
Gaga mendekati Bagus, dengan tersenyum Bagus pun berkata "Pak Gaga ada disini" tanyanya.
"Iya, kebetulan sekali kita bertemu di sini. Bapak sekeluarga berarti liburan" jawab Gaga.
"Iya begitu lah" ucap Bagus.
"Om, ayo aku udah laper ne" teriak Kevin sambil memegang perutnya.
"Ya udah kami permisi karena anak-anak sudah lapar" ucap Bagus sambil berjalan bergandengan dengan Mira.
Gaga pun tersenyum, namun saat mereka berjalan keluar senyuman Gaga berubah jadi kesal.
Di restauran mereka makan bersama, Bagus yang sudah menyiapkan kejutan untuk Mira segera bernyanyi di panggung untuk menghibur mereka semua semua.
Selesai Bagus bernyanyi Kevin pun mendekati Bagus memberikan bunga yang sudah di siapkan oleh mereka, Bagus memberikan bunga itu kepada Mira.
Rasa bahagia pun membuat Mira tersenyum melihat tingkah suaminya itu, saat itu pun Kevin yang tidak mau kalah dia segera memegang mikrofon di atas panggung itu.
"Malam ini saya akan menghibur untuk pasangan bucin yang ada di ruangan ini" teriak Kevin sehingga membuat mereka semua tertawa yang ada di restauran itu.
Cahaya, Johan pun ikut maju menemani Kevin bernyanyi sambil berdansa.
Melihat Cahaya yang berdansa bersama Johan, Bagus mengulurkan tangannya ke pada Mira untuk berdansa. Tentu saja Mira langsung menggapai tangan itu sehingga mereka berjalan ke depan ikut berdansa.
Para pengunjung restoran satu persatu yang lagi asik makan pun juga ikut maju untuk berdansa bersama pasangan mereka, seseorang yang menyaksikan mereka sedang bersama sedang merekam mereka dari sudut dinding di sana.
Mira tanpa sadar melihat seseorang itu dengan curiga "kenapa laki-laki itu seperti merekam ke arah sini yah" ucap Mira dalam hatinya sambil menoleh ke samping dan belakang orang yang berdansa.
"Jelas di sini cuma aku dan Mas Bagus, mencurigakan" celoteh Mira. Bagus yang mendengar celotehan itu langsung bertanya dan mengagetkan Mira.
__ADS_1
"Sayang, apa maksud kamu mencurigakan" tanya Bagus secara pelan-pelan sambil berdansa.
Mira yang kaget itu menjawab "tadi di sana aku merasakan ada yang memegang hpnya seolah lagi merekam kita mas" jawab Mira sambil menunjuk ke arahnya.
Seseorang itu yang sadar kalau dia sedang di curigai oleh Mira langsung menurunkan hpnya serta menyimpan ke dalam saku bajunya dan pergi dari tempat itu.
Bagus menoleh ke arah yang ditunjuk oleh Mira "tidak ada apa-apa sayang, kamu pasti salah" ucap Bagus.
"Tapi tadi benar mas."
"Udah ngak usah khawatir, orang di sini banyak yang berdansa sayang dan orang itu pasti sedang merekam keluarga mereka yang berdansa di sini. Itu hanya perasaan kamu saja."
"Iya mungkin kamu benar mas" ucap Mira sambil memeluk Bagus yang berdansa dengannya.
Seseorang itu segera keluar dari restauran dan membuka hpnya, "saatnya aku kirim video ini terus minta bayaran"
Selesai acara mereka pulang ke hotel, Cahaya yang sudah lelah masuk ke dalam hotel langsung tertidur pulas.
Mira pun melakukan yang sama mencium kening Cahaya, Bagus menarik tangan Mira "mumpung anak kita tidur ayo kita lanjutkan bulan madu kita" bisik Bagus langsung menggendong istrinya itu masuk ke ruangan yang ada di dalam hotel itu.
"Kamu jahil banget mas" bisik Mira.
