AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 122 SEDIKIT PERHATIAN


__ADS_3

Judeo akhirnya membantu istrinya untuk mandi, karena Ester baru pertama Kali ke rumah ini.


Ester masih merasa sangat asing dengan rumah ini, ditambah lagi peralatan dan perabotan yang ada di rumah ini sangat mewah dan lux.


Setelah mengajari istrinya, judeo kembali ke kamar. Dia ngga bisa menunggu istrinya mandi, takutnya malah dia ngga kuat nanti.


Setelah selesai mandi mau ngga mau Ester harus ganti baju, padahal jo belum datang mengantar pakaian Ester dan judeo.


Jadilah Ester memakai pakaian kaos oblong judeo beserta celana kolor yang kebesaran.


"pakai ini dulu bentar ya, tunggu jo datang" ucap judeo sama istrinya.


"mas, masa aku pake baju begini" ucap Ester cemberut sambil mengangkat baju dan celana judeo yang dia ambil dari lemarinya.


"sebentar doank sayang, bentar lagi jo akan bawa baju kamu kok, untuk sementara pakai ini dulu ya" ujar judeo menahan tawa untuk membujuk Ester. Pasti lucu emank, itu hampir sama dengan Ester pakai daster pastinya.


Memang dasarnya Ester bukan cewek yang ribet juga tentang pakaian, akhirnya dia pakai juga. Dan benar dugaan judeo baju itu sudah hampir mencapai lutut Ester, ditambah celana kolornya yang harus di ikat , kalau tidak pasti kedodoran.


Begitu keluar dari ruang ganti judeo sangat ingin ketawa, tapi dia tahan takutnya Ester jadi ngambek ngga mau keluar.


"mas jadi begini nih, aneh ngga" cusp Ester sambil merentangkan tangannya menunjukkan pakaiannya. Judeo hanya senyum level melihatnya.


"memang lucu sih sayang, tapi masih wajar" ucapnya


"ihhhh mas pasti aneh ya "


"ngga, ngga aneh sayang, biasa aja , dan istriku tetap yang terbaik" ucap judeo sambil berdiri.


"uhhh gombal deh"


"sayang, ngga gombal" ujar judeo sambil memeluk istrinya Dan langsung kecium wangi Karena baru mandi itu.


"kamu tahu ngga Ester sayang, kamu itu memang unik dan yang terbaik yang Tuhan kirim untukku. "ucapnya lagi sambil mengusap punggung istrinya dan dagunya diletakkan di bahu istrinya yang kecil.


Ester masih diam, dia bingung mau menanggapi apa, biarlah suaminya tuntasin dulu bicaranya .


"Dulu waktu aku menginginkanmu, aku sampai setengah mati menghadapi kepolosanmu. Baru kamulah wanita yang bisa membuatku selalu teringat kamu. Dan baru kamulah wanita yang bisa membuatku ingin selalu bersamamu. " cerita judeo mengenang masa lalunya.


"Dan kamu tahu, begitu aku melihatmu di mall itu waktu pertama kita ketemu, aku merasa bahagia banget, lebih bahagia dari menang Order miliaran" lanjutnya


"Tapi begitu jo menyelidiki, ternyata kamu sudah punya anak, saya bertekad akan merebutmu kembali, Karena kamu masih istriku. Ajaibnya ternyata anak itu adalah anakku. Kamu tahu betapa bahagiannya aku, tidak bisa aku lukiskan kebahagiaanku waktu itu " ujar judeo


"Dan ternyata sekarang kamu adalah istriku, istri yang sedang mengandung anakku lagi. Adakah alasanku untuk bersedih, sepertinya tidak, apa lagi urusan mami malah bisa kamu hadapi dengan kepolosanmu, kamu hebat sayang, kamu hebat " ujar judeo

__ADS_1


"Tetaplah bersamaku, jangan tinggalkan aku" ucap judeo mengurai pelukannya.


"mas apa -apaan sih, jadi baper" canda Ester


"aku lapar nih, mana buah kita tadi" ujar Ester yang memang sudah mulai lapar.


"ohhhh maaf ya sayang, anak papa sudah lapar ya, maaf ya nak" year judeo mengusap perut istrinya.


