AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 12 KERJA


__ADS_3

Ester akhirnya masuk kamarnya, tapi dia sudah susah tidur. barulah jam dua subuh matanya bisa terpejam. Entah karena takut telat atau memang sudah terbiasa dikampung, jam empat lewat dia sudah bangun. Dia hanya tidur sekitar dua jam. Ester sudah mulai membersihkan ruangan depan dulu. Jam lima subuh semua ruangan sudah bersih. Ester keluar dan menikmati udara pagi yang sedikit masih lebih segar dibanding siang hari.


'Paginya indah banget' gumam Ester dari atas balkon apartemen itu.


'Tapi bentar lagi ada kejadian apa lagi ya'? batin Ester.


"apapun itu, aku harus kuat, kuat Ester" ucapnya sama diri sendiri.


Ternyata pagi ini tidak banyak drama, jam tujuh pagi asisten Jo sudah datang ke unit tuan judeo. Mereka berbincang sebentar lalu pergi, sepertinya agak terburu-buru.


Ester mulai merapikan kamar tuan judeo, memasukkan pakaian kotor ke keranjang loundry.


Setelah kamar tuan judeo rapi ester bingung mau ngapain lagi, mau nonton tv dia ngga tahu cara menyalakannya, dan takut juga tuan judeo marah.


Jadilah dia duduk di balkon dan membaca majalah yang ada di meja ruang tamu tadi dia bawa ke belakang.


Terlihat cover majalah itu adalah sela, artis yang sangat terkenal dan menjadi idola banyak kaum Adam.


"ehhh bukanya kata tuan Jo ini pacarnya tuan judeo" ucap Ester untuk diri sendiri.


"baca biodatanya ahhh" ucap Ester.


Beruntungnya, ternyata dalam artikel itu lengkap dijelaskan semuannya. Sela yang merupakan pacar dari Judeo Zack, pengusaha kaya raya yang tergolong setia, setidaknya itulah tulisan di artikel itu.


"mereka sangat cocok, ganteng dan cantik, tapi hatinya sangat buruk" cibir Ester.


Dia kembali melihat-lihat isi artikel majalah itu. Semuannya dia baca dengan teliti. Mereka sudah tiga tahun pacaran.


"huh lama juga mereka pacaran" ucap Ester tanpa sadar. Setelah puas membuka majalahnya Ester ingin kembali ke kamarnya. Dia ingin tidur sebentar. Dia meletakkan lagi majalah itu dimeja ruang tamu, dia takut tuan judeo marah kalau di pindah apalagi dibaca. Secara itu pacar tersayangnya.


**


Sementara Jo dan tuan judeo sedang otw menuju kantor CJ. Mereka seperti biasa lebih banyak diam dan bekerja dengan pikiran masing-masing.


"oh iya tuan, Ester, gadis itu mohon untuk di izinkan bekerja setelah pekerjaannya di apartemen selesai"


"apa"


"ya, dia ingin kerja, katanya cari buat makan"


"hebat dia ya, masih berani ingin kerja, emank dia pikir cari kerja gampang"


"mungkin dia kepepet tuan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri"


"baik, izinkan dia bekerja malam hari,?


"baik tuan"


"tapi suruh pengawal buat awasin dia juga, "


"baik tuan"


Tuan judeo sudah tiba di kantor miliknya. Semua karyawan menunduk memberi hormat. judeo langsung naik ke lift khusus untuknya bersama Jo. Dan begitu sampai di ruangannya ternyata sudah menunggu wanitanya, sela.


"pagi Deo"


"pagi, ngapain kamu ke kantor"


"kangen kamu"


"jangan basa basi"


"aku ingin mobil baru itu, pinjamin aku dulu, nanti aku ganti, duitku tidak cukup sayang." rayunya. Dia sudah tahu judeo tidak akan menagih uang yang sudah dikasih padanya, judeo bukan cowok seperti itu.


'Sudah kutebak, pasti gadis ini mau minta sesuatu, benar kan' batin Jo yang tahu sedikit banyaknya gaya hidup sela.


"hanya itu,"


"iya, kalau kamu sibuk, tadinya masih ingin ngobrol"? ucapnya basa basi


"hmmmmm nanti masuk ke rekeningmu"

__ADS_1


"terimakasih" ucap sela mencium pipi Deo didepan sekretaris dan asistennya.


"aku pamit sayang" ucapnya sambil berlalu


JUDEO tidak perduli dengan tingkah laku sela, mau baik mau buruk tidak pengaruh buatnya.


