
Calvin memang sangat pintar dalam hal it.
"Kamu di apartemen mana"
"apartemen T"
"oke"
"kapan kira-kira kejadiannya"
"tadi siang, kita tahu jam duaan"
"oke" Calvin masih mengutak Atik laptop itu.
" ini pekerjaan orang pintar bro, dia alihkan perhatian orang-orang, tapi tunggu didepan apartemen ada cctv nih,? ucap Calvin sambil serius menatap monitor laptopnya.
"bro, sepertinya dugaanku benar, ini sangat terorganisir, terlihat dari waktunya ini. sebelum mereka beraksi mereka melakukan peretasan untuk beberapa waktu. Tapi sepertinya mobil inilah yang kamu tunggu bro" ucap Calvin sambil menunjuk satu mobil yang baru keluar dari apartemen mewah itu.
"maaf bro, bisa tahu nomor handphone Tante citra atau sela pacarmu itu"
"ini sekian sekian sekian"
kembali Calvin beraksi dengan hackernya di laptopnya.
"pembicaraannya hanya sepotong-sepotong bro, tapi besar kemungkinan ini rencana Tante citra. soalnya ada jawaban dari sebrang, kami eksekusi sekarang dan bersih dan rapi"
"apa kamu tidak tahu dibawa kemana"
"itu akan butuh waktu bro, kita harus ikuti mobil itu"
"baiklah, aku tinggal dulu, tapi saat kamu santai tolong ikuti mobil itu"
"oke bro, gua pasti bantu Lo"
Setelah bicara dan cerita banyak tentang pernikahannya, judeo dan Jo akhirnya makan malam di restoran Calvin.
Sambil makan Calvin tetap melakukan kegiatannya mencari mobil yang membawa Ester.
"hahhh ketemu, mereka membawanya ke bandara bro, tapi lagi-lagi begitu sampai bandara mereka mengecoh cctv disana untuk membyurkan tujuan mereka"
"ke bandara, mau dibawa kemana"?
"yah mungkin itu hanya trik tuan, karena mereka tahu tuan tidak akan tinggal diam. Mereka mengecoh dengan bawa kearah bandara padahal mungkin paling di pinggiran kota"
"iya masuk akal juga bro"
"lebih baik sekarang tuan dekatin nyonya pelan-pelan, untuk bertanya"
"kalau ngga kamu kan punya markas bro, kerahin aja orang-orang lapangan. setidaknya kan, kalau dia masih dipinggiran kota masih ada beritanya kalau terjadi sesuatu"
"iya tuan, kalau tuan mau selidiki sendiri kita harus kerahin semua orang kita. Tapi kalau tuan mau tanya nyonya paling tidak gambarannya kita dapatkan"
"menurutmu gimana Jo, otakku sudah tidak bisa berpikir"
"ada bagusnya juga kita cari sendiri dulu tuan, biar nyonya tidak bisa menebak"
"iya benar juga bro"
"baiklah, kalau begitu kita cari sendiri dulu"
"semoga cepat clear ya bro"
__ADS_1
"ya, thank you bro"
Akhirnya judeo dan Jo pamit dari restoran Calvin.
Keesokan harinya judeo sengaja tidak masuk kantor, dia ingin kemarkas hari ini dan berbicara dengan orang-orangnya.
Mereka semua mengerahkan semua komplotannya untuk mencari Ester yang kemungkinan dibuang atau parahnya lagi dihabisi.
Sehari dua hari tiga hari judeo mencari keberadaan Ester. Tapi tetap tidak ada tanda-tanda keberadaannya. Sudah seminggu ester tidak disamping judeo membuat judeo semakin merasa kehilangan. Judeo baru sadar sekarang kalau ternyata dia sudah sangat kangen dengan Ester, kepolosannya, kesederhanaannya dan juga ketulusannya melayani judeo.
Setelah seminggu mencari tidak ada titik terang, judeo mau tidak mau harus masuk kantor. Sudah banyak pekerjaannya yang terlantar dan juga terabaikan gara-garaencari Ester.
Semua keadaan judeo itu dipantau oleh ibu citra lewat anak buahnya. Akhirnya ibu citra pura-pura menghubungi judeo.
dddrrtt dddrrtt
"hallo"
"hallo Deo, kamu bisa mampir di kantor mami nanti"
"saya lagi sibuk mi"
"saya tahu kamu sibuk, tapi sempatkan mampir ke kantor mami"
"ada apa mi"
"nanti kamu mampir dulu"
"hmmmm"
Siang harinya judeo mampir ke kantor nyonya citra.
"ada apa mi" tanya judeo to the poin
"masa, biasa aja mi"
"ngga, kamu ada masalah"
"iyaaa" ucapnya penuh tekanan.