"iya papa " ujar Ester menirukan suara anak kecil.


Akhirnya mereka keluar dan turun ke bawah untuk cari makanan. Judeo menggandeng istrinya menuju kulkas. Sementara asisten rumah tangga sudah menyapa mereka.


"mau di buatin sesuatu tuan"


"boleh bi, sandwich kesukaanku satu bi" ucap judeo. Biar bagaimana pun judeo belum tahu rencana maminya, jadi dia tetap harus waspada dengan apapun. Sandwich kesukaannya itu sebenarnya untuk Ester tapi dia takut maminya merencanakan sesuatu untuk Ester, jadi anggap aja untuk Dia.


"baik tuan "


Sementara judeo lanjut memeriksa kulkasnya,


"mau buah apa sayang" tanyanya sambil membuka kulkas


"terserah mas aja" ucap Ester menarik tangannya tapi tetap di tahan oleh judeo supaya mereka tetap gandengan.


"bi , tolong siapin buah nya" ucap judeo sambil mengangkat beberapa buah dari kulkas.


Pada saat bersamaan nyonya citra turun ingin menyuruh pembantunya menyiapkan makan malam bersama anak dan menantunya, tapi malah dia menemukan pemandangan langka dimana anaknya menggandeng tangan Ester sampai ke depan kulkas.


"Deo " ucap bu citra.


"iya mi, aku lapar pengen sandwich" padahal dia tidak lapar sama sekali.


"terus ini Ester pengen makan buah, makanya aku cari di kulkas" ucap judeo masih tetap memegang tangan istrinya.


Sementara Ester melihat ibu citra dia sedikit ciut, walaupun dia tahu bahwa di sini ada suaminya, tidak akan terjadi apa - apa.


Ibu citra menatap Ester serius, karena pakaiannya, tapi judeo yang melihat itu menanggapi beda.


"kenapa pakai baju deo" tanya bu citra


"ohhh itu, jo tadi ada kerjaan dikit, bentar lagi nyampe kok"


"minta sama clara sana " ujarnya datar

__ADS_1


"ngga usah mi, bentar lagi jo bawain kok"


"Ya sudah, terserah kalian" ucap bu citra akhirnya.


"Bi sri, tolong siapin makan malam sama mereka, menunya tanya mereka juga boleh " ucapnya kepada pembantunya.


"baik bu "


"kalian menginaplah di sini, mami ingin bicara nanti. kalau bajunya lama Minta clara ada beberapa stok baju dikamar. " ucapnya menatap tajam Ester


"iya bu " ucap Ester akhirnya.


Ibu citra berlalu dari tempat itu, entah kenapa malam ini dia merasa bahagia, tidak kesepian, ada anaknya dan menantunya juga calon anak mereka lagi.


Ketika dia ingin naik ke atas dari tangga dia dapat melihat kebahagiaan judeo ketika menggoda istrinya. Menyuapi buah tapi malah di masukkan ke mulutnya sendiri, sehingga istrinya cemberut dan deo akhirnya minta maaf. Pemandangan yang hampir tidak pernah dilihat nyonya citra.


Ibu citra jadi ikut ketawa melihat itu, dia melanjutkan langkahnya ke atas.


Ketika judeo dan Ester masih makan buah dan sandwich kesukaan judeo di meja makan, clara datang dengan paperbag di tangan.


"nona Ester ini pakaian ganti untuk nona" ucap clara yang ternyata diperintah ibu citra.


"ohhh taruh aja, punya siapa itu"


"memang ada stock di lemari pak"


"ohhh "


"makasih ya mba clara "


"sama - sama Nona, sudah tugas saya , kalau begitu aku pamit dulu nona"


"silahkan" ucap Ester sopan


Clara berlalu naik ke atas lagi, sementara judeo kembali menggoda istrinya.


"sepertinya baju ini lucu sayang, ngga usah ganti dulu, anakku pengen pakai baju bau papanya" ujar judeo sok imut


"wihhhh bawa - bawa anak sekarang " ucap Ester manja


Hai semua


Dukung terus ya

__ADS_1


like, coment dan vote


Terimakasih


__ADS_2