AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 125 TERSERAH KALIAN


__ADS_3

Sekitar pukul sepuluh malam, ternyata ester sudah mengantuk sehingga judeo langsung mengajaknya masuk.


Mereka tetap bergandengan tangan saat memasuki rumah besar itu. Judeo seolah sangat takut kehilangan istrinya.


Setiap art yang berpapasan dengan mereka menyapa dengan ramah, dan Ester menjawabnya dengan sangat ramah, membuat para art itu sangat menyukainya.


"selamat malam tuan" sapa salah satu art ibu citra


"malam mba" sapa balik Ester sementara judeo hanya ummmm.


"tadi ada pak jo ngantar koper pakaian tuan, lalu pergi lagi. kopernya ada di ruang kerja tuan"


"ohhhh ya sudah" ucap judeo


"makasih mba" ucap Ester


Dan ternyata setiap gerakan judeo dan Ester di taman itu, di amati oleh ibu citra dari lantai dua rumah itu.


Sejujurnya ibu citra mengakui kelebihan Ester yang bisa menaklukkan ke angkuhan anaknya judeo, dan sekarang terlihat lebih banyak senyum Dan ceria.


Begitu sampai di kamar mereka Ester melihat handphonennya yang dari tadi tinggal di kamar judeo. Terdapat banyak miscall dari pak ganda dan radit. Akhirnya Ester telepon balik ke nomor pak ganda takut radit sudah tidur.


dddddrrrtt dddddrrrtt


"hallo pak"


"hallo nak"


"maaf pak, tadi handphonenya di kamar"


"ohhhh"


"kami lagi di rumah Ibu " jelas Ester


"hahhhh kok ke sana, di undang citra"


"iya pak, akhirnya kami nginap "


Pak ganda belum menjawab lagi ketika Ester sudah bertanya lagi.


"radit sudah bobo pak"?


"sudah, tadi nanyain kamu terus, sekarang tidur sama Aldo "


"ohhh"


"terus kapan kamu balik " Tanya Pak ganda membuat judeo akhirnya mengambil handhone Ester dari kupingnya.


"hallo pi, ini deo " ucap judeo memulai pembicaraan


"hallo deo, Ester ngga apa - apa Kan? gimana urusanmu disana"?


"nanya nya satu - satu dong pi " judeo sedikit bercanda.


"iya kamu aja yang jelasin satu - satu "


"pertama urusanku biasa pi, belum fix, tapi ada kabar bahagia lebih dari urusan perusahaan pi"


"urusan apa itu"?


"ester hamil anakku lagi pi"


"apa??? nak ester hamil lagi"

__ADS_1


"iya pi, aku baru tahu tadi siang dengan penuh drama "


"maksudnya "


"jadi tadi mami ke kantor, Ester juga. mami ingin bicara empat mata sama dia di ruangan saya, terus dia pingsan "


"haaa"


"iya pi, aku sudah marah banget sama mami, aku pikir ulah mami padahal ternyata dia pingsan karena hamil"


"ohhhh terus"


"yahhhh terus aku ngga mikir perusahaanku lagi, aku hanya kalut dan bingung sampai dokter menjelaskan"


"terus gimana pendapat mamimu"


"mami undang kami ke rumahnya "


"terus"


"kami di minta nginap, katanya mau ngomong sesuatu "


"terus "


"yahhh kami ke sini pi, dan lucunya pi sepertinya anakku ini memang ingin ke sini, karena Ester betah banget di rumah ini"


"ohhhh baguslah"


"makanya aku juga ingin bicara dulu sama papi "


"tentang apa"? pak ganda penasaran


"mami tadi sudah bicara, tidak akan mengutak - atik perusahaan asalkan kami tinggal di rumah ini "


"terus "


"gimana apanya? ya papi sih terserah kalian asal kamu bisa jaga Ester dan radit "


"Aku juga kurang yakin tadinya pi, karena papi tahu mami kan? Tapi malah Ester yang mengiyakan ke mami pi untuk tinggal disini "


"iya, aku tahu Ester itu hatinya sangat baik, selalu memikirkan orang lain. Dia pasti tidak ingin kamu pusing dengan perusahaanmu sehingga tidak memikirkan diri sendiri "


"iya pi, aku tahu "


"makanya kamu harus sigap dan cekatan, jangan sampai anak dan istrimu tersakiti " pak ganda mengingatkan


"iya pi "


"ya sudah kalian istirahat dulu, apalagi Ester lagi hamil. beresin dulu urusan kalian di situ"


"iya pi "


"jagain Ester, kita belum yakin dengan niat citra"


"iya pi"


Sambungan telepon itupun terputus dan judeo langsung membantu istrinya untuk tidur.


