AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 30 KECURIGAAN SELA


__ADS_3

Setelah lama berbincang dengan Ester, judeo ingin tidur karena hari sudah larut malam, hampir jam satu dini hari. Sebenarnya dari tadi Ester sudah sangat ngantuk, tapi karena tuannya masih ngajak ngobrol dia tidak berani beranjak.


Sementara judeo juga sebenarnya sudah tahu kalau Ester sudah ngantuk, tapi entah kenapa dia masih ingin ngobrol dengan Ester. Kesederhanaan Ester sedikit banyak merontokkan arogansinya tanpa sengaja.


"ya sudah tidur sana, kamu sudah ngantuk"


"iya tuan, kalau begitu saya mohon kebelakang mau tidur" ucap Ester sopan


"hmmmm" jawaban andalan judeo.


Dia masih menatap punggung Ester sampai hilang dibalik pintu.


"gadis ini sangat lucu dan sederhana" ucap judeo sambil bangkit menuju kamar mewahnya.


Tidak perlu waktu lama judeo sudah tertidur lelap, apalagi Ester jangan ditanya, dia sudah sampai dipulau mana mimpinya kali.


Tapi seperti biasa jam lima tiga puluh Ester pasti sudah bangun. Dia harus membersihkan apartemen sebelum tuan judeo bangun.


Tapi tunggu!


Sekarang sih tuan judeo sudah tidak alergi melihatnya, jadi dia tidak usah ngumpet lagi kalau ketemu tuan judeo.


Seperti hari ini, Ester masih di balkon belakang setelah selesai membersihkan semua ruangan, tinggal ruangan kamar tidur tuan judeo. biasanya itu dia bersihkan siang setelah tuan judeo berangkat.


Sementara diruang depan judeo sedang berbincang dengan Jo, asistennya.


"selamat pagi tuan"


"pagi"


"kita langsung jalan"


"hmmmm, Jo belikan gadis itu handphone dan sambungkan ke handphone saya"


"maksudnya nona Ester tuan"


"iya siapa lagi, masa sela dibelikan handphone, dia itu pasti minta rumah mewah" ucap judeo senyum membayangkan dua wanita yang berbeda jauh itu.


"iya, baik tuan" ucap Jo sambil tiada hentinya kagum sama Ester.


"tapi typenya seperti apa tuan"


"pilih yang terbaru"


'busyet apa bosku ini sudah bucin berkelas ya' batin Jo tapi ngga bisa ketawa.


"baik tuan, nanti siang sudah akan ada"


"hmmmm"


"Ester" teriak tuan judeo sambil melangkah kearah dapur.


"iya tuan, ada yang harus saya kerjakan"


"hmmmm, tidak, kamu tidak usah beli sarapan, nanti Jo yang pesan" ucap judeo yang membuat Jo semakin kagum sama Ester.


'kamu memang gadis hebat Ester, belum pernah ada wanita yang diperhatikan begini sama tuan judeo' batin Jo lagi


"baik tuan, tapi jangan yang mahal-mahal ya tuan Jo" ucapnya polos menatap Jo sambil senyum kecil, seolah mengatakan kamu kan tahu uang makanku hanya dua puluh ribu buat sehari. Tapi itu membuat dua lelaki itu saling pandang dan Jo tersenyum tapi tidak dengan judeo, dia tidak ingin ada kedekatan antara Jo dan Ester sampai segitunya.


"kamu tidak disuruh bayar" malah bentak judeo sambil berbalik dan berjalan kedepan untuk berangkat ke kantor.

__ADS_1


"ohhh maaf tuan" ucap Ester agak menunduk.


Sepanjang jalan menuju kantor judeo masih memikirkan Ester.


Bagaimana gadis kecil itu tidak sempat punya cita-cita karena sibuk cari nafkah sehari demi sehari.


Gadis zaman sekarang yang masih tidak memiliki gadget untuk melihat dunia lain di dunia Maya.


Gadis yang dari keterbatasannya pun masih berpikir untuk bisa menolong orang lain dan menyenangkan orang lain.


Gadis yang selalu mensyukuri hidupnya, sekalipun dia sedang berada di lobang singa sekalipun, dia masih yakin kalau Tuhan punya rencana.


Tapi gadis itu juga punya prinsip yang hebat, contohnya saja pernikahannya. Dia tidak mau melayani judeo tanpa ikatan, karena bagi dia itu dosa zinah dan itu dosa paling berat menurutnya.


Sementara diluar sana banyak sekali wanita yang bisa diajak tidur oleh judeo tanpa ikatan, bahkan bisa aja diajak tinggal sama judeo hanya mengharapkan satu mobil mewah atau apartemen mewah, tanpa perduli gunjingan orang dan juga tetangga apalagi dosa.


Tidak berapa lama judeo sampai dikantor CJ , dan Jo mengantar judeo sampai keruangannya setelah itu barulah Jo masuk ruangannya sendiri.


"saya keruangan saya dulu tuan"


"hmmmm"


Jo langsung melangkah keluar dari sana dan masuk keruangannya sendiri.


