AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 44 KETEMU NYONYA


__ADS_3

Karena terlalu sibuk nyonya citra baru bisa ketemu Ester lima hari berikutnya. Dia sendiri yang langsung menuju apartemen judeo bersama asistennya dan body guardnya.


Ting tong


Ting tong


bunyi bell apartemen judeo.


Ester tidak langsung buka dulu karena judeo sudah berpesan harus lihat siapa yang datang dulu baru bukain.


Ester mencoba menghubungi Jo, tapi tidak diangkat karena mereka sedang meeting.


Karena bell terus berbunyi akhirnya Ester mengintip siapa yang datang.


'ada dua orang wanita yang terlihat sangat modis dan keren, tidak mungkin mereka penjahat, mereka juga wanita kok' batin Ester.


'semoga aku tidak salah, karena tuan Jo juga tidak bisa dihubungi' batinnya lagi.


ceklek


"mau cari si..." pertanyaan Ester belum kelar saat mami judeo sudah menerobos masuk.


"saya maminya judeo, kamu siapa"?


"saya,, saya pembantunya pak judeo nyonya" ucap Ester ketakutan melihat maminya judeo sangat tegas.


"ohhh pembantunya, kirain siapanya" ucap Bu citra sambil menatap Ester dengan lekat dan tajam dan sangat merendahkan.


"iya nyonya" ucap Ester menunduk


'Ini mah masih anak kecil, masa iya judeo menikahi anak kecil. apa bukan wanita ini orang yang dia nikahi itu' batin nyonya citra.


"sudah berapa lama kamu bekerja disini"


"sekitar sebulan lebih nyonya"


"darimana asalmu"


"dari daerah C nyonya"


'Dia berasal dari daerah C, berarti dia donk yang dinikahi itu, tapi masa anak kecil. Tapi Deo bilang hanya mainannya tanpa surat-surat apa pun, dan mereka juga punya perjanjian tidak boleh meminta apa pun, berarti sampai kapanpun dia tidak akan bisa memeras deo' batin nyonya citra.


"apa Deo tiap hari pulang kesini"


"iya nyonya, hanya saja kadang-kadang tengah malam"


"sama siapa aja dia pulang"?


"hanya tuan Jo nyonya"


'Berarti benar gadis inilah mainan judeo, wajahnya sih polos, tapi kita ngga tahu maksud tersembunyi orang' batin ibu citra.


"jam berapa judeo pulang"?


"tidak tentu nyonya"


"Carla, kita pulang" ucap nyonya citra kepada asistennya.


"baik nyonya"

__ADS_1


"ingat ya, siapa tadi namamu, jangan melampaui batasan mu. ingat tuan judeo adalah tuanmu, kamu hanya di bayar disini. Kamu jangan terlalu percaya diri" ucap nyonya citra sengit


"iya nyonya , baik"


"ingat itu"


"iya nyonya"


"kamu jangan berniat macam-macam sama anak saya, kamu belum tahu saya. Kamu pasti akan menyesal kalau mengabaikan perintah saya" ucap nyonya citra tajam.


"baik nyonya"


Nyonya citra langsung melangkah keluar dari apartemen judeo diikuti oleh Carla sang asisten.


Setelah nyonya citra keluar bersama asistennya, Ester terdiam menangis disofa itu dengan tetap masih berdiri.


'kenapa hatiku sedih ya, nyonya itu bilang begitu, aku kan memang cuma sementara disini, sampai tuan judeo bosan, kalau tuan judeo bosan juga pasti aku ditendang keluar dari sini' batin Ester


'sadar Ester, sadar, kamu hanya mainan judeo. dari awal harusnya kamu sudah sadar untuk itu. jangan banyak permintaan, kamu hanya harus patuh' gumamnya menguatkan dirinya.


Ester kembali ke kamarnya dan dia ingin istirahat sebentar.


Sementara judeo yang baru aja selesai meeting bersama Jo baru keluar dari ruang meeting.


"apa kita makan siang dulu tuan" tanya Jo


"boleh, kita makan siang dulu"


Akhirnya mereka berdua berjalan menuju restoran hotel tempat mereka meeting. Sambil menunggu pesanan Jo membuka handphonenya, dan dia cukup kaget ada lima panggilan tak terjawab dari ester.


