Ayah Ku Idola Ku

Ayah Ku Idola Ku
bab 139


__ADS_3

Sampai di rumah Bagus pun mendapat chat dari seseorang, Bagus yang mendengar suara hp-nya itu bergetar segera membukanya.


Mira dan Cahaya secepatnya masuk ke dalam rumah, Bagus yang masih berjalan di belakang mereka pun melihat isi dari pesan itu. Isi pesan itu mengatakan apa benar anak yang kandungan istrimu itu adalah anak kam, membaca tulisan itu Bagus pun emosi "siapa orang ini, apa maksud dari pertanyaannya Ini" kesal Bagus.


Sehingga Bagus pun membalas pesan tersebut Apa maksud kamu dan siapa kamu jangan berani macam-macam, aku dengan mudah bisa melacak kamu di mana pun kamu berada. Orang tersebut pun mengirim pesan kembali kepada Bagus tertawa ha ha ha silakan saja kamu melacak aku, aku akan memperkenalkan diriku. kamu coba periksa istri kamu biar tahu.


Jangan bicara macam-macam balasan Bagus, sehingga Bagus pun menelpon nomor tersebut tapi nomor tersebut mematikan hp-nya dengan kata lain nomor yang dituju sedang tidak aktif.


"Pengecutttt, siapa orang ini beraninya mengganggu hubunganku dan istriku" teriak Bagus sehingga Mira pun yang mendengar kemarahan Bagus itu pun menghentikan langkahnya.


"Sayang kamu silakan masuk dulu ya" ucap Mira kepada Cahaya sehingga Cahaya pun masuk duluan berjalan meninggalkan mereka.


"Mas Bagus ada apa? aku mendengar kamu berteriak aku jadi kaget, ada masalah kayaknya" Mira penasaran.


"Tidak ada apa-apa, ini hanya orang iseng yang bikin aku emosi hari ini" jawab Bagus.


"Siapa? boleh aku baca. Apa sih, yang di bilang orang iseng itu" Mira pun hendak mengambil hp tersebut namun Bagus dengan cepat segera mematikan HP tersebut


"Bukan apa-apa, udah lah nggak penting. Sekarang ini kita masuk" mereka pun masuk ke dalam rumah, di dalam rumah pun Lilian dan Harisza sudah menyiapkan sesuatu untuk mereka.

__ADS_1


"Sudah pulang?" tanya Lilian.


"Sudah ma, Cahaya hari ini senang banget ma di ajak makan es krim" jawab Mira.


"Iya Oma, opah. Cahaya seneng banget makan es krim lagian bunda kok makanannya kesukaan Cahaya sih.


"Oma dan Opa itu apa" Cahaya pun melihat kotak yang ada di atas meja tersebut ini "apa" tunjuk Cahaya.


Lilian pun segera mengambil kotak tersebut dan memberikannya kepada Mira "ini untuk kamu" Ucap Lilian hingga Mira pun langsung mengambil kotaknya dari tangan Lilian itu.


"Apa ma?" tanya Mira.


"Makasih ma, makasih Pa" mereka pun mengangguk.


"Oh ya Blue dan Kim sedang pergi keluar jadi kalau kamu butuh apa-apa kamu bisa panggil mama atau pun bibi ya" teriak Mama.


"Ya Mama, makasih mama" mereka pun segera masuk ke kamar.


Bagus pun masih melamun memikirkan chat tadi "Massssss" teriak Mira.

__ADS_1


"Ada apa sayang" bagun Bagus dari lamunannya.


"Mas kok bengong sih, ayo ke sini."


"Ayah cepetan, bunda dan Cahaya udah nggak sabar mau lihat isi kotak ini" teriak Cahaya.


Bagus pun segera mendekati mereka dan duduk diatas ranjang, mereka pun membuka kotak tersebut kotak tersebut berisi sebuah perhiasan dan baju bayi 2 pasang "bajunya lucu Bunda, tapi kok bajunya kayak baju yang udah pernah dipakai sih" celoteh Cahaya.


Bagus langsung mengambil baju tersebut "sayang kamu tahu enggak ada apa dengan baju ini."


"Emangnya apa Mas?"


"Ini baju waktu aku masih bayi dulu, mama yang membuat sendiri."


"Apa Mama" kaget Mira.


"Iya, sepertinya dia sengaja memberikan ini untuk kamu" sambil memegang pipi istirnya tersebut.


"Wahhh ternyata Oma keren ya Bunda bisa jahit baju sendiri, lucu lagi" celoteh Cahaya.

__ADS_1


Mira dan Bagus pun tersenyum dengan ucapan Putri kecilnya itu.


__ADS_2