Setelah melihat istrinya tidur judeo kembali ke ruang kerjanya dan mengambil koper pakaian Ester. Lalu dia ikut tidur memeluk istrinya.


Keesokan paginya judeo terbangun mendengar istrinya muntah - muntah di kamar mandi. Judeo langsung melompat turun dan membantu istrinya untuk bangkit serta memijit - mijit tengkuknya.


"sayang, sudah ya, minum air hangat dulu" judeo membantu istrinya bangkit berdiri dan membantu melap mulut istrinya dari muntahan tadi.

__ADS_1


Judeo memapah istrinya untuk duduk di pinggir ranjang empuk judeo. Setelah itu judeo langsung berteriak keluar kamar memanggil asisten rumah tangganya.


Begitu judeo masuk kamar lagi ternyata istrinya sudah kembali ke kamar mandi karena muntah lagi.


"sayang, masih muntah " tanya judeo sambil kembali membantu istrinya yang sedang muntah lagi.


"ummmm" hanya itu jawaban Ester


Judeo panik melihat istrinya begini, istrinya sepertinya sampai memuntahkan semua isi perutnya. Dia juga bingung bagaimana caranya menghadapi wanita yang sedang hamil muda. Dia memang tahu bahwa katanya wanita hamil itu mengalami morning sickness tapi jujur judeo belum pernah melihat secara langsung.


Sementara ibu citra yang sempat mendengar teriakan judeo mendekati kamar anaknya Dan memerintahkan artnya membuat air jahe hangat juga.


tok tok tok


"deo, mami masuk ya"


"iya mi" teriak judeo dari kamar mandi


Ibu citra langsung masuk menuju kamar anaknya.


"Ester kenapa "? tanya ibu citra dari dekat pintu kamar anaknya


"muntah - muntah mi" jawab judeo dari dalam kamar mandi yang pintu nya tidak tertutup.


"kalau sudah langsung bawa ke sini dulu, minum air hangat dulu " ucap bu citra masih berdiri dekat kaca besar kamar anaknya.


"ayo sayang " ajak judeo sambil memapah istrinya bangkit.


Mereka keluar dari kamar mandi dengan wajah Ester yang sudah sangat lemah. Mereka menuju sofa yang ada di kamar judeo.


"ini minum dulu air hangatnya " ibu citra menyodorkan gelas air hangat itu.


Sebelum di minum Ester, judeo mencoba dulu Air hangat tersebut, setelah dia rasa aman barulah dia berikan sama Ester.


"ini sayang minum dulu ya" judeo langsung membantu Ester yang sudah lemas itu.


Ester langsung minum sedikit air hangat itu.


"ini minum air jahe dikit biar jangan terlalu mual " ucap bu citra lagi.


Ester yang masih fokus dengan jangan sampai mual lagi langsung menerima air jahe itu dan meminumnya.


Sedikit perutnya memang lebih tenang tidak bergejolak seperti tadi.


Setelah di lihat tenang judeo menyuruh Ester tidur lagi, tapi Ester menolak, dia ingin makan sedikit supaya perutnya tidak kosong.


Ibu citra salut sama Ester, sepertinya dia bukanlah wanita manja yang memanfaatkan Keadaan. buktinya dia tidak bermanja - manja saat ini, padahal Ibu citra tahu kalau anaknya sedang sangat bucin sama Ester Kalau bahasa anak gaul.


"Deo, Ester benar wanita hamil itu harus rajin makan biarpun sedikit - sedikit, jangan banyak "


"iya mi, mau makan apa sayang"


"aku lihat dulu aja mas" ucap Ester membenarkan pakaiannya yang agak berantakan.


"bawa dia ke dapur deo, tapi suruh bibi bantuin, jangan sampai dia masak sendiri" ujar Ibu citra meninggalkan kamar judeo dan Ester.


"ayo sayang" mereka segera turun ke dapur sambil dipegangin judeo.


Hai readers


Dukung terus ya


like, coment dan vote

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2