AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 32. SELA


__ADS_3

Sementara ditempat lain sela yang sangat penasaran dengan teman wanita judeo sekarang, makin kesal dan berang. Pasalnya dia belum dapat apartemen yang dia incar, bahkan kemarin mobil barunya itu jadi dia bayar sendiri karena gengsinya.


Tadinya dia hanya ingin iseng mengatakan kepada judeo kalau dia ingin mengembalikan duit yang kemarin di pinjam. Ehhh ternyata judeo langsung suruh berurusan dengan asisten Jo. jadilah sela keluar duit yang sangat fantastis.


Sela sebenarnya tidak apa-apa kalau judeo bosan dengan hubungan mereka. Sebab hubungan mereka hanya untuk fun tidak menggunakan rasa. Tapi sela kecewa kalau belum dapat apartemen mewah tapi judeo sudah membuangnya.


Dia ingin mengincar satu apartemen mewah judeo atau paling tidak judeo membelikannya satu apartemen yang mewah seperti miliknya.


Tapi bagaimana mau tercapai cita-citanya kalau sekarang aja judeo sudah punya mainan baru, sudah tidak membutuhkan sela lagi. Bahkan kemarin dengan kejamnya mengusir sela dari kantornya.


'oh iya, kenapa aku ngga minta tolong aja temanku untuk menyelidiki siapa mainan barunya judeo' batin sela


Sela langsung telepon temannya Bimbo, nama samaran temannya dipasaran, untuk menyelidiki mainan baru judeo.


dddrrrrtt drrrtt dddrrrrtt


"halow cantik"


"hmmmmm"


"ada kerjaan, kita lagi banyak santai nih" ujar Bimbo


"iya, aku ingin anak buahmu cari tahu pacar baru judeo Zack" ucap sela santai


"judeo yang kejam itu" ucapnya kaget


"iya, kamu takut"? tanya sela


"bukan masalah takutnya, tapi resikonya tinggi bos"


"aku bayar tinggi, sesuai resikonya"


"okelah, saya ambil" setelah berpikir sejenak.


"deal"


"deal"


"berapa lama saya dapat laporannya"


"saya usahakan secepatnya"


"baik, tolong kasih kabar secepatnya"


"Depe dulu donk, mereka dilapangan butuh bensin"


"bentar lagi saya kirim Lima juta"


"deal"


"oke" sambungan telepon itu pun putus.


Sela sedikit merasa ada harapan untuk mendapatkan judeo kembali minimal beberapa waktu lagi, sampai dia mendapatkan impiannya.

__ADS_1


Sementara Bimbo langsung mengerahkan anak buahnya untuk mengikuti judeo mulai dari kantornya. Dua anak buah Bimbo sudah standby di warung kopi dekat kantor judeo. Tapi mereka lupa kali ya, kalau judeo adalah bekas pimpinan bahkan sekarang masih dihormati sebagai pimpinan oleh preman lapangan didaerah tertentu. Bahkan kalau hanya sekedar ditangkap polisi kecil buat judeo. Dan berbagai karakter orang ada disekitar judeo, bahkan mereka tidak terlihat hanya memantau dari jauh.


Ketika mobil judeo tadi keluar dari kantornya, saking ingin menunjukkan handphone baru Ester, mobil judeo meluncur langsung ke apartemen judeo.


Anak buah judeo yang mengikutinya dari jauh merasa curiga ketika ada motor yang sedang mengamati perjalanan bosnya mulai dari kantor dan sampai di apartemennya. Tapi begitu sampai apartemen mewah itu, mereka berdua langsung pergi meninggalkan apartemen mewah itu.


"Sepertinya ada yang sedang mengikuti bos" ucap salah satu dari mereka


"sepertinya, ini tikus got kecil kok" ucap satunya lagi


"perlu kita kasih tahu tuan Jo"


"nanti dulu, kita pastikan dulu besok baru bertindak"


"oke" ucap mereka sepakat.


Sementara anak buah Bimbo memberikan laporan kepada Bimbo bahwa tuan judeo tinggal di apartemen mewah itu.


Dan apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.


Ternyata mereka disuruh standby ditempat ini, untuk menyelidiki apakah judeo masih keluar atau menginap di apartemen ini.


Dari info yang mereka dapatkan judeo memang sering tinggal disini akhir-akhir ini. Sebelumnya dia hanya beberapa kali nginap disini. Tapi dia tidak pernah membawa wanita ke unit ini, biasanya dia hanya bersama asisten Jo.


