AROGANKU & CINTAMU

AROGANKU & CINTAMU
PART 98 TERNYATA KAMU


__ADS_3

Ibu citra sangat kaget melihat pasangan suami istri yang keluar dari rumah itu. Dia ngga nyangka kalau itu pak ganda mantan suaminya dan istrinya Silvia. Setelah sekian tahun, Hatinya benar - benar belum siap untuk bertemu dengan mereka berdua.


Ibu citra tidak menyangka bakal ketemu mereka dalam keadaan begini.


Tapi tunggu!


Apa ini, apa hubungan semua ini?


Berarti judeo diam - diam sudah berkomunikasi dengan papinya!


Berarti deo menikah atas pengetahuan papinya, ini tidak bisa di biarkan, judeo tidak boleh mengabaikan saya demi laki - laki penghianat ini!


Dan lihatlah mereka bisa tinggal di rumah mewah, pasti ini di berikan oleh judeo!


Karena sesuai info orangnya rumah ini di beli oleh judeo.


"ohhhhh ternyata kalian yang menghasut judeo" ucap ibu citra sangat garang.


Pak ganda dan ibu silvia belum seratus persen sadar dari keterkejutannya, namun ucapan ibu citra segera menyadarkan mereka.


"apa kabar citra" sapa pak ganda Ramah dan sopan.


"huhhh tidak usah basa basi, dimana deo " tanya ibu citra emosi


Pak ganda yang sudah faham karakter ibu citra hanya tetap tenang.


"Kenapa kamu tanya judeo samaku" tanya pak ganda tenang.


"Emank judeo pergi dari rumah? kenapa? " tanya Pak ganda tetap tenang.


"kamu tidak usah basa basi, dimana judeo"


"kenapa kamu tidak telepon, emank judeo itu anak bayi" ucap pak ganda tenang tapi menohok.


"Deo, judeo " teriak ibu citra padahal dia sudah tahu bahwa judeo sudah keluar rumah menurut satpam sekaligus pengawal di depan tadi.

__ADS_1


Pak ganda dan ibu Silvia yang bersembunyi di balik tubuh pak ganda hanya diam tidak berani komentar, takut salah malah membuat suaminya dalam masalah.


"Percuma kamu teriak - teriak citra , judeo ngga ada di sini, mendingan kamu telepon dulu deonya . Kenapa kamu jadi tidak menggunakan logikamu sih " ucap pak ganda sedikit terpancing.


"diam kamu " teriaknya membuat pak ganda malas meladeni takut tidak bisa mengontrol emosinya melihat kelakuan bu citra.


"ayo masuk ma, ngapain kita di sini " ucap pak ganda ke pada ibu Silvia istrinya lalu ingin melangkah masuk.


Ibu citra merasa terhina dengan perlakuan pak ganda dan istrinya itu. Seumur hidup belum pernah dia di abaikan begini, apalagi di cueki dan di tinggal begitu aja di depan pintu.


"kurang ajar, kamu sudah berani kurang ajar samaku ya" ucapnya berang membuat pak ganda berbalik menghadap ibu citra.


"kurang ajar apanya citra, apa kamu pikir aku masih seperti dulu, akan menyembahmu dan mengalah serta membujukmu. Kamu yang menyuruhku diam, terus aku harus gimana citra, untuk apa aku bicara citra, coba untuk apa"? ucap pak ganda tidak ingin lama - lama berhadapan dengan ibu citra karena dia takut ikut emosi, padahal biar bagaimana pun citra adalah maminya judeo anaknya yang baru bisa dia raih.


Ibu citra terlihat sangat marah sampai wajahnya merah tapi tidak bisa berbuat apa - apa.


"kamu ternyata tidak berubah citra, egomu masih di depanmu. padahal kamu sudah kehilangan segalanya, hanya tinggal hartamu itu doank, jadi nikmatilah hartamu itu, jangan sampai kamu kehilangan hartamu juga" lanjut pak ganda datar.


Ibu citra semakin geram aja dengan ucapan pak ganda.


Tapi kenapa sekarang malah mereka terlihat bahagia, kenapa mereka tidak menderita? batin ibu citra.


