
Mobil yang membawa judeo dan Ester melaju membelah jalanan ibukota dengan lancar, Karena ini sudah tengah malam, dan sebagian besar penduduk ibu kota sedang tertidur pulas.
Sementara judeo yang sebenarnya sedang menghadapi masalah serius berhadapan sama maminya, sekarang ingin melupakan itu semua sejenak.
Terserah maminya mau tarik semua sahamnya!
Mau tarik semua orang - orang nya yang potensial di CJ, terserah, batin judeo sekarang.
Tidak terasa mereka sudah sampai di apartemen judeo.
"jo kamu bisa langsung ke unitmu, istirahat" ucap judeo setelah mereka memasuki lift
"baik tuan " ucap jo senang bebas dari tugas mengurus tuan judeo malam ini, dan jo mau manfaatkan kehadiran nona Ester untuk bisa tidur nyenyak, Karena sepertinya tuan judeo tidak akan butuh bantuannya.
Judeo membawa istri kecilnya ke unit apartemen mewahnya. Begitu mereka masuk judeo langsung mengajak istrinya duduk di sofa mewah ruang tamu. Karena Ester sepertinya ragu -ragu, mungkin karena lingkungan baru judeo langsung menariknya duduk di pangkuannya.
Karena Ester juga kurang persiapan keseimbangan badan, sekali tarik Ester sudah di pangkuan judeo.
"sekarang ceritakan padaku gimana ceritanya istriku yang penurut ini bisa membangkang dan sampai datang ke Jakarta " tanya judeo membuat Ester bingung mulai dari mana. Kalau dia bilang mau bantu judeo, dia bisa bantu apa? tidak ada.
Akhirnya Ester pakai jurus pamungkas yang judeo pasti tidak bisa menolaknya.
"Aku ke Jakarta karena ngga bisa jauh dari mas deo " ucapnya pelan, tapi masih di dengar jelas oleh judeo.
Sekejap berikutnya Ester langsung sadar dan merutuki dirinya.
'bodoh bodoh bodoh kamu Ester, ngapain ngomong begitu'gumam Ester.
"apah, .. apa tadi, kenapa ke Jakarta " tanya judeo menggoda Ester yang sudah sangat malu.
"ngga tau ah "
"katanya ada yang tidak bisa jauh, benar ngga ya?
"malu mas " ucapnya menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan membenamkan wajahnya di dada bidang judeo.
Melihat sikap malu - malu istrinya membuat judeo makin getol menggodanya.
"ternyata ada yang tidak bisa jauh dari aku, ahhhh aku senang banget" ujar judeo lagi sambil ingin mengangkat wajah istrinya.
Ester semakin malu, syukurlah disana hanya mereka berdua, sehingga Ester tidak kehilangan muka dengan yang lain.
__ADS_1
"kamu tahu ngga sayang, seharian otakku sudah mumet dan penuh amarah karena masalah, tapi sekarang semua itu hilang dan berganti bahagia saat istriku ada di dekatku" ucap judeo serius sambil memeluk istrinya erat lagi.
"tadi saat meneleponmu aku berharap langsung lihat senyummu, ehhh ternyata sekarang bahkan aku bisa memelukmu " ucap judeo lagi senang
"terimakasih sayang sudah merindukanku " ucapnya lagi.
Perlahan judeo mengurai pelukan mereka dan menatap mesra mata istrinya. Perlahan tapi pasti bibir mereka sudah menyatu. Ciuman itu begitu lembut membuat Ester sangat terbuai. Ester ingin judeo melakukan lebih dan lebih lagi.
Ketika judeo meletakkanya di sofa mewah itu, Ester malah seolah - olah membantu judeo untuk mengatur posisinya dalam permainan mereka nanti.
Melihat istrinya tidak ada perlawanan, malah mempermudah accesnya judeo yakin kalau istrinya benar-benar merindukannya. Sehingga judeo ingin memberikan pemanasan lebih kepada istrinya yang masih sedikit kaku dalam urusan ranjang.
Perlahan judeo menarik kaos yang di gunakan istrinya, dan Ester juga mendukung tindakan judeo terbukti dia langsung mengangkat kedua tangannya untuk memudahkan judeo.
