AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 45 MULAI BERGETAR


__ADS_3

Judeo tidak mengingkari janjinya, setelah selesai makan siang di hotel itu dia langsung pulang ke apartemen. Dia juga membawa seporsi makan siang untuk Ester.


judeo dan Jo langsung naik ke unit judeo, dan mereka ternyata mereka disambut Ester yang masih memikirkan kedatangan maminya judeo.


"selamat siang tuan judeo, tuan Jo"


"hmmmm" ucap judeo langsung masuk dan duduk disofa ruang tamu.


"siang nona" ucap Jo sambil mengikuti langkah judeo, begitu juga Ester dibelakang Jo.


"kamu tidak diapa-apain mami kan"?


"tidak tuan"


"hmmmmm, baguslah"


"maksudnya tuan" tanya Ester lagi.


"Jo, kalau mau pulang ke unitmu, pulang aja, nanti aku hubungi kalau mau perlu"


"iya, baik tuan, kalau begitu saya permisi dulu nona Ester"!


"iya tuan Jo" ucap Ester mengangguk.


Sepeninggal tuan Jo, judeo fokus ke Ester.


"ini, kamu makan dulu, kamu belum makan siang kan" sambil menyodorkan paper bag itu kepada Ester.


"iya tuan, terimakasih" Ester menerima paper bag itu dan membawa makanannya ke meja makan.


"apa boleh saya makan sekarang tuan" tanya Ester polos kembali ke sofa ruang tengah.


"hmmmm, masa besok" tukas judeo


Ester kembali ke meja makan dan menikmati makan siangnya, sangat enak menurut Ester. Karena mungkin sampai usia ini dia hampir belum pernah makan, makanan ala restoran hotel bintang.


Judeo yang melihat Ester makan sangat lahap tertawa kecil saat dia mengintip dari balik lemari.


'kok aku senang banget ya, melihat dia makan dengan sangat lahap' batin judeo.


Dia lalu meninggalkan Ester menikmati makan siangnya. Dia ingin berendam dulu di kamar mandinya yang mewah.


'panas-pabas begini, aku berendam dulu deh' batinnya.


Sementara Ester selesai makan dia langsung membersihkan meja makan itu dan mencuci alat makan yang dia gunakan.


'apa tuan judeo akan butuh sesuatu ya' batin Ester


'apa dia mau dibuatin kopi'


'tanya ngga ya'


'tapi takutnya tuan sedang istirahat, malah terganggu ntar' batinnya lagi


'Coba aku intip kamarnya deh, kalau dia sudah istirahat, aku juga ingin nyuci pakaianku' batin Ester

__ADS_1


Dengan perlahan Ester menuju kamar judeo.


tok tok tok


"permisi tuan"


Tapi tidak ada jawaban dari dalam kamar judeo.


ceklek


Ester melihat seluruh ruangan itu dan ternyata judeo sedang tidak ada.


'tuan mungkin sedang di kamar mandi, ntar aja deh' batin Ester


Baru aja Ester berbalik badan ingin keluar, dia sudah dikejutkan dengan suara berat judeo.


"ada apa, kamu kangen aku peluk"


Ester sudah memaku ditempatnya. Dia tidak tahu harus jawab apa. bilang tidak takut tuannya marah, bilang iya , betapa memalukannya.


"sini kamu" ucap judeo sudah dibelakang Ester dengan jubah mandi putihnya.


"ngga tuan"


"ngga, ngga apanya" ? goda judeo senang lalu memutar tubuh Ester menghadapnya.


"maaf tuan, saya sudah mengganggu acara mandi tuan"


"iya kamu memang sudah mengganggu acara mendiku. tadinya aku ingin rileks sambil berendam, tapi suaramu sudah merubah moodku"


"tidak segampang itu, kamu harus tanggung jawab"


"baik tuan, saya harus ngapain"


"sini aku kasih tahu"


"iya tuan" Ester mendekati judeo dengan perasaan deg-deg an.


"kok aku merasa deg-degan sih didekatin Ester, apa iya aku jatuh cinta" batin judeo


"aku takut banget nih, tuan hukum aku apa ya, karena sudah mengganggunya. " gumam Ester.


Judeo memegang kedua bahu Ester dengan perlahan, tapi hatinya bergetar hebat. Dia seperti seorang laki-laki yang baru berkencan.


Melihat bibir mungil Ester judeo sudah pasti tidak bisa menahan diri, apalagi dia adalah seorang laki-laki penggila ************.


"kamu membuatku gila Ester" ucap judeo pelan tapi masih didengar Ester.