"Kamu tidak usah banyak omong, kasih tahu aja di mana judeo kamu sembunyikan " ucapnya kalah


"Sembunyikann"? tanya pak ganda bingung dan tersenyum sumbang. Tapi sekejap berikutnya dia sadar siapa orang di hadapannya. Apapun bisa dia lakukan untuk mencapai tujuannya apalagi hanya menyembunyikan seseorang bahkan membuang Ester pun dia sanggup.


"Kamu selalu menilai orang dengan tolak ukur dirimu sendiri citra. Bagimu menyembunyikan orang itu bisa aja, tapi bagiku tidak, karena aku tahu setiap orang memiliki hak hidup dan hak untuk di dengar. Karena orang memiliki perasaan dan hati bukan patung "


"huhhhh dan kamu selalu hidup dari khotbah - khotbahmu itu, apa yang kamu dapat? " ucap bu citra dengan nada jelas mengejek.


"Oh iya aku lupa, kamu pasti manfaatin deo Kan, biar kamu bisa hidup di rumah mewah ini, iya kan"?


"hehhhh" Pak ganda tersenyum kecil


"citra, aku sarankan kamu untuk mensyukuri hidupmu, biar kamu bisa menikmati hidupmu, hidup diperbudak ambisi itu cape, dan ngga pernah tenang, "ucapnya tetap tenang.

__ADS_1


"Kalau kamu tidak ingin judeo berhubungan lagi denganku, silahkan kamu tahan dia, kurung dia biar dia tidak datang padaku, kamu pasti bisa melakukannya." ucap pak ganda


"ohhh iya, daripada kita berdebat mendingan kamu bilang mau ngapain ke sini, kalau kamu cari judeo percuma, dia tidak ada disini. " ucap pak ganda berniat mengusir secara halus karena pak ganda takut keburu cucunya radit bentar lagi pulang dari sekolah.


"iya, aku memang ingin mencari judeo , ingin membuka matanya, kenapa dia investasi di daerah terpencil ini, daerah yang ngga punya nilai sama sekali, aku yakin dia hanya di manfaatin " ucap bu citra mengejek.


Ingin rasanya pak ganda ketawa dan mengatakan bahwa ke bahagiaan judeo ada di daerah ini tapi dia tahan. Dia tidak ingin mengganggu kebahagiaan Ester Dan radit nantinya. Karena pak ganda cukup tahu siapa ibu citra ini, orang yang ngga punya perasaan dan hati nurani. Biarlah nanti judeo yang beritahu.


"Silahkan kamu temui judeo, kalau begitu kami masuk dulu, karena kami mau masak" ucap pak ganda membuat ibu citra semakin terpojok aja. Belum pernah seumur hidupnya di usir begini tanpa dia lakukan sesuatu.


"huhhhh kamu pasti akan menyesal sudah memperlakukan aku begini" ucap bu citra berapi - api.


"tidak, aku tidak akan menyesal citra. Aku tahu kamu bisa melakukan apa aja, Apaaa aja, tapi kamu jangan lupa Tuhanlah pemilik kehidupan. " Ucap pak ganda kembali tenang.


"ohhh iya"? ucapnya mengejek pak ganda


"ingat citra, sekuat apa pun kamu membatasi aku bertemu dengan deo, tapi apa , tanpa sengaja dia sendiri lah yang datang kepadaku, bahkan aku sendiri sudah putus asa. Tuhan itu tidak bisa kita batasi citra" ucap pak ganda lagi.


"ohhh iya, kita lihat aja apakah deo masih membelamu Kalau dia tahu perselingkuhanmu dengan j. langmu ini sampai menghabiskan uang perusahaanku."


"caramu ini sudah basi citra, judeo itu bukan anak kecil lagi. Dia sudah sangat dewasa. Kalau kamu ingin meraih dia, mengertilah dia, ngga usah buat kebohongan lagi, nanti dia musk, coba aja kamu bisa telepon dia sekarang, " ucapnya mantap


"apa dia ngga mau angkat teleponmu?


" ngga heran sih, karena kamu selalu egois memaksakan kehendak, sementara dia sudah menemukan cinta dan kebahagiaannya, walaupun wanita itu adalah wanita sederhana tapi berhasil mengubah ke aroganan judeo " ucap pak ganda


"huhhh itu semua bulsyittt" ucap bu citra marah mendengar cinta dan sederhana.


"terserah kamu citra "


Hai semuanya


Dukung terus Ya


like, coment dan vote

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2