
Sementara ditempat lain judeo dan Ester sedang menikmati acara honeymoon mereka di salah satu hotel terbaik milik judeo di kota ini.
Judeo sedang mengusap wajah Ester yang sedang tertidur setelah acara olah raga kasur mereka. Karena terlalu cape Ester langsung tertidur pulas apalagi tadi malam juga dia kurang tidur Karena ulah judeo.
Judeo yang sudah biasa dengan kehidupan yang kurang teratur, makan tidak teratur, tidur tidak teratur ,malah tidak langsung tidur. Dia bisa dengan puas mengamati wajah Ester dari dekat, yang makin cantik di mata judeo dan penuh kelembutan.
'Aku bersyukur ketemu kamu sayang, menjadi suamimu walaupun dulu caraku salah tapi siapa yang tahu rencana Tuhan. Sekarang ini kamulah yang terbaik untukku dan anakku. Aku tidak butuh wanita berkelas, berpangkat, dan wanita yang kaya, aku hanya butuh kamu Ester, hanya kamu satu - satunya ' ucap judeo sambil memandangi istrinya yang tertidur.
'Kamu tahu kan Ester, sebelum ketemu kamu aku adalah laki -laki yang di bentuk tanpa kasih sayang. Tapi begitu ketemu kamu dan membawamu ke apartemenku, baru aku tahu betapa bernilainya kasih sayang dan sebuah pernikahan, dan kamulah yang mengajari aku tentang makna dari pernikahan Dan betapa tidak bernilainya uang.' ucap judeo lagi
'Dan kamu tahu ngga Ester, aku bukanlah laki -laki yang baik, banyak sudah tidur dengan wanita, tapi setelah aku merenggut kesucianmu atas nama seorang suami, Aku merasa wanita lain itu tidak menarik dan tidak bisa membangkitkan gairahku, karena aku pasti langsung ingat kamu ' ucapnya lagi
Setelah agak lama memandangi wajah istrinya dan mencurahkan isi hatinya, Ester seperti nengerjapkan matanya dan menggeliatkan badannya.
Tapi tunggu, apa ini kok berat, ternyata ada kaki judeo menimpa kakinya membuat Ester sadar mereka sedang di mana dan keadaanya masih berantakan.
"mas, mas sudah bangun" tanya ester
"kamu jangan banyak gerak sayang kalau tidak mau saya buat Cape lagi lho" ucap judeo senyum penuh arti.
"ahhh mas deo " ucap Ester sambil bergerak ingin bangun tapi malah menjatuhkan selimut penutup tubuhnya.
eitss
"nah lho, jangan nyesal ya, " ucap judeo ikut bangkit duduk.
"ihhh mas deo mesum banget sekarang " ucap Ester berusaha mrnutup tubuhnya
"sudah mesum dari dulu sayang kalau lihat kamu " ucap judeo jujur.
"kamu ingatkan setelah kita menikah, tak ada satu malam pun terlewatkan tanpa bercinta, itu karena aku akan langsung on fire kalau berada di dekatmu " ucap judeo lagi
"bahkan aku pernah menghajarmu di balkon samping saat kamu menikmati pemandangan malam, apa kamu lupa "?
"ihhh mas deo" ucapnya tersipu malu jika ingat malam itu.
"tuhhh kan kamu ingat" ucap judeo langsung mendekap tubuh istrinya yang terbungkus selimut.
"Terimakasih sudah mau menjadi istriku yang sebenarnya, terimakasih untuk merawat anak kita raditya dan terimakasih juga sudah mempertemukan aku dengan papi sehingga aku tahu cerita yang sesungguhnya " ucap judeo tulus
"iya mas, ini semua rencana Tuhan. Jujur saat aku dulu tahu hamil aku merasa ujian dari Tuhan sehingga aku ingin protes. Tapi oleh karena nasehat dan masukan dari ibu Silvia aku berhasil melahirkan radit." ucap Ester sambil mengenang masa lalu dalam dekapan judeo.
__ADS_1
Kemudian judeo mengurai pelukan mereka dan menatap Ester sangat intens.
"Justru itu aku yakin kamulah jodohku, pembawa kebahagiaan dalam hidupku. Kamu tahu aku dari kecil terpisah dari papi, karena mereka bercerai sejak aku kecil. Tapi Tuhan malah mengirim kalian ke dekat papi dan di rawat oleh papi dan tante silvia, sehingga aku jadi bingung menilai siapa sebenarnya papiku, orang baik apa orang jahat. "
"emank dulu menurut mas deo bapak itu jahat"
"jujur iya, karena dia meninggalkan aku dan mami demi wanita lain " ucap judeo
"tapi ternyata orang yang aku benci itulah yang telah menyelamatkan anak dan istriku" ucapnya lagi.
