AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 120 PERASAAN IBU


__ADS_3

Happy reading


"Maafkan mas deo ya bu " celetuk Ester dari tempat tidurnya ketika dia melihat mertuannya melirik padanya.


Ibu citra akhirnya berbalik membelakangi judeo dan berjalan ke arah tempat tidur Ester.


"Kamu memang keras kepala ya" ucap bu citra sambil meneteskan airmata. Sementara Ester sudah sedikit takut mendengar ucapan ibu citra. Bagaimana kalau mertuannya ini benar - benar marah dan berbuat kasar padanya.


'Tenang Ester, tenang, biar bagaimana pun ada mas judeo di sini, ibunya tidak akan bisa berbuat hal yang membahayakanmu' bathin Ester.


"bu " ucap Ester tertahan, dia mencoba untuk bangun dari tidurnya untuk duduk. Gerakan Ester itu membuat judeo langsung berlari ke arah Ester dan langsung membantunya duduk.


"sayang jangan di paksa" ujar judeo khawatir anaknya kenapa - Napa karena menurut dokter tadi dia harus istirahat dulu. Berdebat dengan maminya bukan waktu yang tepat sekarang.


"ngga mas, saya udah ngga apa - apa. Jangan takut ya, aku ingin ibu tahu mas deo sayang sama ibu" ujarnya ngotot membuat judeo langsung memeluk istrinya yang sudah duduk.


"aku tahu niatmu itu baik, tapi sekarang kamu lagi hamil anak kita, ngga boleh stress ya" bujuk judeo


"iya mas " Ester akhirnya mengalah


Saat mereka sedang berdebat begitu perawat masuk bersama dokter.


"ibu Ester sudah sadar, gimana perasaannya bu, jangan banyak stress ya bu, Karena kehamilan trimester pertama itu masih berbahaya bu, masih rawan " ucap dokter itu tanpa tahu apa yang terjadi di ruangan itu sebelum kedatangannya.


"iya dok "


"dan makanannya juga harus di perhatikan Ya bu, harus cukup asupan gizinya " tutur dokter itu sambil memeriksa Ester.


"apa ada pantangannya dok" tanya judeo langsung.


"ohhhh ngga ada pak, kalau ibunya ingin makan, makan aja. Yang penting porsinya di perhatikan" ujar dokternya.


"apa saya sudah boleh pulang dok "tanya Ester serius


"kalau ibu sudah merasa kuat boleh bu, karena ibu sudah tidak apa - apa. nanti saya resepkan vitamin, di minum ya bu" ucap dokter itu lagi.


"iya dok"


"kalau begitu saya tinggal dulu ya bu " ucap dokter itu sopan.


"kalau belum kuat banget, istirahat aja dulu" ucap bu citra dengan nada yang masih datar.


Judeo Dan Ester menoleh ke arah ibu citra secara bersamaan, karena walaupun ibu citra menoleh ke arah lain tapi dia sudah sedikit coment positif.


"iya sayang, mami benar, kalau kamu belum kuat jangan di paksa " ujar judeo juga


Ester merasa sedikit senang dengan ucapan ibu citra. Berarti sedikit ibu citra sudah memberi respon terhadap mereka.


"iya mas "


"tidur aja dulu " ucap deo


"mas, aku istirahat di ruanganmu aja ya, biar mas deo bisa sambil kerja. Maaf ya mas aku jadi ngerepotin mas deo " ucapnya tulus

__ADS_1


"kamu ngerepotin memang, tapi aku senang" ucapnya senyum.


"Ya sudah, aku cari kursi roda dulu Ya, Apa aku gendong aja" ucap judeo senyum kecil


"ga usah mas, jalan aja perlahan "


"ngga, kalau gitu aku ambil kursi roda dulu" ucap judeo sambil keluar dari ruangan itu untuk menanyakan suster.


Selama judeo keluar tidak ada komunikasi di antara mereka bertiga, mami citra, clara dan Ester sampai handphone ibu citra yang di pegang clara Berbunyi.


"halo "


...


"siang"


...


"iya Pak, kita akan segera sampai"


...


Sambungan telepon itu di putus oleh clara yang langsung bicara juga kepada Ibu citra.


"maaf bu, Pak William sudah tiba di tempat"


"hmmm" bersamaan dengan itu judeo masuk dengan mendorong kursi roda untuk istrinya.