"apa tuan" Ester sudah tidak bisa bicara lagi karena bibir judeo sudah menguasai bibirnya.


Cium.n itu semakin lama semakin dalam, dan membuat Ester yang tadinya berdiri malah sekarang bersender didinding dekat pintu kamar judeo.


Ester sangat menikmati cium.n itu sampai-sampai dia sangat terlena. Dia seperti cacing kepanasan dan sudah dikuasai oleh keinginan nalurinya. Dia memberanikan diri melingkarkan tangannya ditengkuk judeo yang tinggi.


Judeo senang dengan permainan mereka, karena Ester Sudah aktif membalas sentuhannya. Bahkan terlihat Ester juga menginginkan sentuhan itu.

__ADS_1


Inilah yang diinginkan judeo, dia ingin Ester juga menikmatinya. Jangan hanya karena keterpaksaan.


Saat tangan judeo meremas da.anya, Ester menggelinjang dan memanggil tuan judeo dengan suara khas orang mabuk.


"ini semakin besar, ada gunanya juga rajin aku sentuh" canda judeo sambil meremas dan menarik baju Ester ke atas. Ester malu setengah mati mendengar ucapan judeo.


"tuan"


"Iyah, teruslah memanggilku" ucap judeo masih aktif kesana kesini.


"kamu mau aku sentuh yang mana, yang ini atau yang ini" sambil menyentuh intinya membuat Ester terlonjak


"tuan"


"Iyah, aku pasti akan sentuh semuannya" ucap judeo dengan santai.


Judeo sangat menikmati permainan mereka, dan dia juga sangat ingin agar Ester juga merasakan kepuasan yang sama.


Judeo terus menyentuh bagian-bagian sensitif yang bisa membuat Ester semakin seperti cacing kepanasan. Tubuhnya menggeliat kesana kemari tidak beraturan mengikuti nalurinya.


Judeo yang sudah banyak faham tentang wanita tahu kalau sekarang Ester membutuhkan sentuhannya. Dan dia sendiri sudah tidak tahan untuk menyentuh Ester.


Setelah hampir satu jam, permainan mereka baru tuntas. Ester sudah sangat cape dan tubuh mereka sudah penuh keringat. Pakaian yang mereka kenakan tadinya entah sudah dimana keberadaannya. Bahkan jubah mandi judeo yang dia pakai dari kamar mandi sudah berada dipojok ruangan.


Ester terlihat tidur dikasur empuk judeo. Sementara judeo langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, karena jam tiga sore mereka ada meeting penting.


Judeo tersenyum bahagia saat berendam ketika dia mengingat semua permainan mereka barusan. Ester yang sudah mulai ikut aktif dalam permainannya walaupun belum agresif karena sejujurnya judeo juga kurang suka dengan wanita yang selalu agresif.


Ada kalanya dia butuh cewek yang agresif tapi kadang dia risih juga kalau cewek terlalu agresif.


Setelah selesai mandi judeo mengambil sendiri semua keperluannya. Dia tidak mau mengganggu tidur Ester. Dan dia juga tidak mau membiarkan Jo melihat Ester tertidur begitu, dia tidak rela berbagi wajah teduh Ester.


Kalau dia menyuruh Jo menyiapkan semuannya sudah jelas Jo akan masuk ke kamarnya, sementara Ester masih tidur. Itulah sebabnya dia bela-belain kerjain sendiri semua.


Setelah berpakaian rapi dia telepon Jo.


Dddrrtt dddrrtt


"hallo tuan"


"Jo, kita jalan sekarang"?


"baik tuan, saya kesana"


Berarti Jo masih di unitnya belum kesini, batin judeo.


Kembali dia melihat Ester yang tidur sangat lelap dibalik selimut. Judeo mendekat dan membenarkan selimutnya. Disana dia bisa melihat sekejap tubuh Ester yang masih polos yang penuh dengan bekas sentuhannya. Tapi hanya sekejap dia takut tak bisa menahan diri.


'Kamu yang bisa membuatku kangen Ester, kamu luar biasa, semua yang ada padamu luar biasa. bahkan kekuranganmu pun luar biasa bagiku. padahal tubuhmu kurus ngga terawat dulunya, cantik hanya standart, tapi harus aku akui kamu sangat manis dan nikmat. apa itu karena kamu adalah istriku, belum pernah aku menginginkan dan merindukan wanita sebelumnya' batin judeo


Dia menutupi tubuh Ester lalu berlalu keluar dari kamarnya untuk menunggu Jo.


Terimakasih


like, coment dan vote ya.

__ADS_1


I love you all๐Ÿ™๐Ÿค—


__ADS_2