"iya Ya mas, sungguh ajaib ini"
"makanya " ucapnya senyum
"boleh donk sekali lagi" lanjutnya tersenyum genit mengedipkan satu matanya.
"ihhh mas deooo"
Sebelum Ester tambah bawel judeo sudah mencium bibir itu lembut sampai Ester tidak bisa bicara lagi bahkan bernafaspun kewalahan. Jadilah mereka benar -benar bulan Madu, bahkan mungkin makanpun mereka akan pesan ke kamar.
Judeo sengaja tidak membawa handphonenya dan menyerahkannya kepada jo sang asisten. Sehingga tidak ada dering telepon yang mengganggu mereka. bahkan setiap ibu citra telepon selalu jo yang Angkat.
Judeo merasa seperti anak remaja yang baru bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dari kedua orang tuanya.
Ester yang memang orang yang baik dan selalu berpikir matang - matang dan jauh kedepan merasa bahwa bersama judeo juga merasakan kebahagiaan yang sangat dalam, bukan karena judeo banyak duit tapi karena judeo sangat membuatnya nyaman dan bahagia.
Saat ini diantara mereka memang sudah tidak ada jarak lagi seperti dulu. Kalau dulu Ester patuh karena tekanan sekarang dia patuh karena judeo adalah suaminya.
Sementara ibu citra yang merasa apes ketemu dengan pak ganda dan istrinya, ditambah lagi mereka terlihat sangat bahagia, membuat ibu citra semakin geram.
Kalau saja yang dia hadapi orang lain sudah dia hancurkan dalam sekejap sekalipun dia harus buang duit sangat banyak, dia akan hancurkan orang itu demi kepuasannya.
Tapi ini yang dia hadapi adalah anak dan mantan suaminya. Tapi ini sudah keterlaluan dia di usir dari rumah judeo oleh mantan suami dan juga istri barunya.
Apa kata dunia seorang nyonya citra di usir!
Tapi apa yang bisa dia lakukan, dia sendiri tidak tahu judeo sedang ada dimana?
Judeo tidak mau mengangkat teleponnya atau sekedar bicara dengannya.
Seperti saat ini ibu citra menghubungi judeo namun di angkat oleh jo sang asisten sehingga membuat ibu citra geram.
__ADS_1
dddddrrrtt dddddrrrtt
"hallo nyonya "
"jo, mana judeo "? ucapnya setengah teriak.
"maaf nyonya pak judeo sedang tidak bisa di ganggu "
"jo jangan main - main sama saya" teriaknya garang
"maaf nyonya, saya lagi meeting" ucap jo langsung bergabung dengan yang lain tanpa mematikan handphonenya.
Ibu citra yang sudah sangat marah - marah tadi dengan pak ganda di tambah sekarang judeo tidak bisa dia hubungi dan jo juga memutus pembicaraannya begitu aja.
Puncaknya ibu citra menggedor rumah Pak ganda lagi dan berniat menyuruh judeo menghubunginya.
"ada apa lagi citra" tanya Pak ganda ogah sebenarnya berhadapan lagi.
"dimana judeo sekarang "? tanyanya hampir ngos -ngosan saking marahnya.
Melihat nyonyanya sudah kewalahan mencari anaknya akhirnya clara punya inisiatif untuk menyuruh kenalannya untuk melacak keberadaan judeo di daerah ini, karena menurut penjaga depan judeo baru tadi pagi keluar rumah.
Melihat ibu citra berbuat anarkis membuat kedua pengawal yang di tugaskan judeo menjaga rumah telepon pak jo.
dddddrrrtt dddddrrrtt
"hallo "
"siang pak, maaf pak jo, di depan rumah ada nyonya - nyonya yang mengamuk, katanya sih ibu dari pak judeo" lapor mereka
"apa? nyonya citra ada di depan rumah"?
'Waduhhhh gimana ini, nyonya bisa marah besar dan menghancurkan semuanya ' batin Jo sambil mencari cara untuk mengatasi nyonya citra.
"iya pak, tadi sudah berdebat juga dengan pak ganda " lapor pengawal itu lagi.
Halo semua
Dukung terus ya
Like, coment Dan vote
__ADS_1
Terimakasih