AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 33 AKU SENANG Harap bijak dalam membaca


__ADS_3

Judeo tidak jadi mengajari Ester tentang fitur-fitur ataupun aplikasi handphone barunya, karena dia sudah tidak bisa menahan dirinya.


Sementara Ester yang semakin sadar bahwa dia adalah istri dari judeo, dia sudah berusaha untuk melayani judeo selagi dia menjadi suaminya.


Ester tidak seperti awal lagi, walaupun dia bukan wanita malam yang pintar merayu dan tahu titik -titik lemah laki-laki, tapi paling tidak dia sudah membalas perlakuan judeo walaupun versi kecil.


Ester semakin terbuai dengan ciuman judeo di wajahnya sampai ke lehernya. Sepertinya judeo memang sangat menginginkannya, jadi Ester melayani suaminya dengan baik dan sama sekali tidak berontak saat judeo menj.mah dan menyentuh seluruh tubuhnya.


Bahkan ketika judeo mulai membuka baju tidur sederhana yang dia pakai, dia pun ikut mengangkat tangannya untuk memudahkan judeo. Judeo semakin semangat, entah kenapa juga bermain dengan Ester punya kepuasan sendiri buatnya, apa begini rasanya bercinta dengan istri sah, pikir judeo sebentar.


"maaf tuan, ini diruang tamu" ucap Ester malu karena merasa bahwa ber..bungan suami istri itu di kamar.


"memangnya kenapa kalau disini, ini rumahku tidak ada yang boleh melarang, dan kamu istriku, iyakan" ucap judeo disela-sela cumbuannya tapi agak lembut.


Judeo juga mikir sih, kenapa ya aku kayaknya candu banget dengan Ester. Sekarang sebutan Ester sudah dia panggil dengan benar, bukan gadis kampung lagi.


setiap aku didekat Ester bahkan sedikit aja bersentuhan dengan Ester, reaksi tubuhku dan semuanya sudah sangat luar biasa.


Kesederhanaan dan kepolosan gadis ini telah menghipnotis ku, apalagi aku adalah laki-laki pertama baginya, laki-laki pertama menjamah tubuhnya dan bagiku dia adalah wanita pertama yang masih suci ketika aku menyentuhnya.


Judeo sudah tidak tahan lagi, dia merebahkan Ester disofa. Ester hanya menurut aja karena pasti percuma untuk melawan ataupun memberikan pendapat.


Ester hanya berani mengg..iat saat judeo menyentuh benda-benda sensit..nya. Judeo yang seorang player tentu saja tahu jelas titik kelemaha seorang wanita, dan itu membuat Ester memejamkan matanya tapi tubuhnya tidak bisa diam, menggeliat sana sini. Dia malu, bingung, geli dan nikmat juga.


Melihat gerakan-gerakan Ester judeo makin semangat, dan gai.ahnya makin terbakar dengan cepat.


"keluarkan suaramu, jangan ditahan"


"iya tu...an ..ahh" suara Ester terputus-putus saat judeo mulai bergerilya dibawah sana mengelus intinya. Judeo tersenyum senang melihat Ester sudah bisa menikmati permainan mereka. judeo ingin Ester merasakan kepuasan dari permainannya.


Setelah cukup lama menjelajahi semuanya, judeo mulai menuntaskan permainan mereka. Tidak bisa dibohongi Ester yang baru beberapa kali tidur dengan judeo pasti masih berasa perih. Sehingga saat judeo masuk dia berteriak dan mengeluh. Sebenarnya judeo tidak tega, apalagi dengan badan Ester yang kecil, tapi sudah kepalang tanggung, dia sudah tidak bisa berhenti.


"tahan sebentar ya, ntar juga enak" ucapnya


"perih tuan" ucap Ester ingin menangis.


Untuk mengalihkan perasaan sakit Ester, judeo langsung mel..at bibirnya lagi, sehingga fokus Ester kembali berubah dengan sentuhan bibir judeo.


Judeo memanglah jagonya menaklukkan perempuan. Buktinya dia bisa membuat Ester menikmati permainan mereka pada akhirnya, bukan karena ketakutan tapi memang Ester juga mau.


Setelah mereka sama-sama tu.tas, judeo bangkit dan duduk disofa yang sudah berantakan itu. Ester langsung bangkit dan mencari baju tidurnya yang entah dimana rimbanya. Setelah memunguti pakaiannya dan memakainya asal sambil duduk diapun bangkit berlalu kedapur menuju kamar mandinya.


Judeo senyum-senyum melihat tingkah Ester. Dia benar-benar polos tapi sangat nik.at, pikir judeo. Akhirnya dia pun masuk ke kamarnya dan ke kamar mandi mewahnya.


Sementara Ester, setelah selesai mandi, dia langsung ganti baju dengan baju yang dibeli tuan Jo waktu itu. Lalu Ester menjepit asal rambut basahnya ke atas. Dia duduk sebentar dipinggir kasur lantainya.

__ADS_1


'apa tuan judeo sudah masuk kamar ya, aku harus membereskan sofa itu,' batin Ester


'Tapi kalau dia masih disana aku malu banget, mending nanti aja deh, kalau dia sudah tidur' batinnya.


Dia akhirnya keluar menuju balkon kecil dibelakang, tempat dia biasa menunggu tuan judeo berangkat.