"bersama istriku mi"tanya judeo senyum belum percaya


"kamu dengar aku bilang kalian kan" ucapnya sudah dekat pintu. Lalu dia meneruskan langkahnya keluar diikuti oleh clara asistennya.


"maaf pak deo, ibu mau ada meeting dengan pak William jadi ngga bisa nunggu" ucap clara


"Ya sudah" jawab judeo pendek, tapi hatinya sedikit lega ibunya sudah mengundang mereka ke rumah besar.


Judeo langsung membantu istrinya untuk naik kursi roda dan mendorongnya sendiri menuju lift karena jo sang asisten sedang bekerja. Judeo diikuti oleh security yang berjaga di bawah sampai masuk ruangannya.


Begitu masuk ruangannya judeo merebahkan istrinya di kamar, dimana biasanya judeo bisa istirahat.


"aku tidur dulu ya mas " ucap Ester yang memang ngantuk, namanya juga wanita hamil.


"ngga ingin makan sesuatu sayang"?


"ngga mas, ingin tidur bentar"


"Ya sudah" ucap judeo lalu keluar dari sana untuk bekerja. Dia memanggil jo asistennya.


"bagaimana ceritanya istriku tiba di kantor ini sendirian" tanya judeo yang penasaran dari tadi gimana istrinya nyampe kantor, padahal niatnya nanti siang dia jemput.


"ohhhh itu, tapi nona sudah baik -baik aja kan tuan "


"hmmmmm dia sedang tidur di dalam" ucap judeo sambil dagunya menunjuk kamar pribadinya.

__ADS_1


"ohhh syukurlah, tadi itu nona hubungi saya tuan"


flashback on


Melihat maminya datang judeo mematikan handphonenya sebentar, dia takut maminya tahu Ester ada di Jakarta. Tapi tepat saat itu Ester telepon judeo. Karena tidak nyambung akhirnya Ester telepon jo. Jo yang tahu judeo masih bicara sama maminya bilang ke Ester.


"maaf nona, tuan memang sedang bicara dengan nyonya citra, apa nona butuh sesuatu "? tanya judeo


"aku ingin ke kantor mas deo, aku bisa naik taksi ga"? tanya Ester


"jangan nona, jangan, nona dimana sekarang"


"masih di apartemen, baru mau turun"


"tunggu nona, tunggu di lobby, saya dan supir akan jemput Nona " ucap jo akhirnya


flashback off


"iya, tadi aku non aktifkan karena nyambung ke CCTV, aku takut mami tahu Ester di Jakarta " ucap judeo menjelaskan.


tok tok tok


Saat mereka sedang bicara pak jonathan masuk ke ruangan judeo membuat judeo sedikit bingung. Pak Jonathan adalah orang nya mami citra yang ingin di tarik oleh nyonya citra dari CJ.


"ada apa pak jonathan" tanya jo karena judeo terlihat dingin.


"Saya diperintahkan ibu citra untuk meneruskan pekerjaan saya yang di sini tuan" ucap jonathan


"maksudnya"tanya judeo juga bingung padahal kemarin pak Jonathan sudah di panggil maminya dan juga beberapa manager yang kompeten yang memang masuk CJ atas rekomendasi maminya.


"maaf Pak, saya juga belum paham tapi ibu citra bilang kembali ke CJ, Baru nanti pas ada waktu yang tepat akan bertemu beliau" ucap pak jonathan.


Meskipun bingung dengan semua ini judeo akhirnya memerintahkan jonathan ke bagiannya seperti dulu.


"Baiklah, kembalilah bekerja, aku juga sedang tidak bisa membahas apapun sekarang" ucap judeo yang di angguki oleh jo asistennya.


"baik pak, kalau begitu saya pamit dulu" ucap Pak Jonathan sambil bangkit berdiri.


"iya "


Judeo makin di buat bingung dengan sikap maminya. Apa mami sudah memaafkan istrinya dan menerimanya?


Tadi kami di undang ke rumah besar dan sekarang anak buahnya di kembalikan.


'Jangan terlalu pede dulu deo, takutnya mami minta syarat aneh - aneh' batin judeo.


Hai semua


Jangan bosan ya


like, coment dan vote


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2