
"Kalau itu gampang mbg karena saya pemilik hotel itu" jawab Mira membuat bu Asti senang.
"Wah kalau gitu bisa di percepat karena saya tidak perlu mencari lokasi lagi, tinggal menyiapkan semua kebutuhan wo saja di sana" jelasnya.
"Iya, kalau gitu tidak ada masalah lagi kan urusan wo" tanya Bagus.
"Tidak pak, kalau gitu kapan akan dilaksanakannya" tanya Asti lagi.
"2 minggu lagi" jawab Bagus membuat Mira kaget.
"Apa tidak terlalu cepat mas" tanya Mira.
"Karena tidak ada masalah lebih baik di percepat saja" jawab Bagus.
"Sekretaris Kim" teriak Bagus membuat Kim mendekati Bagus.
"Atur jadwal untuk 1 minggu dari sekarang kosongkan meting karena saya akan menikah 2 minggu lagi. Dan kamu bersama Blue juga bisa konsul langsung dengan mbg Asti untuk acara pernikahan kalian juga kapan akan di laksanakan. Yang penting jangan berbarengan dengan saya" tegas Bagus.
"Tapi kak kenapa aku harus ikut juga, kan aku baru" ucapan Blue langsung di potong Mira "Baru pacaran maksudnya, kamu udah dewasa apa kalian harus seperti anak muda berpacaran bertahun-tahun" tanya Mira.
"Iya udah kak aku atur konsep dulu dan besok aku akan ajak Kim menemui ibu di Bali" jawab Mira.
"Oke karena sudah selesai hari ini aku dan Mira pulang dulu, dan kalian bisa menggunakan mobil karena Blue harus kamu kenalkan dulu sama keluarga" ucap Bagus dan Kim pun mengangguk sambil berkata "terimakasih pak."
Mira dan Bagus pulang menaiki taksi, di dalam taksi Bagus manja sekali dengan Mira dia tidak melepas genggaman tangannya dan bahkan menggoda Mira. Mira pun di buat kaget karena keusilannya di dalam taksi.
"Pak, bu maaf apa bapak dan ibu ini pengantin baru" tanya supir itu.
"Apa urusannya dengan kamu" marah Bagus dan Mira pun langsung menutup mulut Bagus dan menjawab pertanyaan supir itu "enggak kok mas, emang kami kelihatan seperti itu ya."
"Ya karena dari tadi kalian seperti pasangan yang sedang jatuh cinta saja" jawab supir itu.
__ADS_1
"Itu hanya perasaan mas supir saja, kita biasa-biasa aja" langsung mencubit Bagus dan berbisik "udah ngak usah aneh-aneh malu tau." Bagus pun diam dan tersenyum mendengar bisikan itu.
Di sebuah rumah kontrakan kecil perempuan itu marah-marah saat membuka isi dompetnya ternyata dia adalah Tiara, karena ulahnya menjadi bangkrut dia pun di ceraikan Arya dan sekarang tinggal sendirian, pada saat itu ada yang mengedorkan pintu kontrakannya.
"Siapa sih gedor pintu, ngak tau apa kepala pusing melihat dompet ngak ada isi" ocehnya dan dia pun membuka pintu rumah ternyata orang tersebut depkolektor langsung dia buru-buru menutup pintu itu lagi dan di tahan oleh preman-preman itu sehingga pintunya terbuka.
"Bu, ibu harus membayar hutang-hutang ibu beserta bunganya" teriak laki-laki itu.
"Iya saya akan bayar kalau ada uang, mendingan kalian pulang saja dulu nanti kalau ada uang saya akan kasih" jawab Tiara.
"Tidak, kami tidak percaya dengan ibu. Ibu harus ikut kami" ucap mereka dan mereka pun memegang tangan Tiara dan menariknya untuk masuk ke dalam mobil.
"Sial bagaimana aku bisa kabur dari mafia seperti mereka, bisa-bisa aku mati sia-sia di tangan mereka. Aku harus kabur" dalam hatinya.