"masalah apa, tender, siapa tahu mami bisa bantu"? ucap nyonya Citra pura-pura ngga tahu.
"bukan mi, masalah tender ngga pernah ada masalah"
"terus"
"wanita kampungan itu pergi dari apartemenku mi"
"terus"
"aku sudah cari kesana kemari tapi tidak ada mi, aku juga sudah kerahkan anak buahmu semua dilapangan, tapi tidak ada."
"terus, masalahnya apa, ada barang yang dia bawa"
"ngga mi, tapi aku masih menginginkannya"
"ya ampun Deo, sejak kapan kamu jadi cengeng dan lemah. hidupmu dipengaruhi wanita, tinggal kamu cari yang baru lalu kamu bayar, apa masalahnya lagi"
"tidak sesederhana itu mi"
"terus di buat ribet sama dia"
__ADS_1
"iya mi, masalahnya aku ngga bisa cari yang lain"
"ini yang mami takutkan, kamu jadi bodoh memang karena wanita itu." ucap nyonya citra tegas.
"maaf nyonya, tapi menurut saya tuan banyak berubah semenjak bersama nona Ester"
"ohh iya, perubahan apa, jadi melawan maminya, jadi malas ke kantor" tanya nyonya citra bernafsu memarahi kedua orang yang sudah dianggap anaknya.
"sudahlah, percuma ngomong sama mami" ucap judeo lemas lalu ingin beranjak pergi diikuti oleh Jo.
"apa maksudmu Deo"?
Judeo tetap melangkah ingin keluar dari ruangan maminya.
"saya banyak kerjaan mi"
"ohhh iya, baru sadar kamu banyak kerjaan, dari kemarin kamu kemana aja"?
"dari kemarin ya kerja mi, dan selamanya kerja" ucapnya hambar
"kemarin mami lewat pas meeting, kamu lagi ngga di kantor kok" cetus Bu citra memancing judeo
"saya nyari Ester" jawab judeo enteng tanpa beban.
"apahhh, ,kerjaanmu terlantar demi gadis itu"?
"iya mi, kenapa ngga, dia itu istriku, istri yang sah"
"hahahaha seorang judeo dibuat pusing oleh wanita ngga jelas yang berstatus istrinya. segitunya kamu memperjuangkannya" ucap ibu citra penuh ejekan merendahkan Ester.
"iya mi, dia itu banyak memberi pelajaran buatku"
"nah ini nih yang mami ngga suka, gadis miskin itu mengajari kamu untuk menghargai orang miskin iya kan, dan kamu seolah-olah terlena olehnya. Deo kamu itu seorang pebisnis, harusnya segala sesuatu sudah kamu pertimbangkan untung dan ruginya. prospeknya kedepan, bukan asal ambil aja" ucap nyonya citra geram
"tidak untuk kali ini mi, aku akan rela kehilangan apapun demi menukan Ester, bahkan aset-asetku sekalipun" tantang judeo juga memancing reaksi maminya.
"sudah gila kamu Deo" geram ibu citra sudah emosi. Tapi sekejap kemudian dia sadar saat judeo melangkah makin dekat pintu.
"bagaimana kalau gadis itu sudah meninggal" tanya mami citra.
'mungkin lebih baik mengatakan gadis itu sudah meninggal, biarpun marah sama maminya tapi minimal berhenti mencarinya, batin mami citra.
deggggg
Judeo terdiam, berarti memang ada kemungkinan orang suruhan maminya menghabisi Ester. Hati judeo sangat sakit, tapi biar bagaimana pun dia harus kuat dan tegar.
"saya akan tetap cari jasadnya mi, baru dikuburkan dengan layak" ucapnya sangat sedih
"kamu benar-benar dibutakan gadis itu. Dengar Deo, orang yang menculik Ester adalah suruhan mami dan mereka sudah menghabisinya dan membuang jasadnya kesungai yang sangat deras."
jedarrrrrr
Hancurlah sudah harapan judeo, ternyata maminya selalu merebut kebahagiaannya dengan menggunakan uang dan kekuasaannya.
"mami sudah peringati dia, tapi dia tetap berada di apartemenmu, tidak ada pilihan selain disingkirkan" ucap nyonya citra enteng.
"sampai kapan mami jadi orang yang kejam" tanya judeo pelan tanpa ekspresi marah sambil berlalu dan tidak menoleh ke maminya lagi, karena setitik air matanya sudah jatuh di pipinya tanpa ia sadari.
Terimakasih masih setia
Jangan lupa, like, coment dan vote ya.
__ADS_1
Terimakasih 🙏🤗