
"Cahaya bagaimana ke adaannya" tanya Dirga.
"Cahaya sudah tidak apa-apa pak, Sekarang perlu istirahat saja kata dokter tadi" jawab Harisza.
"pak Bagus sekeluarga saya benar-benar minta maaf atas ke jadian ini" ucap Dirga.
"Tidak apa-apa yang penting sekarang Cahaya tidak apa-apa" jawab Bagus.
"Cahaya ada yang ingin berbicara dengan Cahaya" Dirga pun menarik Kevin mendekati Cahaya.
"Anu Cahaya aku minta maaf tadi ngerjain kamu, aku ngak tau kalau kamu ngak bisa berenang" ucapnya tertunduk.
"Ngak mau" jawab Cahaya yang membuat semua orang di ruangan kaget.
"Cahaya" ucap Mira sambil memegang rambutnya.
"Cahaya mau maafin Kevin asal Kevin mau jadi bodyguard Cahaya sampai kita lulus sekolah" ucap Cahaya.
Mendengar itu Kevin kesal tapi dia akan di marahi oleh kakeknya kalau menolak.
"Baik lah, tapi kamu harus janji jangan melakukan hal yang aneh-aneh yang akan menyusahkan aku" celoteh Kevin.
"Siapa juga yang mau melakukan hal aneh, aku ini Cahaya genius keturunan darah CEO genius seperti ayah" ucap Cahaya kesal dan membuat semua di ruangan itu tertawa mendengar tingkah mereka.
Cahaya pun malam itu langsung di suruh pulang ke rumah oleh dokter karena tidak apa-apa. Malam itu mereka langsung pulang ke rumah.
"Besok kita akan pulang"ucap Mira.
"Bunda kenapa pulangnya cepat banget, kan cahaya 3 hari lagi sekolah. cahatya masih betah di sini" tanya Cahaya.
"Bunda ngak bisa lama-lama di rumah opa dan oma Cahaya" ucap Mira.
"Ngak mau, Cahaya masih lemes bunda" ucap Cahaya sambil memeluk Mira.
"Oke, kalau Cahaya sudah sehat kita pulang ya" sambil membalas pelukan Cahaya.
Suara getaran hp Mira pun berbunyi
"Halo blue" angkat Mira.
"Kak malam ini aku pulang, kakak masih di Jakarta kan karna aku naik pesat ke Jakarta" tanya Blue.
__ADS_1
"Iya kakak masih di sini, hati-hati ya di jalan" jawab Mira.
"Iya kak, dah" Blue pun mematikan hpnya sambil menangis.
Keesokannya pun Bagus siap-siap untuk ke kantor, Mira yang saat itu masih tidur di bangunkan oleh Blue.
"Kak bangun" ucap Blue sambil menarik selimut Mira.
"Sudah pagi ya, Blue kamu sudah pulang. Maaf kakak ya sepertinya kakak ketiduran tidak mendengar kamu pulang" ucap Mira.
"Ngak apa-apa kak, aku lihat semalam kakak capek banget. Oh iya kak pagi ini kakak ada jadwal meting di Jakarta pusat" ucap Blue.
"Apa, kok mendadak Blue" tanya Mira.
"Sebenarnya jadwalnya sudah seminggu yang lalu tapi aku lupa bilang sama kakak, aku pengen banget ikut tapi aku masih ada kerjaan lain. Jadi kakak sendirian ya" jawab Blue.
"Ya udah kakak siap-siap kalau gitu, eh Cahaya di mana" melihat ke arah cahaya.
"Cahaya di luar sarapan tadi di gendong sama kak Bagus saat keluar" jawab Blue.
"Ya udah" pergi meninggalkan Blue untuk bersiap-siap.
Blue pun keluar dan mengangkat jempolnya kepada Cahaya sambil tersenyum.
"Cahaya tumben mau di temenin sekretaris Kim" tanya Bagus.
"Cahaya mau ketemu sama temen-temen dan mau di jaga oleh om Kim" jawabnya.
"Okey, sekretaris Kim kamu harus jaga Cahaya dengan benar ya" pinta Bagus dan Kim tu hanya mengangguk.