Dia mulai mencari handphone yang diinginkan oleh tuannya. Dan tidak berapa lama Jo memilih salah satu handphone yang terbaru dengan harga fantastis. Tanpa pikir panjang dia langsung pesan dan minta langsung diantar ke kantor CJ.


Tengah hari saat jam makan siang, handphone judeo berdering dan tertulis nama sela.


Judeo sangat malas mengangkatnya, sehingga dia pencet interkom yang ada di ruangannya lalu menyuruh Jo keruangannya sekarang.


tutttt


"Jo, kesini sekarang"


tok tok tok


"masuk"


"ada apa tuan" Jo masih mendengar bunyi handphone tuannya.


"angkat tuh"


"ohhhh" ucap Jo setelah melihat nama di monitor handphone tuannya.


"halo"


"halo, kenapa kamu yang angkat, mana Deo"


"tuan lagi ngga bisa diganggu nona"


"bilang saya yang telepon"


"tapi saya ngga berani ganggu nona"


"dia di kantor kan, atau ngga"


"maaf nona sela, ada apa, nanti saya sampaikan sama tuan judeo'"


"saya harus bicara langsung dengannya"


"kalau begitu nanti saya sampaikan supaya tuan hubungi balik nona"

__ADS_1


"ya sudah, jangan sampai lupa, ingat"


"iya nona" sambungan telepon itu sudah diputus oleh sela dari sebrang sana.


"tuan diminta menghubungi nona sela" ucap Jo


"bukan dia yang minta, kamu yang menawarkan" protes judeo


"soalnya nona sela ngotot terus tuan"


"lain kali jangan tawarkan, saya malas ngobrol sama wanita itu. paling ujung-ujungnya minta traktir"


"hehehe jadi terbiasa tuan dia"


"kamu ngeledek saya"


"ehh ngga tuan, mana saya berani"


Sementara ditempat lain sela yang sedang santai merasa curiga, kalau judeo itu tidak sedang meeting. Dia hanya menghindari sela.


'Saya harus jerat kamu lagi Deo, jangan sampai lepas dari genggaman, aku belum bosan sama kamu, sama duitmu, sama fasilitasmu dan juga kehebatanmu ditempat tidur. Hanya kamu yang bisa membuatku lemas' batin sela yang termasuk kepada golongan cewek maniac ***.


'aku harus langsung cek ke kantor judeo, syukur-syukur ketemu, kalau tidak ya sudah, toh aku lagi santai kok' batin sela


Tanpa pikir panjang sela langsung melajukan mobil mewahnya ke kantor CJ. Dia yang sudah banyak dikenal oleh karyawan judeo tidak mengalami hambatan untuk masuk. Tanpa permisi dan lapor kepada recepsionist, dia bisa langsung melenggang naik, apalagi dengan pakaian yang elegan dan terlihat sexy.


Judeo yang sedang menunggu makan siangnya dipesan Jo, memilih duduk didofanya untuk istirahat sebentar. Dia sedikit ngantuk memang, gimana tidak, tadi malam dia tidur jam satu dini hari setelah mengg.rap Ester hampir satu jam.


'ahhhh Ester you are very spesial girl' batin judeo sambil senyum. Khayalan judeo baru saja indah, kini pintu ruangannya sudah dibuka seseorang sedikit agak kasar.


ceklekk brakk


"Deo" teriak sela melihat kursi kerja judeo yang kosong.


Emosi judeo sudah langsung naik ke ubun-ubun, apalagi khayalan indahnya tadi jadi buyar semua.


"kamu tidak punya sopan santun ya"


"Deo, sayang" goda sela berusaha mendekat tapi dicegah oleh Deo.


"kamu masuk ruang kerjaku seenaknya, kamu ngga sopan" ucap judeo bersamaan dengan itu Jo masuk membawa makan siang judeo.


"Jo kenapa sela bisa masuk sembarangan, gimana kalau saya lagi meeting penting" teriak judeo kearah Jo.


Jo sudah menatap sela dengan sangat tajam, apalagi dia tahu tuannya sudah bosan dan ingin menghindari wanita ini.


"nona sela, saya kan sudah bilang kalau tuan akan menghubungi anda"


"tapi kamu bohong, Deo dia bohong, dia ngga sampein ke kamu kan"? rengek sela sok manja mengadu ke judeo.


"nona tolong kerjasamanya untuk keluar dari ruangan ini sekarang" ucap Jo pelan dan datar tapi menakutkan.


"tidak" ucap sela kekeh


Jo memencet sesuatu dihandphonenya.


"security ke ruang pak judeo sekarang" ucap Jo sambil menatap tajam sela


"Deo, ngomong dong, kok kamu diam aja aku diusir" rengek sela


Judeo langsung menuju kursi kerjanya tanpa menghiraukan sela.

__ADS_1


"cepat urus Jo" ucapnya sama datarnya bersamaan munculnya dua security di ruang itu dan meminta nona sela keluar.


Berikan like, coment dan votenya ya. terimakasih🙏


__ADS_2