Ayah Ku Idola Ku

Ayah Ku Idola Ku
bab 10


__ADS_3

Selesai mengantar Cahaya pulang, Mira pun langsung pergi ke tempat bangunan yang mewah dan koleksi-koleksi mobil yang megah, di sana dia berdandan sangat cantik dan memilih menggunakan mobil lamborghini merah dan pergi mengendarai mobil itu.


Iya itu adalah rumah mewah ke dua Mira yang di pakai untuk koleksi barang mewahnya.


Sesampai di hotel pun satpam, manajer hotel dan pelayan di sana membuka pintu mobil serta menyambut Mira.


"Apa kabar Bu, sudah lama tidak berkunjung" salam menejer itu kepada Mira.


"Aku baik-baik saja bagaimana kabar kalian semua" tanya Mira pada semua pegawai.


"Kami semua baik-baik bu" jawab mereka.


"Selama seminggu ini saya akan datang kesini dan merepotkan kalian" ucap Mira dengan senyum.


"Siap bu Ira, ngak usah seminggu setahun pun kami siap" jawab salah satu dari pelayan itu.


"Kalian memang pegawai yang baik, saya harap kerja sama dan kompak kalian terus seperti ini" ucap Mira.


Mira adalah direktur dari hotel mentari, dia membeli hotel yang sudah bangkrut dan mendirikannya menjadi hotel unik dan mewah.


Serta semua pegawai sangat menghormati Mira karena Mira sudah membantu mereka dari kebangkrutan hotel ini, Mira direktur yang baik dia tidak pernah kasar dan bahkan Mira selalu mengadakan meeting bersama-sama pelayan untuk mendengarkan keluhan-keluhan mereka.


"Bu dari PT Halilintar sudah datang dan menunggu ibu di ruangan" ucap manajernya.


"Okey baiklah, untuk kalian selamat bekerja dan berikan yang terbaik untuk hotel kita" semangat Mira kepada mereka.


Mereka pun pergi mengerjakan pekerjaan mereka dan Mira masuk ke dalam ruangan.


"Selamat sore pak Dirga Kencana, maaf saya agak telat sedikit karena macet di jalan" ucap Mira.


"Tidak apa-apa bu Ira, kita juga baru datang" jawabnya.


"Sekarang kita lanjut meting sore ini" ajak Mira.


Mereka pun membahas meting untuk pernikahan anak dari Dirga Kencana yang akan di laksanakan di hotel mira pada hari minggu.


"Bu besok saya tidak hadir mengikuti meting dengan PT Cahaya Muda, tapi ada asisten saya yang akan datang" ucap Dirga Kencana.


"Iya ngak apa-apa pak yang jelas kita sudah buat sesuai dengan keinginan dan kebutuhan untuk acara ini agar lancar" ucap mira.


"Benar bu, sekarang saya pamit untuk pulang dulu" pamitnya.


"Baik pak terima kasih sudah datang kemari, hati-hati di jalan" jawab Mira.


Malam hari pun Putri mendapat 2 pasang tiket, dengan penasaran dia pun membuka isi tiket yang berisi jalan-jalan ke Bali seminggu bersama pasangan untuk besok.


Tiba-tiba terdengar suara hp nya.


"Apa ini maksudnya?" tanya Putri.

__ADS_1


"Itu tiket berdua untuk ke Bali besok, kau bisa pergi bersama siapa yang kau inginkan ke tempat itu dan bersenang-senang lah di tempat lain. Jangan ganggu aku" jawab Bagus langsung mematikan hp nya.


Tiba-tiba Harisza datang di belakang Putri, Putri pun kaget dan langsung memeluk papa mertuanya itu.


"Apa kabar pa, sudah lama tidak bertemu, kemana mama" tanyanya.


"Kabar ku baik, mama mu masih ada di Bali dan besok kamu dan Bagus segera ke Bali menjemputnya, sekalian menghadiri acara pernikahan anak teman ku" jawabnya.


Dalam hati Putri" jadi ini yang di rencanakan Bagus, dia sudah kabur dan menyuruh aku pergi ke tempat lain. Tapi ngak apa-apa aku akan menggunakan tiket ini pergi bersama pacar ku."


"Gimana Putri, apa Bagus sudah kasih tau kamu" tanya Harisza.


"Oh iya pa, sudah kok besok pagi kami berangkat bersama" bohong Putri.


"Okey kalau gitu, papa masuk ke kamar duluan mau istirahat" pamitnya.


"Iya pa silahkan, selamat beristirahat" jawab Putri.


"Bunda, lihat deh ayidol Cahaya kalo nyanyi keren banget" ucap Cahaya.


"Sayang ini udah malam, kamu sering banget sih dengar lagu itu, itu kan lagu lama!! mending Cahaya dengerin lagu-lagu baru" saran Mira


"Ngak bunda, bunda lihat dulu deh sini, bunda pasti suka" paksanya.


Mira pun melihat sosok Bagus Sandi Dinoto yang sedang bernyanyi. Dalam hati Mira "seperti pernah lihat tapi di mana ya, ah namanya juga dulu artis pasti sering muncul di televisi."


