Ayah Ku Idola Ku

Ayah Ku Idola Ku
bab 23


__ADS_3

Cahaya pun sesampai di acara ulang tahun itu sangat senang sekali "wah oma, opa acara ulang tahunnya keren banget, Cahaya boleh makan semua coklatnyakan oma" tanya Cahaya.


"Pasti boleh donk sayang, kamu boleh ambil makanan apa yang kamu mau" jawab Lilian.


Tiba-tiba pak Dirga Kencana pun datang menyapa mereka.


"Terimakasih pak Harisza sudah datang di acara ulang tahun cucu saya" ucapnya.


"Sama-sama pak, saya kesini juga bersama istri dan cucu saya" jawabnya.


"Ini cucu bapak" tanyanya.


"Iya, namanya Cahaya" jawab harisza dan Cahaya pun hanya tersenyum saat di kenalkan.


"Oma, opa, Cahaya mau ke sana dekat dengan badut" sambil menunjuk tempat badut itu berada.


"Boleh tapi hati-hati ya sayang" jawab Lilian dan Cahaya pun mengangguk langsung pergi meninggalkan mereka.


"Kakek cepat mulai acaranya" oceh cucu dari Dirga


"Iya nanti sebentar lagi, kakek mau menyambut tamu-tamu kakek" jawabnya.


"Ah kakek lama deh, pergi aja deh" pergi meninggalkan Dirga.


Dirga pun tertawa "itu tadi cucu saya namanya Kevin" ucap Dirga.


"Bukankah pak Dirga ini baru menikahkan anaknya" tanya Lilian.


"Itu cucu pertama saya dari anak pertama saya, ayahnya meninggal waktu hamil dia dan ibunya meninggal karena melahirkannya. Dan dia juga tinggal di Bali karena lebih nyaman di sana, makanya banyak yang tidak tau kalau saya sudah mempunyai cucu" jawab Dirga dengan wajah sedih.


"Aduh maaf pak kalau gini kami benar-benar tidak tau ternyata anak bapak sudah meninggal" ucap Harisza.


"Ngak apa-apa pak Harisza, hari ini hari bahagia Kevin jadi saya tidak mau ada yang bersedih di hari ini. Ayo pak kita ke sana" ajak Dirga.


Selesai melihat badut Cahaya pun mengambil kue coklat yang tertata rapi di atas meja, saat mengambil itu dia membalikkan badannya dan menabrak anak laki-laki seusianya.


"Eh, maaf ngak sengaja" ucap Cahaya sambil membersihkan baju anak itu menggunakan tangannya tapi noda coklatnya malah semakin banyak.


"Aduh baju ku kotor dan malah semakin banyak lagi nodanya, kalau punya mata tu lihat donk" marah anak itu sambil melihat ke arah anak yang menabraknya dan mereka pun kaget berbarengan "kamu".

__ADS_1


"Pantas saja aku sial ternyata kamu penyebabnya" oceh Kevin.


"Apaan sih aku kan enggak sengaja, lagian kenapa juga kamu di sini," tanya Cahaya.


"Seharusnya yang bilang itu aku, kenapa kamu ada di acara ulang tahun ku. Aku ngak ada mengundang satu pun teman yang ada di sekolah karena kalian semua nyebelin, miskin, belagu lagi" ucap Kevin sombong.


"Dasar anak sombong, kalau aku tau ini acara kamu aku pasti ngak akan ikut oma dan opa kesini. Nyebelin banget sih!! ini aku tambah lagi sisa cokelat di tangan aku" Cahaya pun mengoles sisa coklat di tangannya ke baju Kevin lalu pergi meninggalkannya.


"Iih nyebelin, awas ya kamu Cahaya" sambil membersihkan bajunya.


"Loh kok baju kamu kotor sayang" ucap Rahayu Tantenya Kevin yang baru menikah dengan om nya Kevin bernama Adi Jaya Kusuma.


"Ini tante nyebelin banget ada anak yang ngotorin kue ke baju aku" kesalnya.


"Ya udah kita ganti baju sekarang karena acara mau di mulai" pinta Rahayu sambil menarik tangan Kevin ke dalam.


Acara pun di mulai dari mulai pembukaan, tiup lilin dan potong kue sampai acara bebas.


"Oma ayo kita pulang" ajak Cahaya.


