
"mimpi gimana sayang, kamu ingin lagi" masih goda judeo
"bukan mas, seperti mimpi bisa di sini sama mas deo, di rumah ibu"
"ohhhhh kan kamu yang bilang sayang, setiap hal bisa aja terjadi kalau Tuhan yang mengizinkan" ucap judeo bijak
"iya sih " ucap Ester akhirnya sambil bangkit untuk ke kamar mandi.
Setelah Ester selesai mandi dan sedikit mengoles wajahnya dengan bedak, dia terlihat sangat cantik pagi ini, Aura wanita cantiknya sedang bersinar sepertinya atau mungkin ini pengaruh kehamilannya juga.
"kamu cantik banget sayang "puji judeo menatap mesra istrinya.
"ahhh mas deo, puji terus ntar aku lupa diri nie" balas Ester
"hehhhh, ayo kita makan" ajak judeo meraih tangan istrinya lalu keluar sambil bergandengan tangan menuju meja makan.
Ternyata ibu citra dan asistennya sudah menunggu di meja makan, sementara jo ada di ruang keluarga.
Seperti biasa judeo langsung duduk setelah menggeser kursi istrinya di sampingnya. Sementara Ester walaupun ragu tapi tetap menyapa ibu citra dengan lembut.
"selamat pagi bu" sapa Ester membuat ibu citra yang tadinya sedang fokus dengan handphonenya menatap Ester. Dan Ibu citra melihat senyum ketulusan di wajah Ester. Entah kenapa kepolosan Ester sudah menghipnotis ibu citra juga. Dia yang jarang membalas sapaan orang kali ini mau ngga mau dia harus balas dengan baik juga.
"pagi, kalian baru turun"? tanyanya kaku
Tapi itu sudah mampu membuat asistennya clara kaget, Karena biasanya bosnya itu hanya menjawab hmmmm.
"iya mi, tadi habis dia makan kami joging di sekitar halaman depan" kali ini langsung judeo yang jawab dengan sangat bahagia. Dan Ibu citra juga bisa melihat dengan sangat jelas betapa bahagiannya anaknya itu sekarang. Wajahnya selalu menunjukkan kecerahan dan kebahagiaan, tidak sekaku biasanya.
"hmmm ya sudah kita makan dulu" ajak bu citra sedikit lebih rileks juga.
Judeo ingin mengambil makananya sendiri, tapi langsung di cegah oleh Ester.
"mas deo mau apa " tanya Ester lembut
"nasi goreng sayang"
Dengan telaten Ester menyiapkan nasi goreng untuk suaminya. Tapi setelah itu Ester malah bengong dulu, karena dia merasakan gejolak di dalam perutnya.
Dan semua itu ternyata sedang di perhatikan oleh judeo dan ibu citra.
"kenapa " Tanya ibu citra serius
"kenapa sayang " tanya judeo hampir berbarengan dengan Ibu citra.
Ester menggelengkan kepalanya dan menggoyangkan tangannya sambil berlari ke kamar mandi. Dan disana Ester langsung mengeluarkan semuanya. Ibu citra dan judeo langsung mengikuti ke kamar mandi. Judeo memijit tengkuk istrinya sementara ibu citra memberikan obat gosok.
Setelah dirasa cukup judeo membantu Ester bangkit lagi, tapi ternyata baju Ester sudah kena muntahan. Ibu citra langsung menyuruh clara asistennya memesan pakaian dress ukuran Ester. Dan untungnya ada di lemari ibu citra untuk tamu.
"sudah ,itu bajumu kena muntah, ganti baju dulu deo sana" perintah maminya sambil menunjuk baju ester yang di ambil clara.
"iya mih " judeo terlihat sangat khawatir dengan istrinya itu.
__ADS_1
"maaf ya bu " ucap Ester pelan
"ngga usah di pikirin " ucap bu citra
Akhirnya judeo kembali mengajak istrinya ke kamar untuk ganti baju.
"apa selama hamil nanti harus begini sayang" tanya judeo sangat polos, karena selama ini dia tidak tertarik untuk tahu tentang wanita.
