AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 106 LUPAKAN SEJENAK


__ADS_3

Judeo merasa sangat bahagia mendengar jawaban istrinya, yang bersedia menemaninya sampai maut yang memisahkan mereka.


Selama ini dalam kamus judeo tidak pernah ada kesepakatan untuk setia atau minta setia. Judeo hanya bahagia saat bersama para wanita itu, dan pulang, sampai rumah tidur sampai besok pagi bangun lagi dan kerja lagi. Entah apa yang dia kejar.


Tapi sekarang setelah bertemu dengan Ester dan anaknya radit, pandangan judeo sedikit berubah. Ehhhh sekarang di tambah lagi saran dan nasehat dari pak ganda dan tante silvia yang tidak terlalu ambisi tapi hidup bahagia.


Sekarang judeo bekerja dan berjuang demi keluarganya.


Dengan semangat dan gairah menggebu judeo melanjutkan cumbuannya kepada istri tercintanya Ester. Judeo belum bisa menjanjikan cinta karena jujur dia sendiri belum paham makna dari cinta itu sendiri.


Tapi satu yang pasti sekarang judeo sangat menjaga hati Ester jangan sampai terluka. Judeo tidak mau Ester sedih dan tersakiti.


Sekarang mereka berdua sudah kembali sama -sama panas akibat sentuhan dan permainan mereka satu sama lain.


Ester tidak memungkiri kalau judeo sangat pintar mencari titik kelemahannya, sehingga Ester bisa bergerak -gerak seperti cacing kepanasan Dan itu Akan membuat judeo semakin semangat Dan bergairah .


Judeo memulai permainan mereka dengan sangat rileks dan santai. Ester juga sudah sangat terbuai dengan permainan panas judeo.


Ester sudah tidak bisa lagi menjaga reaksi tubuhnya supaya tidak ketahuan sama judeo.


Hati dan tubuhnya tidak bisa bekerja sama dengan baik.


Malah tanpa sadar gerakan tubuhnya malah memberikan acces kepada judeo untuk berbuat lebih. Dan judeo selalu terpana dengan sikap nerimo Ester. Judeo tidak selalu suka cewek agresif, kecuali dia lagi mumet.


"mas deooo" teriak Ester sambil melengkungkan badanya ketika dia sudah tidak bisa menahan sesuatu dari dalam tubuhnya. Seluruh tubuhnya seperti terkena sengatan listrik membuat dia tidak tahan untuk tidak berteriak memanggil nama judeo.


"iya sayangggg ahhh" judeo senang bisa membuat Ester juga menikmati penyatuan mereka, bukan di bawah tekanan. Judeo juga sudah tidak bisa bicara banyak lagi dan langsung tumbang di samping Ester setelah mencium kening istrinya.


"I love you so much Ester sayang" ucapnya lancar walaupun nafas masih ngos ngosan.


"I love you to mas" jawab Ester pelan tapi masih sangat jelas di dengar judeo.


Judeo memiringkan tubuhnya lalu memeluk pinggang istrinya.


"aku berharap sebahagia ini sampai kita tua" ujar judeo sambil mengusap punggung istrinya yang masih basah oleh keringat.


"amin " spontan jawab Ester


"mas, bagaimana nanti kalau ibu tidak bisa menerima aku dan radit mas"? tanya Ester memulai perbincangan serius.


"nanti mas pikirkan sayang, kan kamu yang bilang dimana Ada kemauan di situ ada jalan" ucap judeo mantap


"apa mas nanti akan sering tinggal di sini"?


"bukan sering, tapi aku akan tinggal di sini bersama kalian, tapi mungkin akan sering ke Jakarta sayang" ucapnya lalu mengecup bibir istrinya lagi.

__ADS_1


cup


"Tapi mulai Sekarang kalian adalah nomor satu dalam hidupku. Aku harus menomorduakan pekerjaan. Aku ingin bahagia sampai tua seperti papi dan tante silvia. " ujarnya masih mengusap punggung istrinya.


"Amin, semoga kita bisa memperjuangkannya ya mas"


"hmmmm cup" judeo kembali mengecup bibir istrinya itu.


Ester ingin bangkit untuk membersihkan diri ketika judeo menahannya.


"mau kemana sayang "


"mau mandi, terus makan, lapar" ucap Ester mengusap perutnya di balik selimut.


