AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 97 MAU HONEYMOON


__ADS_3

Semua orang yang ada di meja makan itu terharu dan meneteskan airmata.


Pertemuan papi dan anak yang sudah puluhan tahun terpisah, dan baru sekaranglah momen yang pas untuk saling meminta maaf dan memaafkan.


"ayo duduk lagi " ajak pak ganda


Akhirnya judeo dan Aldo kembali duduk di posisi masing - masing.


"oh iya pa, Aldo juga ingin pesan sama Ester untuk jangan pernah sedih lagi. Sekarang radit sudah ketemu papanya. Kalian harus bahagia. Tapi jika kak deo menyakiti kamu dan radit jangan sungkan datang ke kami " ucap Aldo ke arah Ester.


"iya kak Aldo "


"iya Ester, kalau ada masalah kamu tetap anak bapak meskipun sekarang ternyata kamu menantuku, itu sama aja hanya beda panggilan justru kita makin keluarga besar. kamu tetap anak bapak" tutur pak ganda.


"iya pak, aku juga minta maaf ya ma, pa, kak aldo kalau selama di panti melakukan kekhilafan dan kesalahan. Dan terimakasih sudah menampung aku dan radit sangat baik. Terutama bu silvia, selalu ada saat aku butuhkan. Semoga ibu panjang umur dan selalu sehat ya bu" ucap Ester tulus.


"iya nak, ibu dan bapak hanya mengikuti naluri bahwa semua ada hikmahnya . Ibu juga minta maaf masih banyak kekurangan Ya, tapi percayalah kasih sayang ibu sangat banyak untuk kalian " ucap bu silvia bijak


"iya nak, bapak bersyukur kalian bersama bapak" ucap pak ganda tulus.


Sejenak semuannya terdiam, semua sibuk dengan pikirannya masing -masing.


"oh iya mas deo, aku juga ingin minta maaf kalau banyak merepotkan " ucap Ester membuat judeo akhirnya buka suara .


"kamu tidak pernah salah, justru kamu korban kearogananku dan keegoisan mamiku" ucapnya pelan sambil meraih tangan Ester.


"Tapi mulai sekarang kalian adalah hidupku, tanggung jawabku dan juga hidupku. aku tidak ingin kalian susah" ucap deo megelus tangan ester.


"dan papi, juga untuk semuanya, maafkan deo, jujur selama ini aku sangat marah sama Kalian, terutama papi, Karena aku kangen papi tapi papi tidak pernah mendatangiku" ucapnya sedih


"Tapi kemarin papi sudah cerita apa yang dia rasakan dan dia alami. Ternyata papi pun sebenarnya merindukan aku. Dan yang lebih mengejutkanku kenapa Tuhan malah mengirim anak dan istriku kepada kalian" ucap deo jelas.


"Terimakasih sudah mengurus mereka selama ini, terutama tante Silvia Ester sudah banyak cerita sama saya. " Ucap judeo mantap.


Judeo merasa sangat plong dan tiada amarah maupun dendam kepada keluarga papinya. Judeo benar - benar merasakan kedamaian dalam keluarga ini.


"jadi sekarang kita semua satu keluarga, harus saling menghormati dan menghargai" ucap pak ganda.


"Satu lagi deo, kalian kan baru bersatu lagi, kalau kalian mau liburan dulu pergi aja, radit kami yang jaga dulu. aku sudah tanya jo, kamu bisa kosongkan jadwalmu dulu, mumpung tidak ada yang urgent" tutur pak ganda.


"maksudnya " judeo bingung karena belum mikir.


"ya anggap aja bulan madu " celetuk Aldo senyum.


"betul" ucap pak ganda dan bu Silvia barengan membuat mereka semua ketawa.


Ester yang jadi pokok perbincangan jelas aja jadi malu.


"Kalau ngga kalian di kota ini aja dulu, ngga usah jauh - jauh " saran pak ganda.

__ADS_1


"iya tuan, apa perlu saya searching lokasi di kota ini atau kota terdekat " tanya jo


"betul jo, booking dulu buat mereka" ucap pak ganda ketawa


"gimana" tanya judeo ke arah Ester yang masih malu - malu.