Hembusan angin malam ternyata sudah mulai sangat dingin, tapi dia mencoba bertahan sampai tuan judeo tidur, karena sofa itu harus diberesi.


Sementara judeo yang baru selesai mandi juga, keluar dari kamarnya untuk mengajari Ester tentang fitur dan aplikasi handphonenya.


'apa anak itu sudah tidur ya' batin judeo


Dia mengambil handphone Ester yang masih tergeletak di meja sofa itu.


"Ester" panggil judeo berjalan kearah belakang


"iya tuan" sahut Ester cepat


"kenapa kamu diluar malam-malam begini, bisa sakit Lo" ucap judeo


"iya tuan" ucap Ester gugup


"ayo belajar tentang handphonemu" ucap judeo ingin berbalik, tapi tunggu dulu, Ester cantik banget dengan baju ini, apa ini baju yang dibelikan oleh Jo kemarin, batin judeo.


"tuan Jo, tuan" ucapnya takut-takut


"ohhhh besok kamu boleh belanja baju, buang baju-baju lama kamu" ucap judeo mantap


"tapi sayang tuan, masih bagus-bagus"


"tidak, tidak ada yang bagus pakaianmu itu" ucap judeo sambil melangkah meninggalkan dapur


Ester sudah terdiam mendengar hinaan tuan judeo. Dia mengikuti tuan judeo ke depan untuk belajar hpnya.


"apa tuan istirahat dikamar aja dulu tuan, soalnya Sofanya saya bersihin dulu" ucap Ester karena memang niatnya mau bersihin sofa itu dulu.


"ohhh ya sudah, kalau sudah kamu bilang saya"


"baik tuan" ucap Ester mulai menata sofa itu seperti semula.


Judeo sudah rebahan di kasur empuknya. Tidak berapa lama Ester mengetuk pintunya.


tok tok tok


"masuk"

__ADS_1


ceklek


Ester membuka pintu kamar judeo perlahan Dia melihat judeo sudah ditempat tidur, apa dia mundur aja ya.


"sini masuk, mau belajar ga"?


"iya tuan"


Judeo bangun dan duduk ditepi tempat tidurnya.


"sini" menunjuk tempat tidurnya


Ester dengan ragu mendekat, tapi tadi kan mereka sudah melakukannya ngga mungkin tuan judeo menginginkannya lagi.


"sini" judeo langsung menarik tubuh Ester kembali duduk di pangkuannya. Ester deg-degan, hatinya ngga bisa dia ajak kompromi.


Sementara judeo juga sama, mencium wangi Ester yang polos habis mandi tanpa parfum malah membuat gairahnya bangkit lagi. Dibawah sana sesuatu langsung bereaksi saat Ester duduk di pangkuannya. Rambut Ester yang basah dan asal dijepit keatas membuat judeo tidak bisa menahan diri. Dia langsung menc..m tengkuk Ester lagi. tidak sampai disitu gaun yang dikenakan oleh Ester sudah di..suki tangan judeo dari bawah.


"tuan" ucap Ester geli tapi dia nikmati juga.


"kamu habis mandi ya, wangi banget, aku jadi ingin lagi" bisik judeo


"tuan tadi...."


"aku menginginkanmu lagi, " ucap judeo sudah dengan suara berat


"tapi tadi barusan sudah tuan" Ester berusaha mengingatkan


Judeo tidak mau banyak bicara lagi, dia langsung menarik gaun itu ke atas dan membalikkan tubuh Ester. dia meny.sap sesuatu didalam gaun Ester. Ester semakin geli tapi semakin menikmati juga, sekarang dia malah membalas sentuhan judeo dengan suara-suara merdunya.


Judeo yang sudah posisi on lagi langsung membu.a semua pakaian Ester dan membuangnya asal. Dia mengangkat tubuh kecil Ester ke kasur empuknya dan menguasai sepenuhnya. Ester semakin mend.sah saat judeo meng..us sesuatu dibawah sana. Dan suara ******* itu makin memacu judeo untuk melakukan lebih dan lebih lagi.


Puas menyentuh setiap inci tubuh Ester judeo langsung mema.uki intinya. Tidak seperti tadi, tapi Ester tetap masih merintih. Judeo benar-benar seperti kecanduan dengan Ester yang masih sempit dan hanya dia yang menyentuhnya.


Ester sebenarnya sudah cape, tapi sepertinya judeo belum tuntas. Ester sampai lemas karena cape. Judeo akhirnya tuntas juga dan mengerang hebat. Setelah tuntas judeo berbaring disebelah Ester sementara Ester sudah memejamkan matanya karena kelelahan dan langsung tertidur. Judeo menatap wajah Ester lekat-lekat.


'kasian kamu, sampai kecapean gara-gara aku ajak main terus. tapi aku juga ngga tahu kenapa aku selalu ingin kalau berada di dekatmu. Kamu istimewa, aku bahagia didekatmu' batin judeo


'kamulah wanita yang bisa membuatku senang dan hangat Ester, belum pernah aku merasakan perasaan hangat seperti ini sebelumnya, aku bahagia' gumam judeo sambil mengusap kepala Ester yang sudah pulas hanya ditutupi selimut. Judeo membenarkan selimut Ester lalu ikut tidur disebelah Ester sambil memeluk pinggang Ester.


Terimakasih ya readersku


tetap like, coment dan vote ya


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2