Bak seperti bayi judeo menempel di dada istrinya, serta satu tangannya bergerilya entah sampai kemana - mana, yang pasti tangan judeo membuat Ester bergerak seperti cacing kepanasan karena geli.
"massss" akhirnya Ester tidak tahan untuk tidak bersuara.
"hmmmm" hanya itu jawaban judeo karena mulutnya sedang bekerja.
Tidak hanya sampai di sana, Ester yang sedang sangat bergairah ingin suaminya segera menyatukan mereka, tapi judeo ingin istrinya lebih gila lagi dan lagi. Judeo memang tahu banyak titik sensitif istrinya yang bisa membuat Ester makin gila lagi.
Tapi niat judeo untuk terus memancing istrinya tidak berjalan mulus, karena sekarang justru dialah yang sudah tidak tahan. Tapi dia sedikit kewalahan karena posisi mereka ada disofa ruang tamu.
Permainan mereka semakin seru karena keduannya berperan aktif. Kalau biasanya hanya judeo yang aktif dan Ester biasanya hanya nerimo, tidak untuk kali ini.
Setelah sama - sama terp.askan , judeo jatuh di sebelah Ester istrinya.
Kasur itu sudah tidak berbentuk dan sangat berantakan. Pakaian mereka sendiri sudah tidak jelas lagi rimbanya. Yang jelas sekarang mereka sudah sama - sama polos dan mandi keringat di pagi menjelang subuh ini.
Terlihat Ester sangat kecapean sehingga judeo langsung menutup tubuh istrinya dengan selimut sementara Dia langsung ke kamar mandi.
Ketika judeo keluar dari kamar Mandi, dia melihat Ester sudah sangat pulas tidurnya.
Dia merasa kasian juga dengan istrinya, pasti sangat Cape. Sepanjang hari kemarin berangkat dari kampung menuju Jakarta dan malamnya harus melayani suaminya.
Dia mengecup kening istrinya lalu ikut masuk ke dalam selimut istrinya.
Sebelum tidur judeo ingat besok pagi akan bertemu maminya secara resmi di kantor. Judeo tidak ingin terlambat, apalagi jo pasti tidak berani membangunkannya karena ada istrinya. Judeo segera mengaktifkan alarm handphonenya di pukul enam, berarti sisa lebih kurang tiga Jam karena sekarang pukul tiga kurang.
Tanpa menunggu lama judeo ikut tertidur pulas sambil memeluk istri kecilnya itu.
__ADS_1
Ke esokan harinya judeo sudah bangun pukul enam pagi karena bunyi alarmnya. Judeo langsung hubungi jo yang pertains.
dddddrrrtt dddddrrrtt
"hallo tuan, selamat pagi"
"pagi jo, tolong siapkan sarapan istriku, kita jalan tiga puluh menit lagi" ucap judeo jelas
"baik tuan, nona Ester sarapan apa tuan"
"mie goreng, boleh"
"baik tuan"
Judeo ingin segera berkemas sendiri, kasian istrinya kayaknya cape banger sampai tidurnya pulas banget., batin judeo
Tidak sampai dua puluh menit judeo sudah rapi dan siap berangkat . Tapi dia lihat istrinya masih setia dengan tidurnya.
'apa dia sakit ya, ngga biasanya tidurnya begini, batin judeo. Dia lalu mendekati tempat tidur Dan meraba kening dan leher istrinya.
'tidak Panas, biasa aja' batinnya
"sepertinya dia memang kecapean " batin judeo lalu siap - siap berangkat.
Judeo ingin melangkah keluar ketika istrinya terlihat menggeliat kecil.
"eghhhh"
"sayang sudah bangun" tanya judeo mendekat, ternyata istrinya itu masih tidur, gerakannya itu hanya seperti mengigau.
"sayang aku jalan dulu ya, nanti aku jemput kamu, kamu istirahat aja dulu, kayaknya kamu Cape banget" ucap judeo sambil mencium kening istrinya penuh kasih sayang.
Akhirnya judeo berangkat ke kantor dan meninggalkan istrinya sendirian di kamar mewah mereka. Kamar ini bisa di pantau judeo lewat CCTV, dan di luar ada tiga orang pengawal yang berjaga.
Hai semua
Dukung terus ya
Like
coment
__ADS_1
vote
terimakasih