
"Ngak ada apa-apa, aku tertidur" ucap Bagus sambil berbohong.
Bagus pun berdiri berjalan masuk ke kamarnya, Kim yang sedang melihat Bagus berjalan ke kamar di kagetkan oleh Blue "Heiii" ucap Blue yang membuat Kim menoleh.
"Kenapa mas?" tanya Blue.
"Itu Pak Bagus tidur di sini sepertinya dari semalam" jawab Kim.
hahahaha Blue pun tertawa lucu mendengar ucapan Kim itu "Kenapa?" tanya Kim aneh melihat Blue yang tertawa.
"Kamu mau tahu kenapa" jawab Blue. Kim pun mengangguk dan Blue pun membisikkan sesuatu ke pada Kim tentang ini.
Mendengar itu Kim pun tersenyum senang "ya sudah aku mau atur sekejul hari ini" Kim pun meninggalkan Blue langsung masuk ke dalam kamar.
Bagus yang masuk ke dalam kamar melihat anak dan istrinya masih tidur "jam berapa ini" ucap Bagus langsung menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang.
Cahaya pun tiba-tiba terbangun melihat ayahnya sudah berada di sampingnya, sambil tersenyum Cahaya pun mencubit ayahnya itu sampai berteriak "Aduhhhh sakit" sehingga Mira pun terbangun dari tidurnya.
"Mas" ucap Mira melihat Bagus yang langsung duduk menoleh ke arah Cahaya.
__ADS_1
"Cahaya sakit, kenap?" tanya Bagus.
"Udah pagi langsung mandi jangan tidur lagi ayah" celoteh Cahaya pun langsung duduk.
Mira yang melihat itu tersenyum "sayang, kasihan ayah di cubit" ucap Mira.
Cahaya pun hanya tertawa "ayo Bun kita mandi hari ini kan ke rumah sakit" mendengar itu Bagus kaget.
"Cahaya dari mana kamu tahu hari ini akan ke rumah sakit" Cahaya pun terdiam mendengar pertanyaan dari Bagus.
Mira yang melihat cahaya tertunduk terdiam langsung memeluknya "sayang, ayah tanya coba di jawab?" mendengar ucapan bundanya itu Cahaya pun berceloteh.
"Sayang Cahaya tidak salah kok, kan Cahaya hanya mendengar itu pun tidak disengaja. Hemmm sekarang ayo mandi Cahaya ikut ke rumah sakit juga" mendengar ucapan bagus itu Cahaya pun tersenyum dan memeluk ayahnya itu.
"Makasih ayah" Cahaya langsung mencium pipi ayahnya itu "ihhh bau, Ayah belum mandi" Cahaya langsung menutup hidungnya sehingga membuat mereka tertawa.
Selesai mandi mereka bersiap-siap untuk sarapan pagi di meja makan pun Liliana dan Harisza sudah menunggu "gimana tidurnya, nyenyak semalam" tanya Harisza.
Mendengar pertanyaan dari papanya itu pun Bagus langsung berceloteh "pasti nyenyak dong pa" Harisza pun tersenyum mendengar jawaban dari Bagus.
__ADS_1
Sekretaris Kim yang keluar dari kamar segera mendekati Bagus "Pak hari ini sudah saya buat skejul bapak dari pagi sampai jam 12 siang Bapak kosong tapi dari jam 12 lewat jadwal Bapak penuh sampai jam 6 sore" mendengar itu bagus pun tersenyum "oke terima kasih Sekretaris Kim, hari ini aku akan ke rumah sakit bersama istri dan anakku" Kim pun hanya tersenyum.
Selesai itu mereka pergi ke rumah sakit, sampai ke rumah sakit mereka bertemu dengan Gaga sehingga Gaga pun menghampiri mereka "apa kabar?" sapa Gaga kepada Mira.
Melihat Gaga yang menyapa Mira itu Bagus pun kesal hingga Bagus menarik tangan istri dan anaknya untuk pergi meninggalkan Gaga, Gaga pun tersenyum melihat tingkah laku Bagus seperti orang yang tidak menyukainya.
Sambil tersenyum Gaga pun terucap dalam hatinya "awas kamu Bagus kamu akan merasakan apa yang aku rasakan" Gaga menggepal tangannya.
Setelah itu Bagus, Mira dan Cahaya masuk ke ruangan dokter kandungan, mereka memeriksakan keadaan Mira.
Hati Bagus yang merasakan was-was yang gelisah itupun seperti tidak tenang, Cahaya yang melihat ayahnya mondar-mandir hanya tertawa "ayahhhh ini bukan jalan tol tapi ini rumah sakit" ucap Cahaya meledak Bagus yang merasa gelisah itu.
Mendengar ucapan putrinya itu Bagus pun berjalan mendekatinya dan langsung menggendongnya "Ayah tahu tapi hati Ayah gelisah."
"Kenapa?" tanya Cahaya yang bingung.
"Ayah gelisa dengan hasil yang akan didapatkan ini" Cahaya pun tersenyum "Ayah jangan takut Bunda kan lagi di periksa dan belum tentu Bunda sakit siapa tahu Bunda sehat" ucap Cahaya yang tidak mengerti apa apa itu.
Setelah dokter selesai memeriksa Mira Mereka pun segera duduk, Bagus yang merasakan grogi di dalam ruangan itu segera bertanya "Bagaimana keadaan istri saya dokter" dokter pun tersenyum "begini Pak dari hasil pemeriksaan Ibu Mira dalam keadaan sehat dan ada satu tanda gejala."
__ADS_1
Bagus yang mendengar ucapan gejala itupun memotong perkataan dokter "apa Dok gejala, gejala apa Dok istri saya" ucap Bagus yang khawatir Itu, dokter pun tersenyum.