"belum tahu mas, tapi umumnya hanya tri mester pertama " ucap Ester lemah
"ya sudah istirahat dulu aja" ujar judeo
tok tok tok
"deo, ini mami"
"iya mi, ngga dikunci masuk aja"
Terlihat ibu citra bersama seorang pembantu .
"ini bibi buat air jahe hangat, biar sedikit mengurangi mualnya " ucap ibunya. Judeo sedikit ragu sama ibunya tapi tidak dengan Ester, dia sudah pasrahkan semuanya sama Tuhan.
Judeo menerima minuman itu lalu mencobanya.
"ini sayang " ucapnya setelah dia cicipi.
Ester menerimanya dan langsung meminum habis. Sedikit lebih enak dalam perutnya.
"apa sedikit merasa baikan" tanya bu citra
"hmmm iya bu " jawab Ester
"ya sudah istirahat dulu aja " ucapnya sambil berlalu keluar bersama clara.
"ayo sayang tiduran lagi " ucap judeo berniat bantu istrinya.
"jangan mas, ini pagi, ngga bagus, aku kayaknya agak mual tadi cium wangi nasi gorengnya, aku ngga bisa temanin mas sarapan ya, aku tunggu di depan aja"
"yakin kamu"
"hmmmm "
"Ya sudah ayo , mas temanin ke depan "
Judeo langsung menuntun istrinya untuk kedepan. Dan saat melewati meja makan ibu citra bertanya.
"kok ngga istirahat "
"dia ngga mau tiduran pagi -pagi mi, katanya kurang bagus, dia mau duduk di depan, dia mual cium nasi gorengnya " jelas judeo
"ohh ya sudah, tunggu di depan atau di taman bunga dulu, nanti bilang bibi mau makan apa " ucapnya tenang dan jelas tidak judes lagi seperti biasanya.
__ADS_1
"iya bu "
Sepeninggal judeo dan Ester Ibu citra menyuruh asistenya clara untuk mencari dokter kandungan terbaik, untuk jadi dokter pribadi Ester sampai melahirkan.
"carikan dokter kandungan terbaik untuk dia"
"baik bu "
"pokoknya semua kebutuhan dia dan kandungannya harus yang terbaik "
"baik bu "
Ibu citra bingung kenapa dia seperhatian itu sama ester, padahal sebelumnya dia benci setengah mati sama anak itu bahkan dulu dia dengan sengaja menyuruh orang menghabisinya.
"oh iya clara, aku ingin ketemu dengan pengacara perusahaan, segera atur waktu" ucap bu citra
"tentang apa bu"
"pribadi "
"baik bu"
Tidak berapa lama judeo bergabung di meja makan dan ingin sarapan.
"istrimu sama siapa "
"sendiri mi di depan, katanya takut mual lagi kasian yang makan, nanti merasa jijik"
"itu sudah umum, setiap yang hamil rata - rata mual , kenapa harus jijik" tutur bu citra.
"ester orangnya ngga enakan mi"
Akhirnya mereka makan dengan tenang. Setelah makan mereka menuju ke taman bunga mami citra. Ester sangat menikmati suasana taman bunga itu.
"kalau kamu suka, kamu bisa kelola taman ini sesuka mu" ucap bu citra
" iya bu, tamannya sangat bagus, tapi aku ngga bisa kelola bu" ucap ester polos.
"kalau kalian sudah, nanti mami tunggu di kantor mami jam makan siang. sekarang mami harus berangkat dulu"
"iya mi" ucap judeo. Beda lagi dengan ester melihat mertuanya hendak berlalu dia segera meraih tangannya dan menciumnya dan dia melirik suaminya judeo, tapi judeo hanya bengong karena tidak pernah melakukan itu.
"hati - hati bu" ucap ester seolah tidak ada rasa sakit hati sama sekali. Ibu citra kembali terpaku dengan tingkah ester. Ini merupakan hal baru banget baginya. Kembali kesederhanaan ester membuatnya terpana dan terhipnotis.
"iya " jawabnya pendek
Hai semua dukung terus ya
like, coment dan vote
Terimakasih
__ADS_1