AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 107 KEMBALI BEKERJA


__ADS_3

Malam ini judeo lewati penuh kebahagiaan sekalipun ada masalah tadi dengan maminya.


Setelah selesai makan, judeo dan Ester bergabung dengan papinya dan jo serta anaknya yang sedang bermain catur. Benar - benar keluarga harmonis dan penuh kehangatan. Judeo seperti merasakan lingkungan dimana semua orang saling membutuhkan dan saling memperdulikan.


"yahhhh papa kalah sama om jo, semangat pa, semangat. " teriak radit lagi menyemangati papanya.


"mulai lagi ga" tanya pak ganda


"siapa takut " tantang judeo


"satu kali lagi ya, setelah itu radit harus bobo. Radit juga sekolah besok " tutur Pak ganda sambil nyusun anak catur.


"oke kakek" radit masih sangat girang.


Di saat radit terlihat sangat bahagia judeo malah ternenung sejenak karena bisa berada di antara mereka semua.


'boleh ngga aku ingin waktu jangan berputar dulu'!


'boleh kah aku merasakan kebahagiaan ini, aku merindukan Susana ini sudah sangat lama, jadi tolong biarkan aku menikmatinya Tuhan, batin judeo melihat semua yang ada di hadapannya.


"ayo Papa kita pertama main " ucapan radit membuyarkan lamunan judeo


"oh iya, dari mana Ya... " ujar judeo pura-pura berpikir.


"dari sini aja pa " tunjuk radit dan di ikuti oleh judeo.


Dan permainan terakhir ini di menangkan oleh radit dan papanya judeo. Jelas aja radit sangat bahagia karenanya. Dia sampai jingkrak - jingkrak sambil joget. dan radit tidak puas joget sendiri, dia mengajak judeo juga, akhirnya dia joget - joget bersama papanya.


Jadilah judeo yang super kaku itu di tarik anaknya joget membuat jo sang asisten terbelalak. Baru kali ini seumur hidupnya judeo bisa joget dengan anak Kecil, anaknya sendiri. Jo langsung mengabadikan moment tersebut mungkin suatu saat perlu di lihat untuk hiburan.


Pak ganda yang berwibawa saja tertawa lepas melihat tingkah cucunya yang tidak dapat di tolak anaknya judeo. dari tadi pak ganda sudah tertawa ngakak, akhirnya berusaha untuk bicara padahal tubuhnya masih bergetar karena habis ketawa tadi.


"sudah, sudah, sudah jangan lagi di teruskan radit, kakek cape" ucap kakek ganda terputus-putus sambil memegangi perutnya.


"oke kakek, malam ini kami menang" ucapnya sambil menatap judeo yang masih ngos-ngosan.


"tapi kamu memang hebat radit, ternyata papa jago joget, baru kali ini lho dalam sejarah" ucap jo yang dari tadi menahan senyum melihat tuannya yang kaku itu joget, jo sangat ingin menggoda tuannya.


"jooooo" ucap judeo


"benar tuan, aku sampai rekam tadi, suatu saat tuan bisa lihat saat tuan lagi cape bekerja" ujar jo tenang menahan senyum.


"awas kamu ya jo "


"iya tuan " ucap jo seperti tidak ada masalah.

__ADS_1


"radit masuk sayang, bobo ya, besok sekolah" ucap pak ganda


"oke kakek, aku bobo dulu"


"hmmm"


"coba jo saya lihat videonya" ucap Pak ganda


"ini pak " jo dengan sok polosnya menyerahkan video itu kepada pak ganda.


Pak ganda menerima handphone jo dan memutar videonya. Terlihat pak ganda pertamanya senyum lalu tertawa ngakak banget membuat semua orang melihat mereka termasuk Ester dan ibu Silvia yang sedang berada di ruang tamu tadinya sambil main handphone.


Ester dan ibu Silvia akhirnya keluar dan melihat Ada apa sebenarnya.


Dan betapa kagetnya Ester melihat pak ganda yang biasanya kalem itu tertawa sangat lepas sampai terpingkal - pingkal sementara suaminya terlihat malu-malu.


"ada apa sih pa, senang banget ketawanya" Tanya bu Silvia heran


"ohhh mama, Ester, ini ada video lucu ma" ucap pak ganda yang masih ketawa sambil menunjuk handphone yang di tangannya.