'apa mereka jeruk makan jeruk ya' batin Bimbo


"kalian selidiki lagi, mereka tinggal satu atap sama Jo" perintah Bimbo ke anak buahnya


"baik bos"


Sementara diunit judeo, Ester dan judeo sedang makan malam bersama. Dan selama makan Ester sudah mikir kalau dia akan kena marah sebentar lagi, dia sudah tidak berani sama sekali menatap judeo.


Selesai makan judeo langsung mengambil handphone Ester dan melangkah meninggalkan meja makan.


"kalau sudah selesai beresin ini, ikuti saya" perintahnya


"iya tuan"


Judeo melangkah pergi sementara Ester segera membereskan meja makan dan piring bekas makan mereka.


Setelah selesai dia mendekat keruang tengah dimana tuan judeo sedang menonton televisi.


"iya tuan"


"duduk" perintah judeo sambil menepuk sofa didekatnya, persisnya disebelah kirinya.


"iya tuan" Ester hanya bisa menurut tanpa bisa membantah.


'apakah aku akan dimarahi habis-habisan ya, soalnya aku melalaikan tugasku' batin judeo.


"tadi kamu sedang nonton"? tanya judeo santai


"iya tuan"

__ADS_1


"nonton apa"


"nonton tom &Jerry tuan" jawab Ester makin takut tapi ngga berani bohong.


'jujur banget anak ini' batin judeo


"kamu kayak anak kecil saja" ucap judeo asal


Ester hanya diam tidak menanggapi lagi, karena dia takut salah.


"kamu sudah coba pakai handphonenya" tanya judeo lagi


"belum tuan, baru buka-buka aplikasinya"


"ada yang tidak kamu mengerti"?


"banyak tuan, saya pelajari pelan-pelan aja"


"kamu ngga mau saya ajarin"


Ester bingung, mau bilang iya takut nanti dikatain juga, mau bilang tidak nanti dikira sok tahu padahal ngga tahu.


"kok kamu diam bengong, mau diajarin ngga? itu handphone canggih lho"


"iya mau tuan"


"nah gitu donk, sini biar aku ajarin kamu" ucap judeo senyum senang. judeo senyum-senyum kecil dalam hatinya, entah kenapa hatinya senang banget. Padahal dia hanya mau ajarin Ester berati dia harus sabar, tapi hatinya sangat hangat.


Ester mendekat kearah judeo, tapi malah judeo tarik tangannya dan duduk dipangkuan judeo. Ester merasa takut kenapa bisa jatuh dipangkuan tuannya, dia sangat tidak nyaman. Dia gelisah gimana caranya mengubah posisi ini.


Judeo jangan ditanya bahagianya. Sepertinya memang dia harus melakukan sedikit pemaksaan supaya Ester mau duduk di pangkuannya.


Hati judeo langsung berbunga-bunga, bahkan intinya sudah bereaksi langsung. Judeo bingung sama dirinya sendiri, kenapa gadis ini bisa langsung cepat membangunkannya, padahal Ester memakai pakaian tidak terbuka, biasa aja.


Ester juga masih gelisah dengan posisi ini, membuat dia malah seperti menggeliat dan ngga nyaman.


"kamu bisa tenang ngga" ucap judeo yang juga masih berusaha menetralisir dirinya. Ester terdiam beku dipangkuan judeo. Judeo yang tinggi memangku Ester yang mungil sudah pasti posisi bahu Ester persis dagu judeo.


Dari belakang judeo mengamati tengkuk Ester. yang putih karena rambutnya sedang dijepit keatas. Baru aja mau menc.um tengkuk itu, Ester sudah bicara.


"maaf tuan, nanti tuan cape, saya duduk disebelah aja" ucap Ester.


"diam kataku" ucap judeo agak keras lalu malah mencium tengkuk itu dengan sedikit rakus supaya Ester tidak bergerak lagi. Awalnya Ester sedikit kaget, tapi lama-lama Ester juga makin terbiasa dengan sentuhan-sentuhan judeo.


Ester bahkan sudah menikmati setiap sentuhan judeo sekarang. Tanpa sadar Ester mengeluarkan suara leng.hannya membuat judeo tidak bisa tahan lagi.


Judeo sudah melepas handphone Ester dan tergeletak diatas meja. judeo langsung memutar kepala Ester kearahnya. Dengan rakus dia sudah ******* bibir manis Ester. Dan judeo makin semangat karena Ester sudah tidak seperti biasanya, malah sepertinya dia sudah memberi acces kepada judeo untuk berbuat lebih jauh.


Jadilah mereka berc.uman lembut disofa itu.


Hai hai hai semuanya, terimakasih masih setia ya


jangan lupa like, coment dan vote.

__ADS_1


terimakasih


I love you all๐Ÿ™๐Ÿค—


__ADS_2