AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 89 ADA APA DISANA


__ADS_3

Judeo akhirnya bisa tidur dengan pulas sampai pagi. Tepat jam delapan pagi Jo sudah membangunkan bosnya itu.


Jo sudah menyiapkan semua keperluan bosnya dan juga sarapan.


"tuan, bangun tuan" ucap Jo membangunkan judeo.


"hmmmmm " judeo menggeliat malas.


"bangun tuan, sudah siang, hari ini tuan harus ketemu tuan William"


"hummmmm" ucapnya malas-malasan


"tadi Radit sudah telepon tuan, katanya ngga diangkat-angkat, akhirnya dia telepon saya"


"hahhh raditttt" ujarnya langsung terlonjak dengan semangat mencari handphonenya.


Deo langsung menyambar handphonenya yang di dekat tempat tidurnya, dan ahai benar ada misscall dari Radit.


Dengan segera judeo menelpon Radit lagi, tapi tidak diangkat.


"maaf tuan, jam segini pasti dia sudah di kelas sudah tidak bisa terima telepon"


"kenapa'?


"kalau di ruang kelas tidak bisa terima telepon tuan"


"hahhh sekolah apa itu"


"yahhhh sekolah itu kan sekolah umum tuan, jadi harus mengikuti peraturan"


"huhhhn, aku kan sudah suruh kamu cari sekolahan kemarin, gimana udah dapat belum"?


"belum tuan"


"segera dapatkan itu"


"baik tuan"


Akhirnya judeo langsung bersiap untuk ke kantor.


"Hari ini tolong usahakan kelar Jo, besok setelah meeting dengan perusahaan pelangi kita langsung jalan ke kota T"


"baik tuan"


Setelah sarapan judeo dan Jo berangkat ke kantor. Di perjalanan menuju kantor judeo menyempatkan diri untuk telepon Ester. Tapi berhubung Ester juga sudah siap- siap mau kerja jadi tidak diangkat juga sama Ester.


"kok dia ngga angkat ya Jo"? tanyanya entah untuk siapa


"siapa tuan"


"esterlah"


"ohhh mungkin sudah kerja juga tuan"


"huhhhh ngapain coba kerja lagi"


Jo diam karena ngga tahu mau ngomong apa lagi.


Sampai di kantor judeo sudah langsung bekerja , setelah itu ada meeting di luar dengan pak William. Judeo tidak merasa cape, dia lanjut lagi bekerja bersama Jo.


"Jo, untuk seminggu kedepan tolong kantor serahkan ke pak Yuda." ujar judeo


"nanti saya sendiri yang bicara padanya" lanjutnya


"baik tuan"


Empat hari di Jakarta sudah membuat judeo sangat kangen. Tiap hari tiap malam dia telepon Ester dan Radit.


Hari ke lima judeo dan Jo sudah terbang pagi subuh.


"kamu sudah atur semua"? tanya judeo


"sudah tuan"

__ADS_1


"untuk berikutnya kita akan lebih sering di kota T"


"iya tuan"


Saat judeo dan Jo dalam perjalanan ke kota T ternyata ibu citra ingin bicara serius tentang acara tender proyek besok. Nyonya citra yakin kalau judeo yang maju pasti ada kemungkinan untuk mendapatkan tender terbesar, karena dia cukup tahu kemampuan anaknya itu.


dddrrttt dddrrttt


Tapi nomor yang dituju sedang berada diluar jangkauan, itulah jawaban operator beberapa kali.


Ibu citra tidak putus asa, dia coba hubungi Jo. Tapi sama, dijawab oleh operator juga.


Akhirnya ibu citra hubungi sekretaris judeo, padahal masih pagi-pagi sekali. Untungnya sekretarisnya sudah bangun.


dddrrttt dddrrttt


"hallo" langsung ibu citra menyahut di sebrang padahal sang sekretaris baru mau menyapa.


"selamat pagi Bu"


"pagi, judeo sama Jo tidak sedang di luar kota kan"


"pagi ini jalan Bu, sekarang lagi terbang"


"kemana"


"kedaerah T"


"urusan apa"


"maaf Bu, kalau itu pak Jo yang tahu persis"


"kok kamu bisa ngga tahu kalau urusan kantor"


"hanya diberitahu tentang pengembangan usaha disana dengan membangun hotel disebelahnya Bu"


"mana ada prospek" ucap mamanya entah untuk siapa dia bicara.