"Bagus kan lagunya bunda, ayidol Cahaya juga suka gambar loh, lihat deh ini bunda gambar nya" ucap Cahaya dengan melihati semua gambar buatan Bagus yang ada di sosial media dan Mira pun kaget melihat gambar keluarga yang di tunjukkan Cahaya.


"Udah-udah sekarang tidur udah malam, besok lagi ya lihat ayidolnya bunda capek ne" pinta Mira.


"Ya, bunda tiap hari kan cahaya ngak pernah bosan lihat ayidol Cahaya" gerutu Cahaya.


"Kalau gitu Cahaya tidur sambil peluk aja fotonya nantikan Cahaya mimpii ayidol Cahaya" ledek Mira.


"Betul juga ya bunda" senangnya.


"Ya udah sekarang ayo kita tidur udah malem" pinta Mira dengan menutup selimut dan mencium kening Cahaya.


Ke esokan pagi nya seperti biasa Mira mengantarkan Cahaya sekolah.


"Bunda jadi kan hari minggu" tanyanya di jalan.


"Jadi tapi di hari itu kamu di awasi tante Blue ya karena bunda mau mengadakan pesta pernikahan di hotel kita" ucap Mira.


"Cahaya mau ikut" pintanya.


"Ngak boleh di sana bunda repot dan bunda ngak bisa awasi kamu, walaupun bunda dandan cantik ke pesta tapi bunda harus mengawasi para pegawai sayang" bujuk Mira.


"Yah bunda kenapa sih, Cahaya kan enggak nakal. Cahaya cuma duduk doank liatin orang nikahan" jawabnya.

__ADS_1


"Ngak boleh sayang kamu cukup menggambar saja ya di temani tante blue" ucap Mira tegas.


"Bunda memang sangat keras kepala" celoteh Cahaya.


"Coba pegang, keras ngak kepala bunda" ledeknya.


"Ya keras lah bunda" jawabnya cemberut.


"Udah sampai, sekarang masuk. Jangan cemberut dan jangan berantem seperti kemarin" nasihat Mira.


Cahaya pun kaget dan sadar kalau kemarin dia sedang dalam ke adaan kesal. "Iya bunda" salam Cahaya dan berlari kecil ke sekolah.


Bagus yang saat itu langsung keluar dari hotelnya semalam dan mengendarai mobil ingin menemui mamanya tiba-tiba dia melihat seorang wanita keluar dari toko yang mengingatkannya kejadian 7 tahun lalu.


Bagus pun langsung tiba-tiba memberhentikan mobilnya dan keluar mengejar wanita itu tapi wanita itu masuk ke dalam mobil.


Tiba-tiba terjadi keramaian yang membuatnya kaget ternyata mobilnya parkir sembarangan yang membuat kendaraan lain tidak bisa lewat.


Bagus segera masuk ke mobil dan mencari mobil wanita itu ternyata dia kehilangan.


"Aku ngak salah lihat, itu benar wanita malam itu. Kenapa dia ada di sini, atau jangan-jangan dia menghilang dan tinggal disini selama ini" tanya Bagus dalam hatinya yang penuh dengan pertanyaan.


Dia kaget saat itu suara hp nya berbunyi dari papanya.


"Hello pa " tanyanya.


"Kamu dimana sekarang, apa kamu lagi bersenang-senang dengan Putri" ucapnya.


"Aku lagi di jalan pa" sela Bagus.


"Jangan lupa pagi ini meting di hotel mentari" pintanya.


"Iya pa" jawab Bagus langsung mematikan hp nya.


Mira pun sampai di hotel dan dia buru-buru pergi ke kamar VIP nya dan berganti baju untuk mengikuti meting pagi ini dengan PT Cahaya Muda dan PT Halilintar. Pada saat itu Bagus pun sampai dan di sambut dengan dengan pegawai di sana.


Bagus kaget melihat hotel itu tidak besar tapi berkelas lukisan-lukisan dan bentuknya yang indah membuat orang terasa nyaman. Resepsionis yang menyambutnya langsung menegur "ada yang bisa saya bantu pak."


Bagus menjawab "saya dari PT Cahaya Muda sudah ada meting di sini."


Resepsionis itu langsung mengangguk dan menelpon. Tiba-tiba datang lah manajer hotel itu menegur Bagus.


"Selamat datang pak Bagus, saya Gino Abraham manager hotel di sini, sebelah sini pak" arahnya.


Saat itu Bagus berhenti dan bertanya "dari mana lukisan ini."


"Oh itu lukisan anak dari pemilik hotel ini pak" jawabnya.


"Terus siapa perancang arsitektur hotel ini" tanya lagi.

__ADS_1


"Ini semua di rancang oleh pemilik hotel ini pak ibu Ira Saraswati" jawabnya.


Bagus pun terdiam dalam hati nya merasa resah ingin segera bertemu dengan sosok hebat seperti ini.


__ADS_2