"ya ampun, istri judeo kelaparan, maaf ya sayang tadi mas sebenarnya ingin melupakan semua masalah sejenak, tapi begitu dekat denganmu aku tidak bisa menahan diri sayang " ucapnya agak menyesal


"ih mas deo lebay" ucapnya memonyongkan bibirnya membuat judeo jadi gemes di buatnya.


"jangan begitu lagi bibirnya kalau kamu tidak ingin lebih telat lagi makannya. " ucap judeo penuh ancaman enak.


Ester langsung melilit tubuhnya dengan selimut dan berlari ke kamar mandi.


Baru aja Ester mulai mandi ternyata sudah di susul lagi oleh judeo.


Ester sudah curiga ini, jangan - jangan suaminya ini ingin aneh -aneh lagi seperti dulu di apartemennya. Tapi ternyata tidak judeo hanya membawakan handuk untuk istrinya Dan menunggu istrinya selesai mandi.


"ihhhh mas mesum terus, ingat hari ini sudah berapa kali, ngga cape apa"?


"ngga " jawab judeo cepat


"aku yang cape"


"makanya mas mau berhenti, biar isi bensin dulu, nanti tancap gas lagi " ucap judeo tanpa ekspresi.


"ihhhh mass" ucap Ester manja


"namanya juga pengantin baru sayang"


"pengantin lapuk kali mas"


"tapi kamu kan puasain aku bertahun-tahun sayang, jadi ibarat pelajaran, itu harus di rappel sayang. " ucap judeo santai


"masssss" ucap Ester malu dengan ucapan suaminya yang mesum terus.


"berarti sekarang kita harus lakukan paling sedikit tiga kali sehari, supaya kita tidak kehilangan moment yang tertinggal" jawab judeo tenang tanpa perduli teriakan Ester.

__ADS_1


Ester jadi menggerutu sendiri jadinya membuat judeo makin bahagia melihat istrinya cemberut begitu.


"ayo sayang, sekarang pake baju biar kita makan. aku mandi bentar" ucapnya santai seolah -olah semua biasa saja. Tapi begitu istrinya keluar judeo ketawa ngakak di kamar mandi yang besar itu. Judeo paling senang memang menggoda istrinya yang selalu menganggap tabu semua ucapan vulgarnya, sementara bagi judeo itu biasa aja.


Setelah selesai mandi judeo sudah menemukan baju yang Akan dia gunakan sekarang.


"aduhhhh pintarnya istriku" godanya sambil pakai baju di hadapan Ester yang sedang menyisir rambutnya dan menjepitnya asal.


"nyiapin baju doank mas" ucapnya sudah berdiri


"kamu selalu cantik pake baju apa pun" ujar judeo jujur melihat dress yang di pakai ester.


"gombal"


"jujur"


"gombal"


"sayang kamu jangan gampang senyum sama orang ya, nanti aku bisa stress"


"kenapa lagi mas"


"aku ngga suka"


"senyum itu kan ibadah mas, berarti kita juga menghargai orang itu" Ester menjelaskan


"pokoknya aku ngga suka"


"kenapa "?


"aku takut" ucap judeo menatap Ester serius


"takut apa, kok seorang judeo bisa ngga percaya diri" ucap Ester senyum


"iya, kalau mengenai kamu aku memang jadi lemah dan tidak percaya diri. Kalau mengenai pekerjaan aku tidak takut, paling juga kalah atau rugi " ujarnya serius


"Tapi kalau kehilangan kamu dan radit aku ngga berani membayangkannya " lanjut judeo


"mass, maaf Ya. aku tahu mas itu pintar dan realistis. Tapi tidak semua hal bisa dan butuh kepintaran . Justru disitulah kita menyadari kedudukan kita sebagai makhluk yang harus bergantung sama Tuhan. Serahkan semuanya sama Tuhan mas" ucap Ester berhadapan dengan judeo dan mengusap wajahnya lembut.


Judeo terpana dengan ucapan Ester, kembali dia merasa sangat bangga memiliki istri seperti Ester. Sudah cantik, lembut dan hatinya juga bersih. Bahkan Ester tidak pernah meminta apa pun sama judeo, seperti cewek-cewek dulu yang mendekati judeo demi duit atau demi terkenal.


"inilah yang membuat aku makin takut kehilanganmu "


Hai semua, terimakasih untuk dukungannya

__ADS_1


Like, coment dan vote


Terimakasih


__ADS_2