"Kapan balik"?


"kurang tahu Bu, tapi pak judeo sudah menyerahkan kerjaan ke pak Yuda satu Minggu ke depan"


"apahhh satu Minggu"


"iya Bu"


Tottt


Sambungan telepon itu terputus tanpa kata-kata sudah atau apalah. Ibu citra sudah sangat emosi.


'Sepertinya Deo sekarang ingin membuatku marah memang, dia selalu menentang apa yang aku katakan dan melakukan apa yang tidak aku inginkan' batin ibu citra


"Clara" teriak ibu citra memanggil asistennya yang selalu stand bye.


"iya Bu"


"Suruh orang cari tahu kegiatan judeo di daerah T, apa usahanya disana punya prospek"


"baik Bu"


'Kenapa sekarang judeo semakin sudah di atur ya, pengaruh siapa ini, siapa teman wanitanya sekarang' batinnya.


'apa judeo hanya sengaja ingin membuatku marah, karena dulu teman wanitanya yang pembantu itu aku buang, tapi masa iya sih'


'apa judeoulai menyelidiki papinya, bukankah terakhir ketemu dengan Yosef judeo sampai mengancam maminya, bahwa maminya harus bisa mengendalikan judeo dengan hartanya, apa ini maksud judeo' batinnya lagi


"Clara, coba juga suruh selidiki juga bersama siapa judeo ketemu akhir-akhir ini"


"satu lagi coba cari tahu siapa teman kencan judeo sekarang, yang sering"? ujar ibu citra


"baik Bu"


Sambil menunggu Clara menyuruh orang selidiki semua itu, nyonya citra juga diam-diam tanya orang-orangnya yang ada di bandara.

__ADS_1


dddrrttt dddrrttt


"hallo, selamat pagi Bu bos"


"pagi"


"Ada apa Bu bos"


"Tadi pagi anakku terbang"?


"benar Bu bos"


"bersama siapa aja"


"Hanya berdua Bu bos dengan asistennya"


"Jo"


"iya benar Bu bos, dengan pak Jo"


"kamu yakin cuma berdua"


"yakin Bu"


"Kemarin beberapa hari yang lalu dia datang sama siapa"?


"sama bos, pak Jo juga"


'kamu yakin"?


"yakin bos"


"ya sudah" jawab ibu citra lalu langsung mematikan sambungan telepon itu.


'Dia hanya sama Jo, pergi juga sama Jo, tidak ada yang aneh' ujar Bu citra.


'Mungkin dia memang ingin mencoba usaha di tempat yang ekstrim apa ya' batinnya.


Tidak berapa lama Clara datang memberikan laporan kepada ibu citra.


"menurut orang lapangan, pak judeo terakhir sering di club Star Bu, dan sering mabuk tapi selalu di temani oleh pak Jo."


"Dan menurut mereka pak judeo biasanya hanya ditemani minum, tidak sampai kemana-mana dengan wanita, lalu langsung pulang" ujar Clara


"hmmmm"


"menurutmu kenapa judeo jadi susah di kendalikan sekarang, apa dia sudah ingin bangkrut ya" ujarnya kearah Clara tapi seolah-olah pertanyaan itu untuk dirinya sendiri.


"kurang tahu Bu, tapi mungkin pak judeo punya alasan sendiri"


"apa karena dulu aku usir wanita kampung itu ya"


"kurang tahu Bu, tapi bisa juga. Soalnya pak judeo dulu sangat kekeh untuk mencarinya"


"tapi sudah tidak ada berita tentang wanita itu kan"


"tidak ada sama sekali Bu, dibuang sejauh itu pastilah dia tidak bisa berbuat apa-apa Bu"


"terus apa yang membuat judeo begitu ya"?


"kurang tahu Bu"


"Dia pergi dan datang hanya dengan pak jo, tidak ada yang aneh Bu"


"justru itu, orang bandara juga bilang pergi selalu mereka berdua"


" Mungkin pak judeo hanya lagi malas kali Bu mengejar proyek sekarang, atau lagi jenuh"


"alasan apa itu" geramnya


Hai readersku yang baik, jangan bosan ya


Like, coment dan vote

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2