"Ya udah Cahaya tunggu disini oma mau cari opa untuk kita pulang" pinta Lilian dan Cahaya pun mengangguk menunggu oma dan opa nya di pinggir kolam.


"Hei Cahaya kamu kok belum pulang sih, masih betah ya di acara orang kaya" ucapnya sombong.


Cahaya pun diam tidak ingin meladeni Kevin dan akhirnya Kevin mengeluarkan laba-laba itu melemparkannya ke Cahaya. Melihat itu Cahaya kaget dan melepas laba-laba itu namun saat dia mundur dia pun terpeleset ke belakang dan jatuh ke dalam kolam renang.


Kevin yang melihat itu tertawa, Cahaya pun teriak meminta tolong karena Cahaya tidak bisa berenang.


"Tolong" ucapnya dan tenggelam.


Dalam hati Kevin "masak anak Bali tidak bisa berenang pasti dia hanya bercanda." Melihat Cahaya tenggelam sontak Harisza langsung masuk ke dalam kolam dan Kevin pun sadar ternyata Cahaya tidak bisa berenang.


Dirga pun langsung menelpon ambulan dan Cahaya di angkat dari kolam tidak sadarkan diri karena sudah banyak meminum air. Semuanya panik akhirnya Harisza dan Lilian membawanya ke rumah sakit karena ambulan datang sangat cepat, Cahaya di bawa ke rumah sakit.


Mira melihat cincin berlian yang indah di kotak pemberian Bagus sangat kaget dan tersenyum dalam hatinya "ternyata walaupun kaku Bagus orang yang romantis."


"Bagaimana Mira jawabannya" tanya Bagus.


"Jawaban" jawab Mira

__ADS_1


"Iya" ucapnya sambil mengambil cincin itu dan memegang tangan Mira, saat ingin memasukkannya ke jari Mira namun tiba-tiba suara hp nya berbunyi "ini siapa lagi yang telpon ganggu aja" dalam hati Bagus.


Saat di lihat nama kontak yang keluar dari mama "iya ma ada apa" angkat Bagus.


"Apa" teriak Bagus mendengar kabar Cahaya masuk ke rumah sakit.


"Ayo kita pergi sekarang" dia pun memegang Mira dan menyuruh orang untuk meminggirkan perahunya. Karena terburu-buru tanpa sengaja Bagus membuang cincin yang ingin dia berikan pada Mira.


"Kenapa mas panik begini" tanya Mira masuk ke mobil.


"Cahaya masuk rumah sakit, dia jatuh ke kolam tadi" jawabnya.


"Apa, Cahaya tidak bisa berenang, walaupun kami tinggal di Bali Cahaya tidak pernah mandi di pantai."


Mereka pun di sepanjang perjalanan khawatir sehingga gas mobil yang di bawa bagus sangat cepat.


Kevin yang di rumah pun khawatir dan menangis kepada kakeknya.


"Kamu harus ikut kakek menemui keluarga Cahaya dan meminta maaf langsung ke Cahaya" ucap Dirga.


"Iya kek, Kevin salah, Kevin juga ngak tau kalau Cahaya ngak bisa berenang" tangisnya.


Tante dan omnya pun memeluknya agar dia berhenti menangis.


"Sekarang ayo kita ke rumah sakit melihat ke adaan Cahaya, Kevin harus janji jangan nakal lagi ya sayang" pinta Rahayu.


"Baik tante" ucapnya sambil menghapus air matanya.


Sampai di rumah sakit pun mereka buru-buru masuk.


"Cahaya" teriak Mira dan Bagus, mereka berdua pun memeluk Cahaya berbarengan.


"Cahaya tidak apa-apa kata dokter tadi, air yang masuk ke paru-parunya sudah keluar semua" ucap Lilian lega.


"Makasih om dan tante, kalau terjadi apa-apa dengan Cahaya aku ngak tau harus bagaimana" ucap Mira sambil mencium pipi Cahaya.


"Ayah gimana tadi" tanya Cahaya pada Bagus.


"Cahaya lebih baik Cahaya istirahat ya sayang" jawab Bagus yang menolak menjawab pertanyaan Cahaya.

__ADS_1


Namun dari luar pintu kamar rawat Cahaya. Dirga, Adi, Rahayu dan Kevin pun masuk untuk menemui Cahaya.


__ADS_2