Ibu Silvia dan Ester saling pandang, hanya karena sebuah video lucu pak ganda bisa tertawa ngakak seperti itu.


"video apa sih" tanya bu Silvia ingin tahu. Dia mendekati suaminya ingin meminta handphone itu.


Melihat judeo seperti takut video itu di lihat oleh Ester, ibu Silvia makin penasaran.


"coba sih pi lihat videonya"


Pak ganda yang masih ketawa dengan senang hati memberikannya kepada istrinya untuk di lihat.


Ibu Silvia juga sama, awalnya dia hanya senyum tapi makin lama dia tertawa ngakak.


"gimana ma, lucu kan, baru kali ini lho" ujar pak ganda


"benar pa, kalau di upload di medsos kira -Kira captionnya apa ya pa"? goda bu Silvia juga.


"dad vs son ma" ucap pak ganda tertawa ngakak lagi


"kurang pa, papaku yang cool sedang joget" ucap bu Silvia.


"nah itu bisa juga itu" ucap pak ganda setuju.


Ester menatap judeo lalu ibu Silvia, dia yakin sekarang kalau video itu pasti tentang suaminya.


"lihat ma" ucap Ester mendekat tapi langsung di potong judeo.

__ADS_1


"ngga usah sayang, ngga lucu. itu tadi ulah jo" potong judeo langsung ingin menarik ester untuk menghindari Ester melihat video itu.


"tapi kok pada ketawa mas" Tanya Ester juga polos.


"yaaa Karena... " judeo bingung harus jawab apa.


"ini nak Ester, ibu yakin kamu akan ngakak juga " ujar bu Silvia sambil ingin menyerahkan handphone jo ke Ester. Tapi sebelum sampai judeo sudah meraihnya duluan.


Judeo merasa aman sekarang karena handphone jo sudah dia kuasai di kantong celananya.


Jo yang melihat itu pun langsung menggoda bosnya lagi, Karena video itu sudah berhasil Dia kirim tadi ke handphone judeo yang sebenarnya.


"Nona Ester, ini aja "


"yang mana lagi jo" judeo geram dengan asistenya itu Sekarang, sudah berani mengerjainya.


"ini di handphone tuan, kan tadi sudah saya kirimkan" ucap jo menyerahkan handphone judeo ke Ester dengan santai seperti dipantai. Dia Seolah - olah tidak melihat ke gusaran bosnya itu.


Setelah Ester mendapatkan handphonenya dia agak menjauh dikit dari judeo. Dia ngumpet di belakang ibu Silvia supaya bisa lihat videonya.


Dan benar aja Ester ketawa melihat video suaminya yang super arogan berjoget ria bersama anaknya radit karena menang main catur.


Ester ketawa melihatnya, bagaimana anaknya yang masih kecil bisa membuat seorang judeo nurut padahal dia pasti ngga mau.


"udah sayang, jangan ketawa lagi, itu semua untuk menyenangkan radit tadi" jelas judeo memelas


"iya ngga apa -apa mas, lihatlah mas sudah menyenangkan semua orang . Bapak aja sampai ketawa lepas lhoo , lihat bapak sampai ketawa ngakak, jarang lho mas. Jadi mas deo pasti dapat pahala, telah menyenangkan orang" ujar Ester serius


Judeo terpana dengan ucapan Ester. Ester selalu bisa melihat sisi positif suatu kejadian.


Judeo semakin merasa beruntung memiliki Ester dalam hidupnya, untuk mengubah sikap arogannya.


"iya iya terimakasih, aku ngga tahu itu pujian atau hinaan sayang, tapi terimakasih aja" ucapnya merangkul tubuh istrinya untuk duduk dulu.


"Sayang besok kamu ngga usah kerja dulu ya" bujuk judeo


"tapi nanti aku kelamaan izinnya mas"


"ngga apa -apa non Ester, toh sekarang pusat perbelanjaan itu milik tuan judeo" ujar jo yang tahu seluk beluk pekerjaan Ester.


"tapi kerja Harris professional pak" ujar ester


Hai semua, terimakasih ya untuk like, coment dan votenya.


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2