AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 23 MENGINGINKAN


__ADS_3

Setelah hampir tengah malam Jo pamit pulang ke unitnya. Dia ingin benar-benar istirahat setelah seharian sangat ribet dengan pernikahan dadakan tuannya.


"saya sudah bisa pulang tuan" tanya Jo sambil memijit tengkuknya karena lelah.


"hmmmmm"


"kalau begitu saya pamit tuan" ucapnya sambil membereskan berkasnya di meja ruang tamu judeo itu.


Sepeninggal Jo, judeo juga ingin masuk ke kamarnya.


Tapi tunggu!


Sekarang kan dia sudah menikah, berarti wanita itu miliknya sekarang, bisa sesuka hatinya sekarang. Mengingat Ester entah kenapa tubuh judeo langsung bereaksi on.


Akhirnya dia mundur, tidak jadi melangkah ke kamarnya, tapi melangkah ke kamar Ester. Begitu dekat kamar gadis itu dia ragu untuk masuk, lalu bagaimana caranya?


Akhirnya dia mundur lagi mengatur sela, dari arah ruang depan dia baru teriak.


"Ester"


Ester yang mendengar namanya dipanggil langsung bangkit, dan setengah berlari keruang depan, dia memakai baju yang kemarin dibeli oleh tuan Jo.


"iya tuan"


"buatin saya kopi"


"baik tuan"


Judeo duduk di sofa ruang depan lagi dengan hati yang sudah gelisah. Setelah itu dia bingung lagi gimana caranya dekatin Ester.


'Gila, cewek kampung ini benar-benar bikin aku gila, bahkan untuk mendekatinya aku harus mutar otak lebih dari memutar otak untuk memenangkan tender miliaran' batin judeo


"ini kopinya tuan" ucap Ester meletakkan kopinya di meja sofa ruang tamu itu.


"hmmmm" jawaban andalan judeo membuat Ester makin kikuk. Ester bukanlah Jo yang sudah sangat terbiasa dengan jawaban itu.


" ada lagi yang harus aku kerjakan tuan" tanya Ester sudah sangat merasa tidak nyaman.


"hmmmmm" jawabnya asal karena bingung juga mau jawab apa, mau bilang tidak ada, Ester pasti langsung berlalu dari situ, kalau dibilang ada, ngapain lagi?


Judeo benar-benar dibuat pusing mendekati Ester. Coba kalau sama sela, tanpa diminta sela pasti sudah nyosor memeluk judeo bahkan tidak jarang menggoda judeo membuat seluruh tubuhnya bereaksi akibat aksi sela dan mereka segera berakhir di kamar. Tapi ini lihatlah gadis kecil dan kampungan ini malah bengong, tapi berhasil membuat judeo panas dingin karena menginginkannya.


"kamu ngapain bengong disitu" tanya judeo


"apa yang harus saya lakukan tuan" tanya Ester polos.


'ya ampun gadis ini, dia sadar ga sih kalau sekarang aku menginginkannya, malah bertanya! masa masih ada gadis lulus SMU sepolos ini, ini kan malam pengantin harusnya, walaupun pernikahan itu hanya syarat dan formalitas doank' batin judeo kesal akhirnya.


"ahhh ngga tau ah" ucap judeo bangkit dan hendak berlalu ke kamarnya.

__ADS_1


"tuan apa kopinya taruh di kamar tuan"? tanya Ester bingung karena judeo terlihat kesal entah karena apa.


'ahai... ini caranya, benar juga, suruh aja dia bawa kopi ke kamarku' batin judeo


"hmmmm" ucap judeo asal tapi ekor matanya menangkap pergerakan Ester yang hendak mengangkat kopinya dari meja dan membawanya ke kamar judeo.


"taroh di meja dekat balkon" perintahnya


"baik tuan"


Ester langsung mengantar kopi itu ke kamar judeo dan menaruh seperti perintah judeo, ditaruh dekat balkon.


Ester fokus ke tempat kopi itu ditaruh sampai dia ngga sadar judeo mengikutinya dari belakang dan mengunci kamarnya.


Saat Ester berbalik setelah menaruh kopinya, dia terkejut karena ternyata judeo sudah ada persis dibelakangnya.


"astaga tuan" ucapnya agak kencang


"kenapa, berani sekali kamu membentak aku"


"maaf tuan, saya kaget" Ester kembali menunduk, dia bingung dan juga takut apa mungkin tuan judeo akan mengambil kesuciannya sekarang. Seandainya begitu apa yang harus aku lakukan? aku harus bagaimana? pikir Ester karena sejatinya dia belum mengerti banyak tentang pernikahan selain dari literatur dan cerita-cerita film.