Saat lampu merah pun Tiara memancing keributan sehingga membuat kendaraan di sana melihat ke arah mobilnya dan salah satu dari mereka keluar mobil untuk memastikan agar tidak terjadi kesalahan, sehingga dengan sigap Tiara menggigit dan memukul laki-laki di sampingnya langsung keluar dari pintu mobil. Mereka pun spontan keluar mengejar Tiara yang kabur sehingga Tiara bersembunyi dari kejaran itu.
Mira dan Bagus pun turun dari taksi dengan di sambut Cahaya, Kevin dan Johan.
"Mau tau aja apa mau tau banget" jawab Bagus sambil mencubit hidungnya Cahaya.
"Om kata Cahaya om dan tante mau menikah ya, emang kapan om, dimana" tanya Kevin.
"Kevin kamu kok bawel banget sih, kalau tanya satu-satu pertanyaan aku aja belum di jawab oleh ayah dan bunda" omel Cahaya.
"kamu jangan marah Cahaya, Kevin cuma penasaran aja" Ucap Johan dan di sambung oleh Kevin "iya neh males banget main sama Cahaya bisanya ngomel mulu kayak oma-oma aja."
"Udah-udah ngak usah berantem, acaranya pernikahan bunda dan ayah 2 minggu lagi, acaranya akan di laksanakan di Bali" jelas Mira.
"Wah beneran ayah" tanya Cahaya dan Bagus pun mengangguk.
Dari kejauhan Tiara melihat Mira dan Bagus yang turun dari mobil. "Itu kan Mira, gue ngak salah dengar mereka akan menikah 2 minggu lagi di Bali.
__ADS_1
Sial enak banget lo yah mir akan jadi nyonya Bagus sedangkan gue udah miskin di kejar-kejar juga oleh preman. Gue ngak bakal biarin lo bahagia setelah lo buat hidup gue kayak gini. Lihat aja lo nanti" ucap Tiara sambil menggenggam tangannya dengan penuh dendam.
"Opa oma" teriak Cahaya di dalam rumah setelah mendengar berita dari Bagus dan Mira.
"Cahaya kenapa teriak-teriak gitu sih, ada apa?" tanya Harisza.
"Opa 2 minggu lagi ayah dan bunda akan menikah, Cahaya seneng banget opa makanya teriak-teriak biar semua orang yang ada di rumah ini tau" jawabnya.
"Idih Cahaya emang nyebelin ya, dia seneng banget bunda dan ayahnya menikah tapi dia lupa kalau kita dari tadi belum di kasih cemilan" omel Kevin tiba-tiba.
"Kamu ngak boleh bicara begitu Kevin kan Cahaya lagi bahagia harusnya kita ikut senang" Johan pun menasihati Kevin.
"Aduh jadi kalian belum di kasih apa-apa dari tadi" tanya Lilian.
"Iya oma, Cahaya lupa karena Cahaya mengajak mereka menunggu ayah dan bunda pulang di depan tadi" jawab Cahaya
"Ya udah oma suruh bibik siapin cake sekarang ya dan ingat jangan berantem lagi" ucap Lilian.
"Ya udah ayo kita makan cemilan sekarang" Cahaya pun menarik tangan keduanya.
"Ada-ada aja anak ini bisa lupa" tawa Lilian di susul tawa yang lainnya.
"Besok kamu jadi pulang ke Bali Mira" tanya Harisza langsung.
"Iya pa karena Cahaya harus sekolah lagi dan aku juga akan menyelesaikan bisnisku dulu di Bali biar tidak mengganggu pada saat pernikahan nanti" jawab Mira.
"Mama sedih deh ngak ketemu dengan cucu mama untuk beberapa hari".
"Mama ngak usah sedih ngak berapa lama lagi kita satu rumah, Bagus juga bakal kasih cucu 5 lagi buat mama dan papa" ucap Bagus senang..
"Apaan sih mas kamu kira kita mau buat tim voli" langsung mencubit pinggang Bagus.
__ADS_1