"terserah mas aja "


"Ya sudah jo, booking aja di kota ini, ngga usah jauh - jauh. " ucap judeo


"baik tuan " jo langsung meninggalkan meja makan sebentar dan segera telepon hotel milk judeo.


Tidak berapa lama jo sudah balik lagi ke meja makan.


"sudah tuan, besok pagi tuan akan chek in "


"hmmmm"


Setelah selesai makan malam mereka semua cari kesibukan masing -masing. Judeo dan jo membicarakan pekerjaan selama di kota ini sementara Ester dan ibu Silvia sedang beresin dapur. Radit Dan Aldo serta pak ganda beserta pengawal sedang main catur di sebelah.


Sebelah urusan judeo dan jo kelar, jo langsung menuju kamarnya untuk istirahat sementara judeo masih gabung dengan keluarganya.


"deo, radit harus tidur itu, besok dia mau sekolah " ujar bu Silvia


"ohhh oke tante, radit sekarang bobo sama nenek ya, besok harus sekolah" bujuknya sama anaknya.


"oke pa, selamat malam "


Setelah radit di bawa ibu silvia ke dalam, tinggallah judeo, Aldo dan juga pak ganda.


"Aldo, kalau kamu butuh sesuatu cerita sama aku, siapa tahu bisa ku bantu " ucap judeo tulus.


"iya kak "


"ohhh iya Papi sama tante Silvia tinggal di sekitar sini aja, biar bisa dekat dan ada yang liatin radit pas aku ke Jakarta , gimana do"?


Aldo dan pak ganda saling pandang, bingung mau jawab apa.


"aku sih terserah Papa aja, cuma panti gimana"?


"itu nanti kita pikirkan ya deo, kamu fokus bulan madu dulu. Papa harus bicara sama silvia dulu nanti "


"oke pi"


Setelah lama berbincang akhirnya mereka tidur di kamar masing - masing.


**


Keesokan harinya judeo dan Ester sudah bangun dan sudah rapi. Begitu juga radit dan juga pak ganda dan bu Silvia.

__ADS_1


"Radit Papa sama mama mau pergi dua hari ya nak, kamu jangan nakal sama kakek"


"kenapa radit ngga diajak ma"


"radit kan sekolah sayang"


"iya radit, nanti kita pergi bersama kakek dan nenek pada hari sabtu ya" bujuk judeo


"ohhh, janji ya pa" ucap radit mengangkat jarinya dua bentuk v.


"iya sayang "


Akhirnya judeo dan Ester yang duluan jalan karena mereka akan chek in jam tujuh pagi, sementara radit baru jalan jam tujuh tiga puluh, karena masuknya jam delapan pagi.


"hati -hati Ya pa, ma" ucap radit sambil melambaikan tangannya ke mobil yang membawa judeo dan Ester.


Setelah radit berangkat ke sekolah, tinggallah di rumah pak ganda, bu silvia dan para pembantu dan juga dua pengawal sekaligus satpam.


Sekitar Jam sebelasan ada satu mobil yang berhenti di depan rumah itu dan turunlah satu orang wanita yang sangat elegan dari mobil itu beserta seorang wanita agak muda dan juga pengawal. Sementara agak jauh ada satu mobil yang mengawasi juga.


"selamat pagi, mau ketemu siapa "?


"kami ingin ketemu pak judeo, ini ibunya " tutur clara menunjuk ibu citra disampingnya.


"tapi pak judeo dan istrinya baru aja keluar bu tadi pagi bu"


"apahhhhh" ibu citra agak kaget.


'berarti benar deo sudah menikah, kenapa ngga bilang aku 'batin bu citra


"terus anaknya" tanya bu citra


"den radit sedang sekolah bu" jawab pengawal sekaligus satpam itu.


"terus di rumah ada siapa"


"hanya ada kakek dan neneknya radit"


"tolong sampaikan, saya maminya judeo"


"baik bu, saya panggilkan dulu" ucap sang pengawal.


Tidak berapa lama keluarlah pak ganda dan ibu Silvia berbarengan.


Baru sampai teras mereka bertiga sama-sama kaget dan tertegun. Maminya judeo seperti kehabisan kata - kata. Dia Jadi bengong dan menatap mereka berdua.


Hallo semua


jangan bosan - bosan ya

__ADS_1


Dukung terus dengan like, coment dan vote


Terimakasih


__ADS_2