"ini nona Ester ada miscal beberapa kali tuan, mungkin ada perlu" ucap Jo


"coba kamu telepon balik" perintah judeo terlihat khawatir.


"baik tuan"


Jo langsung menghubungi nomor Ester.


dddrrtt dddrrtt


"hallo tuan Jo"


"hallo nona, ada apa tadi telepon"


"anu tuan, anu..." ucap Ester bingung menjelaskan darimana.


"kamu baik-baik aja kan" todong judeo mendekatkan diri ke handphone Jo.


'ya ampun tuan judeo sampai segitunya menghawatirkan cewek ini, berarti tuan benar sudah jatuh cinta sama nona estar' batin jo


"iya tuan,saya baik-baik aja" ucap Ester


"hmmmmm, terus kenapa miscal Jo" tanya judeo didekat handphone Jo.


"itu tuan, tadi ada nyonya kesini. awalnya saya ngga bukain pintu, makanya saya telepon tuan Jo dulu, tapi tidak diangkat-angkat akhirnya saya bukain pintunya tuan, karena saya intip ada dua orang nyonya-nyonya di depan"


"nyonya siapa"? tanya judeo makin khawatir langsung merebut handphone Jo.


"saya tidak tahu namanya tuan, tapi katanya maminya tuan"

__ADS_1


'nyonya besar' gumam Jo tanpa sadar tapi masih didengar oleh judeo dengan jelas.


'mami' ucapnya juga akhirnya.


"untuk apa kira-kira nyonya kesana tuan" ucap Jo mulai ikut khawatir. Kalau sudah berhubungan dengan nyonya besar sudah pasti nanti Jo juga ikut di interogasi.


"saya juga kurang tahu" ujar judeo bingung, masih berbincang disebrang telepon dengan Jo.


"hallo Ester, terus mami bilang apa" tanya judeo


"cuma nanya-nanya tentang tuan, apa tiap hari pulang ke apartemen ini" jelas Ester polos.


"terus"


"saya sudah jawab iya tuan"


"terus"


"sama siapa aja" tanya nyonya juga tuan


"saya bilang hanya tuan Jo, tuan"


"terus"


"ngga ada lagi tuan, nyonya langsung pamit pulang dan bilang sama saya jaga batasan saya, jangan sampai merepotkan tuan judeo dan memeras tuan judeo" ujarnya tenang.


"apahhh"


"iya tuan, sepertinya nyonya tahu kalau tuan menikahi saya." ucap Ester pelan


"padahal siapa yang mau memeras tuan judeo, saya hanya tidak mau terus berbuat dosa, apalagi tuan kan pintar ya" lanjut ujar Ester polos.


"udah biarin aja, ngga usah dipikirin. bentar lagi saya pulang" hibur judeo, yang entah kenapa hati Ester sedikit tergetar dan lebih tenang mendengar kepedulian judeo dan juga bentar lagi dia pulang.


"iya tuan, saya tidak apa-apa kok"


"hmmmmm, kamu sudah makan siang"? tanya judeo dengan kepeduliannya.


"belum tuan, masih jam berapa"? ucap Ester sambil menggeleng.


"ya sudah hati-hati di rumah, jangan keluar-keluar" ucap judeo


"iya tuan"


"ya sudah" ucap judeo mematikan sambungan telepon itu dan menyerahkan handphonenya ke Jo.


"Jo, tolong tingkatkan keamanan Ester, aku takut mami tidak menyukainya. Kamu tahukan sifatnya mami, dan Ester dengan polosnya sangat gampang di perdaya" ujar judeo.


"iya tuan"


"jangan sampai sesuatu terjadi dengan Ester, hanya aku yang berhak menentukan hidupnya" ujar judeo tidak rela Ester dijauhkan darinya saat ini dan tidak rela ada orang yang merendahkan Ester sekalipun maminya.


"baik tuan, tapi perlu ga ya tuan kita pindahkan nona Ester"?


"tidak usah, disini sebenarnya sudah sangat nyaman, karena sistem keamanannya sudah canggih"


"terus harus gimana tuan"


"awasi aja Ester, siapa aja yang datang ke unit ini, ketemu siapa, bicara dengan siapa ",

__ADS_1


"baik tuan"


"nanti juga aku akan bicara sama mami, apa tujuannya ketemu Ester" jelas judeo.


__ADS_2