"Jo urus kemauan cewek itu"


"baik tuan"


"sekarang bawa berkasnya kemarin"


"baik tuan"


Jo tahu tuannya itu memang tidak punya rasa kepedulian kepada sesama, yang dia tahu hanya untung rugi saja, tapi mengenai tanggung jawab kerja bosnya itu hampir sempurna.


"pak Deo, Minggu depan ada acara fair internasional, apa bapak dan pak Jo jadi berangkat" tanya Mia sekretaris judeo yang sudah sangat lama.


"Jo, gimana"? malah dia tanya jo


" jadi pak, saya sudah kosongkan jadwal bapak jauh-jauh hari, selama tiga hari Bu Mia" jelas Jo sekaligus sama bosnya dan juga sekretarisnya.


"tuh kamu sudah dengar" ucap Deo sama Mia


"baik pak"


judeo dan Jo kembali sibuk dengan berkas mereka diruangan judeo.


tok tok tok


"pak, tamu kita sudah datang"


"tolong langsung arahkan keruang meeting" perintah Jo


"baik pak"


"saya sambut mereka dulu tuan"


"hmmmmm" Jo langsung keluar dari ruangan judeo.


"selamat pagi pak Jo"


"silahkan ditunggu sebentar, pak judeo sudah akan menuju ruangan ini"


"mari pak"


Setelah tamunya duduk Jo kembali keruangan judeo. Ternyata dia sudah siap dengan gagahnya.


"mari pak, mereka sudah menunggu"


"hmmmmm" jawaban Kramat judeo


judeo melangkah pasti menuju ruang meeting, dengan percaya diri yang sangat tinggi. mungkin itulah salah satu kelebihan judeo, percaya dirinya sangat cukup.


"selamat pagi"


"selamat pagi tuan judeo"


Semua tamunya berdiri menyambut pimpinan perusahaan itu, judeo Zack.


Rapat mereka berlalu tanpa hambatan yang berarti, dengan keputusan yang sudah pasti memuaskan semuannya.


Sebelum makan siang rapat telah usai, Jo dan judeo keluar dari ruang meeting setelah tamunya semua undur diri juga.


"tuan mau makan siang apa"? keluar atau dipesankan"? tanya Jo seperti biasa kalau sudah jam makan siang.


"kita keluar"


"baik tuan"


Sebelum keluar Jo masih sempat berbicara kepada ibu Mia.

__ADS_1


"Bu Mia tolong aturkan orang belanja mengisi kulkas tuan di apartemen yang di M. nanti kalau sudah lengkap belanjanya hubungi saya"


"baik pak"


"tuan tidak begitu suka sayuran, banyakin buah dan cemilan seperti biasa"


"baik tuan"


Tut Tut


Jo langsung menghubungi orang bawah.


"iya pak"


"siapkan mobil, tuan mau makan siang diluar"


"baik pak Jo"


Tidak berselang judeo sudah keluar dari ruangannya diikuti oleh Jo. Mereka akan menuju restoran kesukaan judeo.


"kamu sudah urus sela"


"sudah tuan, dia mau mobil terbaru, harganya lumayan"


"berikan aja, kalau hanya mobil"


"sudah tuan"


"wanita yang di apartemen"


"maksudnya Ester tuan"


"iya, pembangkang itu"


"apa aku boleh pesan makan buat dia tuan"


"ga usah biarkan aja, kalau dia ngga bisa cari buat makannya sendiri"


"tapi dia ngga bisa keluar tuan"


"biarkan aja"


"bagaimana kalau dia pingsan tuan, sendirian"


"ya kamu telepon kan bisa"


"dia ngga punya handphone tuan"


"haaaa hari gini ada anak ngga punya handphone, benar-benar kampungan"


"maka dari itu tuan, dia ngga bisa ngapa-ngapain, tadi malam aja dia kelaparan"


"syukurin, makanya jangan sok menghadapi judeo"


"iya tuan"


"ya sudah pesan makannya"


"baik tuan"


Pak Jo langsung menghubungi salah satu restoran sederhana dekat apartemen itu.


"punya nyali juga anak itu, hidup tanpa handphone dan tanpa duit" ucap JUDEO senyum mengejek.


"iya tuan saya aja kaget dengar dia hanya punya duit enam puluh ribu"


"hahaha dasar orang kampung, dikira hidup dikota gampang kali"


'bukankah tuan yang membuatnya tidak punya pilihan' batin jo


Hai readers, masih setiakan??

__ADS_1


Jangan lupa like, coment dan vote ya.


Terimakasih🙏🤗


__ADS_2