Mira buru-buru keluar dari kamar dengan dandanan yang sangat cantik dan membuat bagus pangling melihatnya.
"Mira kamu cantik banget" ucap Lilian.
"Makasih tante, oh iya om dan tante hari ini Mira mau meting sama klien jadi titip Cahaya ya" pinta Mira.
"Kalau itu sih pasti" jawab Lilian.
"Cahaya bunda pergi dulu ya, Cahaya jangan capek ya kan masih sakit dan jangan buat oma dan opa pusing" ucap Mira sambil mencium Cahaya.
"Iua bunda" jawab Cahaya.
__ADS_1
"Ya udah ma, Bagus duluan ya. Sekalian mau antarin Mira" ucap Bagus membuat Mira tersenyum dengan tingkahnya.
"Aku bisa naik taksi kok" jawab Mira
"Ngak, aku anterin sekalian. Ma, pa dan Cahaya Bagus pergi" Bagus pun mencium Cahaya dan langsung menarik Mira pergi keluar untuk berbarengan.
"Opa di ruang lukisan ya, Cahaya ke tempat opa kalau bosen" ucap Harisza sambil meninggalkan mereka.
Tiba-tiba suara hp Lilian pun berbunyi "iya halo, apa hari ini. Ya ampun aku lupa karena terlalu seneng di rumah main sama cucu!! okey aku siap-siap ke sana" langsung mematikan telponnya.
"Cahaya, maafin oma ya ngak bisa nemenin main sama temen-temennya nanti. Oma lupa hari ini jadwal arisan!! Cahaya ngak marah kan" ucap Lilian.
"Ngak apa-apa oma, hari ini Cahaya sama tante Blue dan om Kim aja" jawab Cahaya.
"Okey oma siap-siap mau pergi, Kim dan Blue jaga cucu ke sayangan ku" sambil mencium Cahaya dan pergi meninggalkan mereka.
"Yes, ayo om dan tante kita siap-siap pergi juga ke taman" ajak Cahaya dan mereka pun pergi ke sana.
Sampai di taman ada 2 anak laki-laki datang menghampiri mereka.
"Cahaya lo apa-apaan sih suruh-suruh gue ke sini" oceh Kevin.
"Kamu ngak boleh protes, ini semua kan salah kamu" marah Cahaya.
"Kok salah aku" tanyanya.
"Iya, karena kamu ngerjain aku sampe masuk ke rumah sakit ayah dan bunda gagal menikah. pada hal ayah mau melamar bunda malam itu!! sekarang kamu masih mau protes" omel Cahaya yang membuat Kevin diam.
"Tante ini, bajunya harus selesai hari ini ya" pinta Cahaya, Blue pun membuka kertas yang di berikan Cahaya.
"Ya ampun Cahaya ini cantik banget, okey tante siap-siap ke tempat tukang jahit sekarang biar cepat selesai" pergi meninggalkan mereka.
"Ini siapa" tanya Cahaya ke Kevin yang membawa anak laki-laki seumuran dengannya.
"Ini sepupu ku, namanya johan" jawab Kevin dan Johan pun hanya tersenyum kepada Cahaya.
"Ah bete deh hari ini bantu Cahaya, terus main sama kamu Johan yang anaknya bosenin" oceh Kevin lagi.
"Hai aku Cahaya, oh iya kamu ngak usah denger ocehan anak sombong ini, mending yuk kita langsung ke sana" ajak Cahaya dan Johan pun hanya mengangguk mengikuti Cahaya.
"Hei Cahaya lo ninggalin gue sekarang, pada hal pagi tadi lo telpon gue suruh cepat-cepat ke sini" teriak Kevin.
__ADS_1
"Taman dan alat ini mau di apakan nona" tanya Kim.
"Om tolong pasang tenda ini sekalian meja kursi makannya, ajak yang lain juga ya. Terus kalian berdua bantu hiasin dan pindah-pindah bunganya!! ayok" ajak Cahaya dan mereka pun menyiapin semuanya dengan teliti sesuai keinginan Cahaya.