikan itu buat gadis itu"


"baik tuan"


"nona Ester" panggil Jo


"iya tuan"


"boleh bicara sebentar"


"baik tuan"


"ayo duduk sini dulu" ajak Jo kearah meja makan


"iya tuan"


Akhirnya Jo dan Ester duduk di meja makan sambil berbincang.


"nona Ester, begini, tuan judeo meminta saya untuk membeli sebuah handphone untuk nona, supaya gampang komunikasi. Nomornya juga sudah ada didalam dan sudah aktif. Tapi tolong berhati-hati menggunakannya, bijaklah nona, karena nomor ini langsung terhubung ke ponsel tuan judeo"


"maksudnya tuan"


"tuan judeo tahu, siapa yang menghubungi nomor ini dan apa isi setiap pembicaraannya, jadi berhati-hatilah" ucap Jo lugas


"baik tuan"


Jo langsung membuka kotak handphone itu, Ester langsung melihat satu handphone yang sangat keren dan pasti mahal.


"ini nona, tolong diterima dan digunakan secara bijak"


"baik pak"

__ADS_1


"kalau ada yang sekiranya nona kurang paham, nona bisa tanyakan ke saya besok pagi. Saya ingin kembali ke unit saya dulu"


"baik tuan Jo"


"oh iya nona, tadi saya sudah pesan makan malam untuk tuan judeo dan nona Ester, nanti tolong bantu tuan judeo untuk makan"


"baik tuan"


Akhirnya tuan Jo beranjak dari sana menuju unitnya sendiri. Sementara Ester sangat bahagia akhirnya bisa memiliki handphone walaupun mungkin hanya sebentar, tapi manfaatkan waktu dan kesempatan yang ada ini dulu.


Ester sudah membuka aplikasi whattsapp, dan melihat disana ada dua kontak, Judeo dan Jo. Hanya kontak mereka berdua. Tapi bodo amatlah, Ester tidak mempermasalahkan itu, dia ingin segera buka aplikasi medsos lainnya tapi sekejap dia ingat kata-kata jo' mohon gunakan dengan bijak nona, karena semua tersambung ke handphone pak judeo' ucap Jo tadi.


Akhirnya Ester urungkan untuk membuka aplikasi yang menghubungkan dengan orang lain.


Membuka satu persatu aplikasinya Ester menemukan aplikasi untuk nonton.


Dia sangat senang film drama Korea, apalagi ada unsur keluarganya.


Ester mulai terbawa menonton film yang ditawarkan di aplikasi itu. Dia lupa kalau itu pasti menggunakan paket data pulsa, apa sudah diisi juga?


Dia masih mencoba aplikasi lain, dan ketemulah tom&Jerry kesayangannya.


Ester menonton dengan mimik berubah-ubah di meja makan itu. saking serius nonton dia tidak mendengar kalau dari tadi bell apartemen berbunyi karena kurir makanan udah datang.


Judeo yang baru selesai mandi keluar dari kamarnya. Dia mendengar bel apartemen berbunyi, dia ingin memanggil Ester tapi ekor matanya menangkap Ester yang lagi serius dengan gadget ditangannya, entah lagi ngapain.


'Biarin ajalah, mungkin dia lagi ingin mempelajari handphone barunya dengan serius' batin judeo sambil melangkah ke pintu dan menerima makanan dari kurir itu.


Hahhh tunggu, seorang judeo Zack menerima kiriman dan berhadapan dengan kurir, kayaknya ini kejadian langka. Biasanya semuannya sudah siap, dan prosesnya ditangani oleh Jo sang asisten.


Setelah menerima makanan dari kurir judeo berjalan masuk menuju meja makan. Belum sampai di meja makan dari jarak agak jauh dia lihat Ester sedang senyum melihat handphone ditangannya. Senyumnya terlihat sangat manis dan tulus tanpa beban.


"gadis ini kalau senyum imut banget" gumam judeo


Judeo jadi penasaran, dia lihat apa sih.


Judeo mendekati meja makan dengan perlahan-lahan. Judeo dapat melihat dengan jelas yang sedang dilihat oleh Ester.


Tom & Jerry


'Dasar anak bocah, lihat Tom & Jerry aja sampai senyum-senyum begitu' batin pak judeo sambil berputar jadi kesebrang meja dihadapan Ester.


Dia lalu meletakkan makanan itu diatas meja, membuat Ester kaget bukan main dan wajahnya pun jadi berubah. Senyumnya tadi telah hilang, berganti ketakutan dan juga kaku.


Ester tidak berani menatap judeo, dia takut pasti akan kena marah. Akhirnya judeo yang bertanya lebih dulu mencairkan suasana.


"kamu nonton apa sih, serius banget sampe ngga dengar bell berkali-Kali" ucap judeo sambil melihat handphone Ester.


Ester sangat gugup dan takut, apalagi dia sampai tidak dengar bell. Pasti handphonenya ditarik lagi deh, batin Ester.


"ngga tuan"


"coba lihat handphonenya" ujar judeo


Setelah menerima handphone itu judeo langsung menaruhnya agak jauh di meja itu.


"makan dulu" ucap judeo


"baik tuan" ujar Ester lalu menyiapkan semuannya.


Terimakasih untuk ikuti kisahnya.

__ADS_1


like, coment dan vote ya.


__ADS_2