"Hus, nanti anak kita bangun" berjalan secepatnya.
Keesokan harinya Arya yang masih tidur di bangunkan oleh anak-anak di panti, "Om, om, om, bangun" ucap mereka sambil menggoyangkan tubuh Arya.
Seketika Arya membuka mata dan melihat 3 anak-anak usia 8 tahun membangunkannya, Arya pun langsung duduk. "Om kami di suruh ibu membangunkan om, matahari sudah terik. Kalau om sudah mandi langsung ke ruang makan soalnya kita semua menunggu di ruangan" ucap salah satu dari mereka.
"Iya, terimakasih anak-anak" jawab Arya. Bergegas mereka keluar dari kamar sedangkan Arya terburu-buru mandi dan keluar menuju ruang makan.
__ADS_1
Arya kaget semuanya berkumpul dan makanan di atas meja masih penuh, "astafirullah" dalam hati Arya dia melupakan sesuatu. "Aku baru ingat, di panti sini kalau mau makan harus dalam kondisi lengkap. Kalau belum lengkap mereka harus menunggu sampai lengkap baru boleh makan kecuali anak yang berusia 0-2 tahun" ucap Arya lagi di dalam hati.
Dengan rasa tidak enak Arya pun duduk, "maaf Bu, saya benar-benar lupa waktu tidurnya" ucap Arya kepada ibu panti.
"Tidak apa-apa nak Arya, saya tau nak Arya pasti kecapekan sampai tidur pulas. Sekarang ayo duduk kita mulai makannya" ucap ibu panti.
Arya duduk dan mereka makan bersama, Bagus selesai mandi memacari ponselnya yang ada di saku bajunya melihat panggilan tidak terjawab dari Arya begitu banyak.
"Kenapa Arya kemarin menghubungi aku, coba aku telpon balik saja" sambil menelpon Arya tapi tidak ada jawaban karena hp Arya tertinggal di kamar panti tempat dia tertidur tadi.
"Tidak di angkat lagi" celoteh Bagus. Cahaya pun mendekati Bagus "Ayah, hari ini kita jalan kemana. Besok kita pulang hari ini Cahaya mau senang-senang" ucap Cahaya.
"Kita akan lihat pemandangan yang indah, sambil bermain di alam terbuka. Ayah udah mempersiapkan sesuatu untuk bunda tempat yang sangat indah penuh dengan bunga-bunga, nanti jangan ganggu ayah yah dan kamu main aja sama teman kamu" bisik Bagus pelan di telinga Cahaya.
Cahaya memberikan jempolnya ke atas tanda setuju, Mira yang sudah selesai mandi menghampiri mereka. "Kalian bisik apa" tanyanya.
"Ngak bisik apa-apa" ucap Bagus.
"Iya, bunda salah lihat kali. Bunda mau di bisikin apa, sini Cahaya bisikin" ledek Cahaya.
"Kalian berdua udah pada pintar main rahasia sama bunda yah" ucap Mira.
"Ngak ada yang di rahasiakan sayang, kami cuma berbisik kalau bunda kesayangan kami ini sangat cantik" sambil memeluk istrinya itu.
Bunyi bel pun berbunyi berkali-kali dari luar, Cahaya membuka pintu melihat "Lama banget buka pintunya" kesal Kevin langsung berjalan masuk di susul oleh Johan.
"Kalian ganggu orang terus sih, masih pagi juga udah cerewet banget" ucap Bagus.
"Wajar donk om kami cerewet karena pagi ini aku kesal banget, tadi aku pesan orange jus tapi malah di bawa roti dan susu. Kata mereka opa melarang aku pagi-pagi minum dingin" celoteh Kevin.
__ADS_1
Mira yang sudah selesai ganti baju mendengar celotehan Kevin segera mendekati mereka "Kevin, udah pasti di larang karena pagi hari tidak sehat minum air es" ucap Mira.
"Ya udah kalau gitu ayo om, Tante kita pergi senang-senang aja hari ini biar bete ini hilang" celoteh Kevin lagi.