Baru aja Ester ingin mencoba melangkah keluar dari kamar judeo, suara tuan judeo sudah menghentikan langkahnya.


"mau kemana kamu"


"kamu tahu kan, kamu sekarang istri" tanya judeo langsung to the point memotong ucapan Ester.


Ester menganggukkan kepalanya.


"iya tuan"


"apa tugas istri" tanya judeo


Tentu saja Ester makin bingung, dia tentu tahu tugas istri adalah melayani suami baik di kamar maupun di meja makan, tapi tentu saja dia belum pernah tahu bagaimana melayani suami di tempat tidur.


"kenapa diam" tanya judeo lagi


Karena sedikit takut membuat tuan judeo marah, walau dengan bingung dan malu Ester akhirnya bertanya juga.


"saya harus ngapain tuan" tanyanya polos


'ya ampun Tuhan, benar-benar kepolosan gadis ini sudah menguji kesabaran ku, dia tidak tahu apa kalau aku sudah posisi on' batin judeo kesal


'tapi mungkin dia memang belum mengerti, dia kan gadis kampung, pasti pergaulan dikampung ya juga tidak sebebas dikota, sabar judeo' batinnya lagi


Judeo langsung mendekati Ester dan menatap matanya dengan intens. Judeo benar-benar sudah terbakar gairah melihat gadis ini dengan kepolosannya. Dia hampir lupa dengan segala keangkuhannya hanya untuk mengajari gadis kampung ini tentang bercinta.


Judeo langsung menc.um bibir Ester membuat Ester kaget dan berdiri kaku ditempatnya seperti kena sengatan listrik. Biar bagaimanapun ini hal baru baginya, bahkan ini ciuman pertama untuknya.

__ADS_1


Judeo semakin tidak bisa menahan diri, dia semakin memperdalam ciumannya, walau dia tahu Ester tidak membalas ciumannya, tapi entah kenapa ini malah menantang judeo untuk makin mengajari gadis ini.


'bahkan berciuman pun dia belum pernah, berarti aku yang pertama' batin judeo tersenyum dalam hati, bahkan ada kebanggaan dalam hatinya.


"kenapa kamu tidak membalasnya, apa kamu terpaksa, kamu kan seorang istri" ucap judeo


"maaf tuan, saya ngga tau caranya" jawab Ester jujur


'wkwkwkkk ' batin judeo


'benarkan dia belum pernah'


'benarkan aku yang pertama menciumnya'


'kenapa aku senang banget rasanya' batin judeo sambil senyum


"kalau melayani suami kamu harus membalas ci.man suami" ucap judeo asal


Ester sangat malu, bahasa ini terlalu v.lgar menurutnya, karena dia belum pernah menggunakan kata-kata itu sebelumnya.


Tapi mau protes dia takut, dia takut membuat tuan judeo marah. Akhirnya dia hanya minta diajari supaya tidak melakukan kesalahan.


"maaf tuan, saya memang belum tahu bagaimana melayani suami, apa yang harus saya lakukan, kalau boleh saya mohon diajari tuan" ucapnya polos


"ya kamu belajar sendirilah, masa saya lagi yang harus mengajari kamu" ucap judeo mulai tertarik menggoda kepolosan Ester. Lucu menurutnya saat ini.


"baiklah tuan, besok saya akan belajar sama tuan Jo" ucap Ester , dan itu malah memancing amarah judeo.


"apa,,,, kamu mau diajarin sama Jo cara melayani suami" bentak judeo, entah kenapa mendengar nama Jo asistennya dibawa-bawa Ester ada ketidak sukaan dalam hatinya, apakah ini cemburu dia tidak tahu tapi yang pasti dia tidak suka .


'apa lagi tadi, dia minta diajarin Jo cara berciuman, gilaaaaa, .. ngga boleh terjadi' batin judeo


"cara melayani suami itu kamu harus membahagiakan suami, kalau suamimu mengajak berc.uman kamu harus juga membalasnya, biar seimbang" ucap judeo panjang lebar.


"caranya tuan" tanya Ester serius


'gila memang, gadis ini masih terlalu polos sekali, tapi kok aku sabar banget ya, kenapa ngga langsung aku sikat aja' batin judeo.


'percuma juga dikasih teori terus, harus langsung praktekin aja.' batinnya lagi


Judeo menc.um bibir Ester pelan dan Ester sudah tidak kaget walaupun belum dia sambut. Judeo semakin dalam ingin mengajari gadis ini, tapi sekarang judeo sudah tidak ingin menghentikannya walau hanya untuk mengajari Ester. Judeo sudah hanyut dalam permainannya walau Ester belum menyambutnya.


Hai readers


Terimakasih ya, sudah dukung terus karya ini.


terus berikan like, coment dan vote.


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2